Senin, April 13, 2026
No Result
View All Result
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik
  • Pilihan Redaksi
  • Jawa Barat
  • Nasional
  • Ngikik
  • Opini
  • Politik
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
Home Cirebon

Dinkop UKM Kabupaten Cirebon Susun “Grand Design” Inkubasi Bisnis Berbasis TI

by Islahuddin
Senin, 13 April 2026
in Cirebon, Ekonomi Bisnis
Reading Time: 3 mins read
A A
Dinkop UKM Kabupaten Cirebon Susun “Grand Design” Inkubasi Bisnis Berbasis TI

FGD penyusunan rancangan besar pengembangan usaha berbasis teknologi informasi dan inkubasi wirausaha pelaku UMKM yang digelar Dinkop UKM Kabupaten Cirebon, Jumat, 10 April 2026.* (Foto: Islah/Suara Cirebon)

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsAppShare on Telegram

SUARA CIREBON – Dinas Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Dinkop UKM) Kabupaten Cirebon melalui penyusunan rancangan besar (grand design) pengembangan usaha berbasis teknologi informasi dan inkubasi wirausaha untuk memperkuat daya saing pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Kepala Dinkop UKM Kabupaten Cirebon, Alex Suheriyawan mengatakan, langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Dinkop UKM dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan melalui penguatan tata kelola dan ekosistem bisnis.

Terkait hal itu, Dinkop UKM Kabupaten Cirebon menggelar pertemuan yang dikemas dalam FGD, pada Jumat, 10 April 2026 kemarin.

FGD tersebut, lanjut Alex, menjadi momentum untuk memproyeksikan langkah-langkah strategis bagi pengembangan UMKM melalui pemanfaatan teknologi informasi.

“Ini menjadi momentum untuk mem-progres sekaligus memproyeksikan langkah-langkah strategis pengembangan UMKM, khususnya melalui pemanfaatan teknologi informasi,” kata Alex.

Alex menjelaskan, Kabupaten Cirebon memiliki potensi UMKM yang besar dengan estimasi mencapai lebih dari 200 ribu pelaku usaha yang perlu didorong agar memiliki sistem pengelolaan yang lebih baik dan terintegrasi.

Menurut Alex, penguatan sektor UMKM tidak hanya berdampak pada pertumbuhan ekonomi daerah, tetapi juga berkontribusi terhadap peningkatan pendapatan negara melalui pajak serta penciptaan lapangan kerja.

“Makanya diperlukan pendekatan menyeluruh mulai dari pendataan, tata kelola, hingga penguatan ekosistem bisnis yang berkelanjutan,” jelasnya.

Alex menyampaikan, pihaknya tengah mengembangkan sistem berbasis data sebagai pintu masuk (entry point) dalam melakukan pembinaan, pendampingan, hingga advokasi terhadap pelaku UMKM.

“Melalui data yang kuat, kita bisa mendalami kebutuhan pelaku usaha, termasuk akses pembiayaan dan peningkatan kapasitas agar mereka menjadi bank-able,” tuturnya.

Selain itu, Dinkop UKM juga mendorong peningkatan akuntabilitas pelaku usaha agar mampu mengelola keuangan secara profesional dan berkelanjutan. Grand design tersebut juga akan diperkuat melalui program pelatihan dan pendampingan yang terstruktur, mulai dari tahap awal hingga pengembangan usaha.

“Pelatihan dan pendampingan menjadi kunci, karena dari situ kita bisa menghasilkan pelaku usaha yang siap bersaing dan naik kelas,” ujarnya.

Pihaknya juga tengah membentuk lembaga inkubator bisnis daerah yang akan menjadi pusat pengembangan kewirausahaan di Kabupaten Cirebon. Menurut Alex, keberadaan inkubator bisnis ini masih terbatas di daerah, sehingga Kabupaten Cirebon berupaya menghadirkan model yang terintegrasi dengan berbagai pihak.

“Ke depan, inkubator bisnis ini akan bekerja sama dengan akademisi, pelaku usaha, dan berbagai lembaga untuk memperkuat sektor UMKM,” terangnya.

Ia menjelaskan, ruang lingkup inkubasi mencakup pendataan, konsultasi bisnis, pendampingan, akses pembiayaan, hingga penerapan teknologi dalam pengembangan usaha. Pendekatan tersebut, diharapkan mampu menciptakan wirausaha baru sekaligus meningkatkan omzet dan aset pelaku UMKM yang sudah berjalan.

“Output akhirnya adalah peningkatan omzet, aset, dan lahirnya usaha-usaha baru yang berdaya saing,” ujar Alex.

Alex menegaskan, grand design yang sedang disusun masih bersifat dinamis dan terbuka untuk masukan dari berbagai pihak, termasuk akademisi dan pemangku kepentingan lainnya. Dinkop UKM Kabupaten Cirebon berharap melalui forum diskusi tersebut dapat dihasilkan rumusan kebijakan yang komprehensif untuk memperkuat ekosistem UMKM secara berkelanjutan.***

Simak update berita dan artikel lainnya dari kami di Google News Suara Cirebon dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik link Suara Cirebon Update, kemudian join.

Tags: CirebonDinkop UKM Kabupaten CirebonKabupaten Cirebon

Islahuddin

Berita Terkait

Cirebon

Pemkot Cirebon Siapkan SDM Transportasi Profesional

by Muhammad Surya
Senin, 13 April 2026
Cirebon

Monitoring, Pastikan SKPD Pemkot Cirebon Terapkan WFH ASN

by Muhammad Surya
Senin, 13 April 2026
Cirebon

Wabup Cirebon Jigus, Sampah Bukan hanya Tanggung Jawab Pemerintah

by Islahuddin
Senin, 13 April 2026
Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest

6 Cara Mengatasi Komputer No Signal, Gampang Banget

Selasa, 17 Januari 2023

Tembuluk Biji Kelapa Muda Ternyata Bisa Turunkan Kadar Gula, Obat Kencing Manis atau Diabetes

Jumat, 5 Mei 2023

BKPSDM Kabupaten Cirebon segera Panggil Oknum PNS Terlapor Dugaan Penipuan Rekrutmen PPPK

Jumat, 6 Februari 2026

Miraclein, Februari 2023 Penuh Keajaiban, Terjadi Setiap 823 Tahun, Beruntung Kita Mengalaminya

Selasa, 24 Januari 2023

Forum OSIS Jabar Gelar FOJB X Reduction

Banjir di Cirebon, Pebedilan, Pangenan, dan Gebang Tergenang, 1.300 Warga Desa Melakasari Mengungsi

LINK TAYANGAN ULANG Preman Pensiun 7 Episode 43, Agus dan Yayat Intai Penghianat, HP Ajun Dijambret Oo

Dijerat Dugaan Kasus Pajak, Jubir Paslon AMIN Ditangkap Kejaksaan

Pemkot Cirebon Siapkan SDM Transportasi Profesional

Senin, 13 April 2026

Monitoring, Pastikan SKPD Pemkot Cirebon Terapkan WFH ASN

Senin, 13 April 2026

Dinkop UKM Kabupaten Cirebon Susun “Grand Design” Inkubasi Bisnis Berbasis TI

Senin, 13 April 2026

Wabup Cirebon Jigus, Sampah Bukan hanya Tanggung Jawab Pemerintah

Senin, 13 April 2026
Currently Playing

USAHA JUALAN ANEKA BUBUR, OZET PER HARI TEMBUS RP.3 JUTA

USAHA JUALAN ANEKA BUBUR, OZET PER HARI TEMBUS RP.3 JUTA

00:03:19

MENGINTIP PRODUKSI BOTOK ROTI, LARIS MANIS SAAT RAMADAN, OMZET HITUNG SENDIRI...!!

00:09:53

TUKAR SAMPAH JADI EMAS DI BANK SAMPAH DEWI SRI CIREBON

00:12:45

PELUANG USAHA, BUKA TOKO BAKO TINGWEK, MODAL AWAL 700 RIBU, BISA BELI RUMAH 700 JUTA DAN UMROH

00:14:51

Tanam Mangrove untuk Cegah Abrasi, Penghasilan Meningkat hingga Rp.1 Milar dan Jadi Desa Wisata

00:08:44

HASILKAN PUNDI-PUNDI RUPIAH, NIAT AWAL LESTARIKAN BUDAYA CIREBON

00:07:00

AWALNYA COBA-COBA, KINI SUKSES TANAM SORGUM 2 HEKTAR DI LAHAN KURANG PRODUKTIF

00:08:51

Ikuti kami

Kategori

  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik

Jaringan

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tems of Service
  • Privacy Policy
  • Info Iklan
  • Kontak

© 2024 Suara Cirebon - Berita Cirebon terkini hari ini.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik

© 2024 Suara Cirebon - Berita Cirebon terkini hari ini.

Exit mobile version