by

208 Warga Palbar Diguyur Bantuan Ayam

GEMPOL, SC- Kementrian Pertanian (Kementan) Republik Indonesia melalui Kepala Pusat (Kapus) Penyuluhan Pertanian Dr Ir Siti Munifah memberi bantuan 50 ekor ayam buras (bukan ras) untuk 208 warga Palimanan Barat (Palbar), Kecamatan Gempol, Kabupaten Cirebon yang masuk dalam kategori rumah tangga miskin (RTM), Sabtu (17/11/2018) di kantor desa setempat. Didampingi Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Cirebon, Muhiddin, Kapus menyerahkan bantuan ayam secara simbolis kepada warga RTM desa setempat, Suki.

Menurut Kapus Siti, bantuan diberikan melalui program Bedah Kemiskinan Rakyat Sejahtera (Bekerja) Pemerintah RI tahun 2018. Program pemberian bantuan tersebut dimaksudkan agar masyarakat yang berpenghasilan di bawah Upah Minimun Regional (UMR) dan masuk dalam kategori RTM bisa memanfaatkan dan mengembembangkannya.

“Masyarakat yang berpenghasilan di bawah UMR harus diberi bantuan produktif. agar bermanfaat dan bisa berkembang, maka setiap RTM diberi bantuan ayam,” papar kapus.

Dijelaskan, setiap RTM akan menerima satu paket bantuan berupa 50 ekor ayam, pakan ayam untuk 6 bulan, dan obat-obatannya. Saat ini ayam yang kita salurkan sudah berumur 7 minggu, tapi pakan yang kita berikan sementara untuk dua bulan ke depan.

“Nanti pada bulan Januari pakan akan dikirim lagi dan terus sampai ayam berusia 6 bulan sampai saat usia ayam mulai bertelur,” ujar Siti Munifah.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Cirebon, Muhiddin mengatakan, dari 50 ekor bantuan ayam tersebut, ada 8 ayam jantan di dalamnya. Pemberian ayam jantan itu dimaksudkan agar selain bisa diambil telurnya, warga penerima program juga bisa memanfaatkan bantuan tersebut untuk dikembangkan.

Muhiddin menekankan agar masyarakat penerima bantuan harus benar-benar amanah menjaga bantuan tersebut. Dia berharap bantuan bisa berkembang dan pada gilirannya bisa mendongkrak kesejahteraan masyarakat. Jangan sampai, niat baik pemerintah membantu peningkatan kesejahteraan tidak dimanfaatkan untuk mengembangkannya.

“Kalau nanti ayamnya mati, tapi matinya karena penyakit, itu tidak masalah. Asal jangan matinya karena dipotong. Jadi tolong yang menerima bantuan agar bisa amanah,” pesan Muhiddin.

Di tempat yang sama, Kuwu Palimanan Barat, Muknan melalui Kaur Ekbang, Setiadi mengatakan, selain 50 ekor ayam beserta obat-obatan dan pakannya, Kementan juga memberikan bantuan kandangnya hingga dua tingkat.

“Bantuan yang diterima setiap RTM sebanyak 50 ekor ayam, obat-obatan, pakan dua karung dan kandang dua tingkat. itu untuk 208 RTM warga desa palimanan barat,” ujar Setiadi.

Dia berharap agar pemerintah bisa memberi bantuan kepada RTM di desa Palimanan Barat secara berkala. “Kabarnya sih nanti ada lagi bantuan (bersifat produktif) lainnya untuk warga kami,” kata dia. (Islah)

Comment

News Feed