by

MSP Gegesik Lor Ciptakan Obat Herbal

KABUPATEN CIREBON, SC- Komunitas Mari Sejahterakan Petani (MSP) Desa Gegesik Lor, Kecamatan Gegesik, Kabupaten Cirebon menciptakan obat herbal cair dari tempurung kelapa untuk tanaman, hewan maupun manusia untuk berbagai macam penyakit.

Salah seorang anggota MSP, Heldy mengatakan asap cair sendiri semenjak dahulu dan kebetulan dari MSP melakukan apa yang sudah dilakukan oleh nenek moyang  jadi  dari komunitas MSP membuat melalui metode pembakaran tempurung kelapa. Secara ilmiah tempurung kelapa adalah bahan yang paling baik kandungannya sehingga pihaknya  melakukan pembakaran itu dan akan menjadi asap cair grad 3.

“Asap cair grad 3 itu hanya bisa dikonsumsi untuk menjaga daya tahan tanaman dan hewan. Untuk hewan baik yang hidup di darat maupun di air jika untuk dikonsumsi manusia harus dilakukan penyulingan kembali hingga menjadi asap cair grad 1 asap cair grad 1 sendiri ada dua fungsi bisa menjadi bahan pengawet makanan dan bisa juga dikonsumsi oleh manusia,” jelasnya.

Kenapa bisa dikonsumsi oleh manusia ? Karena manusia memiliki daya tahan tubuh, ketika daya tahan tubuh kita lemah maka dengan mudah penyakit akan mudah menyerang tubuh makanya asap cair grad 1 bisa untuk meningkatkan imunitas tubuh kita dan juga menjaga kesehatan.

“Pada awalnya kita untuk tanaman, namun, melihat tanaman sendiri itu penting nah dari situ saya aplikasikan kenapa tidak bisa dibuat untuk manusia sementara Indonesia sendiri sedang terkena wabah virus Corona makanya saya aplikasikan untuk manusia dengan menyuling kembali dari grad 3 menjadi grad 1 sehingga takarannya bisa dikonsumsi manusia dan tidak berbahaya virus pun bisa mati karena sifatnya untuk membunuh virus bakteri dan jamur dalan kandungan asap cair tersebut,” katanya. 

Asap cair ini dapat menyembuhkan penyakit-penyakit, tidak hanya Covid-19, asap cair juga dapat menyembuhkan penyakit seperti diabetes jantung asma dan penyakit bawaan lainnya kita sudah membuktikan kepada pasien yang terpapar covid-19 dengan diminumkan asap cair dalam jangka 3 hari di-swab sudah negatif dan itu sudah banyak teruji.

BACA JUGA: Tanam Anggur Brazil, Kisah Sukses Alumni IAIN Cirebon Jadi Petani

Heldy berharap untuk pemerintah daerah maupun pusat bersama-sama menyosialisasikan kepada masyarakat dengan meminum asap cair grad 1 dapat meningkatkan daya tahan tubuh dan dapat menyembuhkan pasien yang positif Covid-19.

Sementara itu Sukaesih (60) mengatakan dirinyasaya dulu punya penyakit komplikasi sudah bertahun-tahun, tetapi setelah meminum asap cair mengaku sembuh. “Aalhamdulilah saya bisa sembuh dan badan saya juga menjadi lebih enteng,” katanya. (Vicky)

Comment