by

Terekam CCTV, Maling Gagal Curi Motor

GEGESIK, SC- Sepeda motor Honda Beat warna hitam bernomor polisi E 3872 IH, milik salah satu staf Tata Usaha (TU) Puskesmas Gegesik nyaris dicuri maling. Aksi percobaan pencurian sepeda motor tersebut berhasil digagalkan pemiliknya, Tatik Farera (24) yang secara tidak sengaja keluar dari ruang kerja dan memergoki aksi dua orang pria yang sedang berusaha merusak kunci kontak sepeda motor yang terparkir dihalaman Puskesmas.

Peristiwa percobaan pencurian sepeda motor yang terekam CCTV selama 47 detik itu terjadi pada Selasa sore (27/8) sekira pukul 16.30 WIB.  Kepada Suara Cirebon Tatik Farera, kemarin menuturkan, saat itu dirinya baru saja selesai mengerjakan tugas kantor dan berencana akan pulang.

Namun, begitu keluar dari ruangan ia dikejutkan dengan keberadaan dua orang pria yang salah satunya sedang berusaha merusak kontak sepeda motornya. Sontak, ia pun langsung meneriakinya maling dan kedua pria itu pun langsung kabur.

Menurut Tatik Farera, kedua pria yang masih muda itu kabur menggunakan sepeda motor Honda Beat warna hijau tanpa nomor Polisi yang dipakai untuk melakukan aksi.  Saat beraksi, salah satu dari pria itu mengenakan helm dan pria yang satunya lagi memakai masker tapi tidak mengenakan helm.

Pria yang memakai helm bertugas merusak kunci kontak  sedangkan pria yang memakai masker standby di atas motor yang dipakainya. “Saya tanyakan sedang apa kamu dimotor saya, lalu saya langsung teriak maling dan mereka langsung kabur,” ujar Farera.

Akibat aksi kedua pria itu, kunci kontak sepeda motor tenaga honorer tersebut mengalami kerusakan.  Atas kejadian itu, Kepala TU Puskesmas Gegesik, H. Tarsila, mengaku akan langsung melaporkannya ke Polsek Gegesik.  Menurutnya, laporan itu dilakukan karena pegawai dan karyawan Puskesmas merasa tidak nyaman.

Pasalnya, percobaan pencurian sepeda motor di halaman Puskesmas Gegesik tercatat sudah terjadi untuk yang ketiga kalinya. “Kami langsung lapor ke polsek karena sebelumnya pernah ada percobaan pencurian juga, tapi tidak dilaporkan. Ini kejadian yang ketiga kalinya,” kata Tarsila. (Islah)

Comment