by

Pengedar Pil Diringkus, Terancam 15 Tahun Penjara

SUMBER, SC- Satu lagi, pengedar obat-obatan sediaan farmasi tanpa izin edar diringkus Satres Narkoba Polres Cirebon. Kali ini, terduga pengedar yang diamankan Polisi adalah warga Desa Lemahabang, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon, HW alias Jaya. Ia ditangkap didepan rumah kontrakan di desa Mertapada Kulon, Kecamatan Astanajapura pada Rabu (02/10/2019) sekira pukul 16.00 WIB.

Kapolres Cirebon, AKBP Suhermanto, melalui Kasat Narkoba, AKP Joni, Selasa (8/10), mengatakan, terduga pengedar ditangkap karena kedapatan mengedarkan obat sediaan farmasi tanpa izin edar dan kewenangan.

“Terduga di amankan sehubungan dia  kedapatan memiliki, menguasai, menyimpan serta menjual atau mengedarkan sediaan farmasi jenis obat atau pil kepada orang lain yang tidak mempunyai ijin edar serta kewenangannya,” ujar AKP Joni.

Dijelaskan Kasat Narkoba, dari hasil penangkapan terduga HW, petugas menemukan barang bukti obat sediaan farmasi berupa jenis pil Tramadol sebanyak 80 butir. Selain itu, lanjut dia, tim juga mengamankan barang bukti lainnya berupa uang sisa hasil penjualan sebesar Rp 155.000 dan handphone yang digunakan pelaku untuk transaksi jual beli obat dengan konsumen.

“Barang bukti yang kita dapatkan berupa pil jenis tramadol sebanyak 80 butir, uang sisa hasil penjualan sebesar rp 155.000 dan handphone yang digunakan tersangka saat transaksi jual beli obat dengan konsumen,” katanya.

Menurut Joni, saat dilakukan penangkapan, tersangka menyimpan barang bukti tersebut didalam tas warna merah. Kepada petugas, tersangka mengakui pil Tramadol itu memang miliknya yang akan di edarkan atau dijual kepada orang lain.

“Kita mendapatkan barang bukti tersebut disimpan dalam tas warna merah dan diakui milik tersangka untuk dijual atau diedarkan kepada orang lain. Selanjutnya terduga dan barang bukti diamankan ke Sat Narkoba Polres Cirebon guna proses sidik lebih lanjut,” jelas dia.

Sedangkan pengedar atau bandar obat-obatan sediaan farmasi yang menjadi pemasoknya masih dilakukan pengejaran oleh petugas. “Pasal yang dipersangkakan terhadap tersangka HW alias Jaya yaitu pasal 196  jo pasal 197   UU RI nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan dengan ancaman hukuman maximal 15 tahun penjara,” ungkapnya. (Islah)

Comment