SUARA CIREBON – Kebakaran melanda pabrik briket milik PT Kokomaya di RT 13, RW 07, Blok Pulo, Desa Marikangen, Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cirebon, Rabu, 25 Februari 2026 sekitar pukul 18.00 WIB, tepat menjelang waktu berbuka puasa.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Cirebon, Dadang Suhendra, memimpin langsung proses pemadaman, didampingi Kabid Pemadam Kebakaran, Penyelamatan dan Sarpras, Eno Sujana.
Menurut Dadang, lokasi pabrik yang terbakar berdampingan dengan gudang rotan dan perumahan penduduk. Tim Damkar pun berupaya meminimalisir penyebaran api agar tidak menyebar ke gudang rotan dan permukiman warga. Terlebih, saat itu api berkobar cukup besar.
“Untuk meminimalisir penyebaran api dan terputusnya proses pemadaman, Pos Sektor Weru meminta bantuan armada dari Pos Sektor Sumber dan Pos Sektor Palimanan,” ujar Dadang Suhendra.
Dadang menjelaskan, penyebab kebakaran diduga berasal dari panas berlebih atau over heat saat produksi. Saat kejadian, terdapat aktifitas pembuatan briket di tiga buah oven yang saling berjajar.
Di mana, oven di sebelah timur mengalami over heat kemudian menimbulkan api. Kondisi tersebut menyebabkan kebakaran bahan baku dan menjalar ke atas atap yang terbuat dari bahan kayu.
“Satu oven itu berisi 2 ton bahan baku briket,” paparnya.
Setelah berjibaku selama satu jam, api akhirnya berhasil dipadamkan. Proses selanjutnya kemudian dilanjutkan dengan pendinginan sampai dengan pukul 20. 40 WIB. Sehingga total waktu pemadaman dan pendinginan sekitar 2 jam lebih.
Akibat kejadian tersebut, bahan baku briket sekitar 2 ton dan material lainnya hangus terbakar.
“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dan korban luka. Tapi proses pemadaman sempat terkendala kerumunan warga yang menyebabkan manuver terganggu,” tegasnya.***
Simak update berita dan artikel lainnya dari kami di Google News Suara Cirebon dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik link Suara Cirebon Update, kemudian join.