by

Pendopo dan Kantor Bupati Disterilisasi

Wartawan yang Kontak dengan Imron Ikuti Tes Usap

KABUPATEN CIREBON, SC- Tim Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cirebon melakukan penyemprotan disinfektan di Pendopo Rumah Dinas Bupati di Jalan Kartini Kota Cirebon, Kamis (3/12/2020).

Penyemprotan disinfektan juga dilakukan di ruang kerja bupati di Kantor Setda, di Sumber. Seluruh ruangan di Kantor Setda itu tak luput dari penyemprotan disinfektan.

Asisten Daerah (Asda) I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Setda Kabupaten Cirebon, Hilmi Rivai, mengatakan, sesuai SOP pencegahan Covid-19 penyemprotan dilakukan minimal tiga hari berturut-turut.

“Minimal tiga hari berturut-turut harus disemprot disinfektan termasuk di Setda,” ujar Hilmi Rivai, Kamis (3/12/2020).

Untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, kata Hilmi, tracing kontak erat dengan Bupati juga sudah dilakukan, dari mulai keluarga bupati, protokol, ajudan dan seluruh kepala dinas (Kadis) dan kepala badan (Kaban).

“Karena kegiatan Bupati selalu melibatkan unsur pemerintah seperti saya, Pak Sekda dan para kadis. Kegiatan juga tidak bisa lepas sehingga otomatis kita lakukan kebijakan swab,” kata Hilmi.

Menurut Hilmi, dari hasil tes usap (swab) tersebut, sebanyak 33 Kadis dan Kepala BPBD semuanya dinyatakan negatif Covid-19. Ia menyampaikan, hasil swab tes negatif Covid-19 sejumlah ASN Kabupaten Cirebon itu sekaligus menjawab kemungkinan terpaparnya Bupati dari klaster hajatan pejabat Pemkab Cirebon yang dihadiri Bupati.

“Hasil tracing dihajatan, semua panitia aman termasuk saya sebagai panitianya,” kata Hilmi.

BACA JUGA: Bupati Cirebon Positif Covid-19

Hingga saat ini, lanjut Hilmi, belum diketahui asal paparan Covid-19 ke Bupati. Hal itu, tidak lain karena padatnya aktivitas Bupati selama 14 ke belakang sebelum dinyatakan positif. Hilmi menyebut, aktivitas Bupati sebelumnya ialah melakukan kunjungan kerja ke Kecamatan Arjawinangun dan Kecamatan Ciwaringin, kemudian meresmikan BUMDes terpilih di Desa Bobos dan Desa Kebonturi.

“Kemudian hari Jumat (27/11/2020) bertemu Dirjen P2P dari Jakarta dan hari Sabtu dengan wartawan pada pembukaan UKW dan inagurasi UKW,” paparnya.

Wartawan Di-swab
Sejumlah wartawan di Kabupaten Cirebon yang kontak dengan Bupati Cirebon, H Imron ikut menjalani test usap. Sejak pagi hari, para wartawan yang setiap hari ngepos di Setda Kabupaten Cirebon, sudah antre menunggu panggilan untuk diswab oleh petugas medis di Labkesda Kabupaten Cirebon.

Salah satu wartawan yang ikut tes usap, Imam Ahmad Baehaqi mengaku secara sadar mengajukan diri untuk dilakukan tes usap, karena beberapa hari sebelumnya melakukan kontak yang cukup intens dengan Bupati.

“Saya kontak dengan Bupati malam Minggu, dua kali pertemuan dan cukup intens bahkan sempat wawancara lama,” ujar Imam.

Menurut Imam, dari sejumlah wartawan yang kontak dengan Bupati, tidak ada satupun yang mengeluh sakit atau memiliki gejala klinis. Namun ia sadar banyak kasus terkonfirmasi yang justru tanpa gejala klinis. Sehingga menyempatkan diri bersama rekan-rekan seprofesi lainnya untuk menjalani swab test.

“Secara umum tidak ada gejala klinis, mudah-mudahan yang ikut swab test semuanya negatif,” kata Imam.

BACA JUGA: Kondisi Bupati Imron Stabil

Ia menyatakan, para wartawan yang sudah melakukan tes usap segera melakukan isolasi mandiri sambil menunggu hasil tes keluar. Imam pun tidak lupa mendoakan Bupati Cirebon, H Imron yang saat ini sedang menjalani isolasi mandiri agar cepat sembuh dan bisa beraktivitas seperti sedia kala.

“Semoga Pak Bupati cepat sembuh dan bisa kembali beraktivitas seperti biasa,” ungkapnya. (Islah)

Comment