KABUPATEN CIREBON, SC- Sebanyak 50 pegawai Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Cirebon mengikuti swab test di Labkesda Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cirebon, Selasa (4/8/2020). Swab test dilakukan menyusul adanya salah satu pegawai Dishub yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Sekretaris Dishub, Adang Suryana mengatakan, swab test dilakukan sebagai langkah antisipasi penyebaran yang lebih luas di wilayah kantor tersebut. Pegawai Dishub yang mengikuti swab kali ini hanya sebanyak 50 orang saja. Jumlah tersebut merupakan skala prioritas swab setelah dilakukan tracing dan tracking terhadap pasien positif Covid-19.

“Kalau jumlah pegawai kita ada 170 orang. Sekarang yang diambil swab hanya 50 orang karena itu kuota dari dinkes,” kata dia.

Adang mengungkapkan, pegawai yang terkonfirmasi positif tersebut sudah melakukan langkah-langkah pencegahan sebelumnya atas kesadaran sendiri, termasuk melakukan isolasi.

“Untuk riwayat perjalanannya, dia tiga hari melakukan perjalanan dinas berupa pelatihan ke Yogyakarta. Pulang dari sana, dia langsung ke rumah sakit untuk uji swab dan begitu tahu hasilnya, dia langsung ke rumah sakit untuk isolasi. Yang kontak juga sebetulnya tidak banyak di kantor, karena begitu dia datang tidak kontak dengan pegawai lainnya kecuali penjaga malam saja,” ujar Adang.

Disinggung mengenai penerapan protokol kesehatan untuk pengunjung dan pegawai di kantor Dishub saat ini, Adang menegaskan protokol kesehatan telah diperketat. Bahkan, Adang menyebut pegawai yang tidak menggunakan masker dan memiliki suhu tubuh tinggi tidak diperkenankan masuk kantor. “Jelas sudah diperketat. Cuma untuk sterilisasi baru kita lakukan dari internal kita saja. Kalau penyemprotan dari Dinkes belum ada,” paparnya.

BACA JUGA: Seluruh Tenaga Kesehatan di Kabupaten Cirebon Akan Di-swab

Sementara, Kepala Dinkes Kabupaten Cirebon, Enny Suhaeni mengatakan, pelaksanaan swab test untuk pegawai Dishub dilakukan setelah pihaknya menerima permohonan melalui surat resmi ke Dinkes. Untuk sementara, kata Enny, swab hanya untuk sekitar 50 pegawai yang sebelumnya dimungkinkan ada kontak langsung dengan yang sudah positif, yakni pegawai di Dishub sendiri yang melakukan pelayanan kepada masyarakat.

“Mungkin sementara ini hanya sebagian yang di swab. Dan untuk penyemprotan disinfektan memang belum kita lakukan,” kata Enny. (Islah)