Rabu, April 22, 2026
No Result
View All Result
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik
  • Pilihan Redaksi
  • Jawa Barat
  • Nasional
  • Ngikik
  • Opini
  • Politik
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
Home Cirebon

Rel Kereta Api Kuno Dibongkar, Wali Kota Cirebon Minta Maaf

by Muhammad Surya
Rabu, 22 April 2026
in Cirebon
Reading Time: 2 mins read
A A
Rel Kereta Api Kuno Dibongkar, Wali Kota Cirebon Minta Maaf

Suasana RDP yang digelar di Gedung DPRD Kota Cirebon membahas pembongkaran rel kereta api kuno bersejarah di kawasan Sungai Sukalila, Rabu, 22 April 2026.* (Foto: Surya/Suara Cirebon)

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsAppShare on Telegram

SUARA CIREBON – Polemik pembongkaran rel kereta api kuno bersejarah di kawasan Sungai Sukalila memuncak dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar di Gedung DPRD Kota Cirebon, Rabu, 22 April 2026.

Agenda tersebut menghadirkan jajaran Pemerintah Kota Cirebon, perwakilan PT KAI Daop 3 Cirebon, serta para pegiat sejarah.

Dalam pertemuan tersebut, Wali Kota Cirebon menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada masyarakat dan para pecinta sejarah.

Ia mengakui adanya kurang koordinasi dalam proses pengerjaan proyek normalisasi Sungai Sukalila yang berujung pada pengangkatan besi rel sisa peninggalan kolonial tersebut.

​”Kami memohon maaf atas kegaduhan yang terjadi. Niat awal adalah perbaikan infrastruktur untuk mengatasi banjir, namun kami menyadari ada nilai historis yang seharusnya diproteksi lebih hati-hati,” ungkapnya.

Pihak PT KAI Daop 3 Cirebon turut membeberkan alasan di balik pemindahan material rel tersebut.

Vice President KAI Daop 3 Cirebon, Sigit Winarto menyampaikan, rel tersebut sudah tidak aktif dan tertimbun tanah, sehingga rawan memicu penyumbatan pada sistem drainase baru.

“Material rel merupakan aset negara yang berada di bawah wewenang KAI, sehingga pengamanan material harus dilakukan sesuai prosedur perusahaan,” katanya.

​KAI mengklaim bahwa langkah ini diambil untuk mendukung proyek pemerintah kota dalam mengentaskan banjir di kawasan tersebut.

Para pegiat sejarah dan komunitas pelestari cagar budaya menyayangkan tindakan tersebut. Mereka menilai rel kereta tersebut bukan sekadar besi tua, melainkan bukti otentik kejayaan logistik Cirebon di masa lalu.

Mewakili mereka, Edi Suripno menyampaikan ada beberapa poin kesepakatan, diantaranya inventarisir ulang, terhadap sisa-sisa material yang telah diangkat.

​Rencana Restorasi, mempertimbangkan pemasangan kembali sebagian rel sebagai monumen atau penanda sejarah (heritage) di lokasi asalnya.

​”Memastikan proyek infrastruktur di masa depan melibatkan Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) agar kejadian serupa tidak terulang,” katanya.***

Simak update berita dan artikel lainnya dari kami di Google News Suara Cirebon dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik link Suara Cirebon Update, kemudian join.

Tags: CirebonKota CirebonRel Kereta ApiRel Kereta Api di CirebonRel Kereta Api KunoRel Kereta Api Kuno di CirebonWali Kota Cirebon

Muhammad Surya

Berita Terkait

Cirebon

Kabupaten Cirebon Belum Miliki Rumah Aman

by Vicky Sugiarto
Rabu, 22 April 2026
Cirebon

Keluarga Korban Pelecehan Seksual di Cirebon Minta Pendampingan UPTD PPA

by Islahuddin
Rabu, 22 April 2026
Cirebon

Siap Wujudkan Kota Kembar, Pemerintah Yangjiang-Pemkab Cirebon Bangun Kerja Sama Formal

by Islahuddin
Rabu, 22 April 2026
Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest

6 Cara Mengatasi Komputer No Signal, Gampang Banget

Selasa, 17 Januari 2023

Tembuluk Biji Kelapa Muda Ternyata Bisa Turunkan Kadar Gula, Obat Kencing Manis atau Diabetes

Jumat, 5 Mei 2023

BKPSDM Kabupaten Cirebon segera Panggil Oknum PNS Terlapor Dugaan Penipuan Rekrutmen PPPK

Jumat, 6 Februari 2026

Miraclein, Februari 2023 Penuh Keajaiban, Terjadi Setiap 823 Tahun, Beruntung Kita Mengalaminya

Selasa, 24 Januari 2023

Forum OSIS Jabar Gelar FOJB X Reduction

Banjir di Cirebon, Pebedilan, Pangenan, dan Gebang Tergenang, 1.300 Warga Desa Melakasari Mengungsi

LINK TAYANGAN ULANG Preman Pensiun 7 Episode 43, Agus dan Yayat Intai Penghianat, HP Ajun Dijambret Oo

Dijerat Dugaan Kasus Pajak, Jubir Paslon AMIN Ditangkap Kejaksaan

Kabupaten Cirebon Belum Miliki Rumah Aman

Rabu, 22 April 2026

Keluarga Korban Pelecehan Seksual di Cirebon Minta Pendampingan UPTD PPA

Rabu, 22 April 2026

Siap Wujudkan Kota Kembar, Pemerintah Yangjiang-Pemkab Cirebon Bangun Kerja Sama Formal

Rabu, 22 April 2026

Rel Kereta Api Kuno Dibongkar, Wali Kota Cirebon Minta Maaf

Rabu, 22 April 2026
Currently Playing

USAHA JUALAN ANEKA BUBUR, OZET PER HARI TEMBUS RP.3 JUTA

USAHA JUALAN ANEKA BUBUR, OZET PER HARI TEMBUS RP.3 JUTA

00:03:19

MENGINTIP PRODUKSI BOTOK ROTI, LARIS MANIS SAAT RAMADAN, OMZET HITUNG SENDIRI...!!

00:09:53

TUKAR SAMPAH JADI EMAS DI BANK SAMPAH DEWI SRI CIREBON

00:12:45

PELUANG USAHA, BUKA TOKO BAKO TINGWEK, MODAL AWAL 700 RIBU, BISA BELI RUMAH 700 JUTA DAN UMROH

00:14:51

Tanam Mangrove untuk Cegah Abrasi, Penghasilan Meningkat hingga Rp.1 Milar dan Jadi Desa Wisata

00:08:44

HASILKAN PUNDI-PUNDI RUPIAH, NIAT AWAL LESTARIKAN BUDAYA CIREBON

00:07:00

AWALNYA COBA-COBA, KINI SUKSES TANAM SORGUM 2 HEKTAR DI LAHAN KURANG PRODUKTIF

00:08:51

Ikuti kami

Kategori

  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik

Jaringan

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tems of Service
  • Privacy Policy
  • Info Iklan
  • Kontak

© 2024 Suara Cirebon - Berita Cirebon terkini hari ini.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik

© 2024 Suara Cirebon - Berita Cirebon terkini hari ini.

Exit mobile version