by

KPPS Terapkan Protokol Kesehatan Ketat

INDRAMAYU, SC- Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang bertugas di Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Indramayu menerapkan protokol kesehatan (Prokes) dengan ketat.

Ketua KPPS pada TPS 02 Kelurahan Margadadi, Tedi Rianto mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan beberapa alat protokol kesehatan untuk setiap pemilih yang memasuki TPS.

“Untuk penerapan protokol kesehatan itu cukup ketat, disediakan thermogun untuk pengecekan suhu, hand sanitizer, pencuci tangan, face shield, dan sarung tangan,” kata Tedi kepada Suara Cirebon, saat ditemui di sela-sela kegiatannya, Rabu (9/12/2020).

Untuk pelaksanaanya, lanjut Tedi, berjalan dengan lancar. Menurutnya, pemiilih yang tidak bisa datang akan didatangi ke rumahnya.

“Kita maksimalkan pemungutan suara ini target mencapai DPT, yang berjumlah 401. Ditambah setelah jam 12, itu khusus pemilih yang melalui jalur e-KTP atau pindahan dari daerah lain,” ujarnya.

Sementara itu, menurut Operator Data Pemilih (ODP) Kelurahan Margadadi, Irawan, sistem yang diterapkan di daerah itu diklaim telah sesuai dengan tahapan dan instruksi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU).

“Logistik sudah berjalan dan sudah diterapkan oleh panitia. Yang ada kendala itu dari sistem aplikasi program penghitungan dari KPU yang tidak berjalan. Jadi kita melalui sistem manual,” ujarnya.

Berdasarkan informasi dari KPU, lanjut Irawan, semua TPS mengalami kendala terhadap aplikasi tersebut. Irawan menambahkan, terdapat kendala lain yaitu karena faktor alam.

“Beberapa tempat di daerah kita itu kebanjiran. Jadi terhambat untuk melakukan pemilihan ke TPS. Tapi kita selalu berkoordinasi dengan panitia, dan dapat mengatasinya,” ucapnya.

BACA JUGA: Tak Ber-KTP Indramayu, Nina-Lucky Tak Bisa Nyoblos

Menurut Irawan, kebanjiran tersebut terjadi di beberapa daerah, yaitu Cidayu dan Margamekar. Banjir tersebut, imbuhnya, telah menyebabkan beberapa TPS yang tergenang seperti di TPS 10 dan TPS 13.

“Kita sudah mengupayakan TPS yang kebanjiran dipindahkan ke tempat yang lebih tinggi,” pungkasnya. (Yusuf)

Comment