by

Lulusan PGMI IAIN Syekh Nurjati Cirebon Siap Cetak Tahfidz di Tingkat SD dan MI

Jurusan PGMI IAIN Syekh Nurjati Cirebon Cangkan Program Satu Semester Satu Juz

CIREBON, SC- Sebanyak 141 mahasiswa semester 2 jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon menggelar kegiatan khotmil quran dan tahfidz juz 30 dan 1 di lantai 4 gedung SBSN kampus tersebut, Senin (8/7/2019).

Kepala jurusan (Kajur) PGMI, Syibli Maufur MPd menjelaskan, kegiatan ini merupakan program jurusan dan salah satu mata kuliah (MK) qiroah dan tahfidz yang diajarkan di jurusan PGMI. Pasalnya, menurut dia, gema untuk menghafal alquran ini sudah cukup lama digaungkan para pendidik di tingkat SD dan MI. Sehingga dilaksanakannya program ini adalah untuk menjawab dan demi terwujudnya tahfidz di sekolah tingkat dasar tersebut.

“Melalui program ini kita menyiapkan anak didik kami. Bahwa alumni jurusan PGMI di IAIN Syekh Nurjati Cirebon siap untuk mengajarkan hafalan alquran juz 30 dan juz 1. Ini adalah khotmil yang ke dua, khotmil yang kemarin itu dilakukan untuk semester 8. Untuk kali ini kami mengadakannya di semester 2, karena kami anggap di semester ini masih jernih dan masih lebih semangat,” kata Syibli.

Dia mencatat, sebanyak 95 persen alumini jurusan PGMI IAIN Syekh Nurjati Cirebon bekerja sesuai bidangnya, yaitu menjadi tenaga pendidik di SD maupun MI. Untuk itu, catatan tersebut merupakan sebuah indikator bahwa kualitas lulusan jurusan tersebut sangat tinggi, sehingga peluang untuk menjadi tenaga pendidik pun sangat terbuka lebar.

“Saya juga dengar katanya pemerintah daerah di Cirebon juga akan menggalakan tahfidz quran di SD-SD, nah kami ini menyiapkan mahasiswa kami untuk mengajar tahfidz di SD-SD tersebut. Dengan diterapkannya program ini, harapannya semoga lulusan kami dapat lebih diterima lagi, tidak hanya di MI, tapi juga di SD-SD,” ujarnya.

Selain itu, lanjut Syibli, untuk meningkatkan daya saing dan kemampuan mahasiswanya, ke depan jurusan PGMI ini tidak hanya menghafal juz 30 dan 1 saja, tetapi pihaknya juga telah mencanangkan program satu semester satu juz.

“Dengan alquran ini diharapkan siswa-siswa kita lebih terjaga keimanannya juga bisa terjaga moralnya. Dengan harapan mereka hafal alquran juz 3 dan 1 ini bisa mendorong program tahfidz dengan semangat menjaga moral dan etika terhadap bangsa ini,” ucapnya.

Sementara itu, Wakil Dekan III Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK), Dr H Saefudin MAg mengungkapkan, kegiatan khotmil quran dan tahfidz juz 30 dan 1 ini merupakan sebuah motivasi yang harus terus dikembangkan. Karena, melalui kegiatan ini dapat tercipta bibit-bibit yang akan mencetak para tahfidz lainnya.

“Untuk program satu semester satu juz itu sebenarnya bisa, karena itu potensial untuk dikembangkan, karena di tahun ke dua kita PPTQnya sudah lulus dan kemudian di semester 3 dan 4 itu tingga belajar mandiri dan setor-setor saja (hafalan). Dengan adanya usualn ini nanti akan kita coba bicarakan untuk menentukan kebijakanya,” tandasnya. (Arif)

Comment