by

Tolak RUU HIP, GMBI: Pancasila Sudah Final

KABUPATEN CIREBON, SC- Massa dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Cirebon, di komplek perkantoran Sumber, Selasa (30/6/2020). Mereka menolak Rencana Undang-Undang (RUU) Haluan Ideologi Pancasila (HIP), karena ideologi Pancasila sudah final.

Ketua Distrik Cirebon Raya, Maman Kurtubi, mengatakan keluarga besar LSM GMBI khususnya Dewan Pimpinan Distrik LSM GMBI Cirebon Raya dengan ini menolak dan meminta dicabutnya RUU HIP tanpa terkecuali, dikarenakan diduga pihak yang memprakarsai RUU HIP ingin membangkitkan kembali komunisme dan PKI di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“RUU HIP dapat mendegradasi Pancasila sebagai ideologi Negara, RUU HIP dapat melumpuhkan unsur ketuhanan pada sila pertama Pancasila, RUU HIP dapat menurunkan kedudukan Pancasila sebagai dasar negara, RUU HIP tidak mencantumkan TAP MPRS XXV/MPRS/ 1966 tentang pelarangan komunisme dan PKI,” tandas Maman di sela-sela aksi unjuk rasa.

Disebutkan, RUU HIP dengan TAP MPR no 18 tahun 1998 pada pasal (1) yang menyatakan Pancasila dalam Pembukaan Undang-undang Dasar (UUD) 1945 adalah dasar negara Kesatuan Republik Indonesia, pembahasan RUU HIP pada masa pandemi Covid-19 di NKRI tidak ada urgensinya yang bertentangan dengan UU no 12 tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan.

“Kami mendesak wakil rakyat di Kabupaten Cirebon dalam hal ini Ketua DPRD Kabupaten Cirebon beserta jajarannya menolak dan meminta dicabutnya RUU HIP untuk disampaikan secara tertulis terkait aspirasi masyarakat dari keluarga besar LSM GMBI khususnya Dewan Pimpinan Distrik (DPD) LSM GMBI Cirebon Raya kepada Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) di Jakarta,” katanya.

BACA JUGA: Pancasila Perisai Pertahanan Anak Bangsa

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, Mohamad Lutfhi, M.Si menyatakan setuju kalau RUU HIP dibatalkan dirinya juga sepakat dengan langkah yang diambil GMBI dalam mengawal keutuhan Pancasila sebagai dasar negara.

“Saya akan sampaikan aspirasi ini ke Jakarta, saya sepakat bahwa Pancasila sudah final dan tidak perlu lagi diutak-atik kita bisa menjaga keutuhan NKRI juga karena dasar negara kita Pancasila, jangan sampai ada ideologi lain di NKRI ini,” tegas Lutfi.

Hal senada diungkapkan anggota DPRD lainnya, Nurcholis. Menurutnya, bukan saatnya membuat RUU HIP karena dasar negara sudah final apapun alasannya harusnya fokus kepada bagaimana mengurus negara dan membuat rakyat Indonesia makin sejahtera. “Pancasila menurut saya menjadi dasar negara dan disepakati oleh semua pendiri negara dulu, tidak ada urgensinya mengutak-atik dasar negara. Semua sudah final,” ungkapnya.

BACA JUGA: Tegas! GMBI Cirebon Raya Tolak RUU HIP

Sementara itu Yoga Setiawan berjanji akan membuat rekomendasi ke Jakarta dari permintaan GMBI itu bukan saja menunda RUU HIP namun meminta untuk membatalkan. “Saya sependapat dasar negara sudah final dan tidak bisa diutak-atik lagi buat apa RUU HIP, ya harus dibatalkan tidak ada urgensinya juga,” katanya. (Vicky)

Comment