Selasa, Februari 17, 2026
No Result
View All Result
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik
  • Pilihan Redaksi
  • Jawa Barat
  • Nasional
  • Ngikik
  • Opini
  • Politik
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
Home Cirebon

Pertek BPN Mengacu Perda RTRW 2018

by Admin
Rabu, 27 November 2019
in Cirebon, Pilihan Redaksi
Reading Time: 2 mins read
A A
BPN Masih Konsultasi Pertek, Dewan Minta Tuntas
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsAppShare on Telegram

SUMBER, SC- Polemik Peraturan Tekhnis (Pertek) perizinan yang terus bergulir membuat pihak Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Cirebon angkat bicara. Kepala BPN Kabupaten Cirebon, Lutfi Zakaria, Selasa (26/11), mengatakan, semua perizinan yang ada di Kabupaten Cirebon tetap harus melalui Pertek BPN.

Keputusan itu, kata Lutfi, sesuai Peraturan Pemerintah (PP) nomor 24 tahun 2018. “Semua pelayanan perizinan harus terintegrasi dan harus sesuai dengan Pertek yang kami keluarkan. Ini sesuai dengan PP nomor 24 tahun 2018 dan saya hanya menjalankan PP itu,” ujar Lutfi.

Menurut Lutfi, proses Pertek BPN yang dilakukan sudah sesuai dengan Perda RTRW yang dimiliki Pemkab Cirebon. Kalau saat ini ada sebagian pengembang yang merasa dirugikan, kata Lutfi, bisa jadi prosesnya menyalahi RTRW. Dengan PP yang baru, Lutfi menilai justru proses perizinan akan sangat cepat.

Pengembang tinggal mendaftar melalui Online Single Submission (OSS) kemudian akan keluar peta lokasi. Setelah itu pengembang datang ke BPN.

“Jadi tinggal daftar OSS, lalu keluar peta lokasi. Setelah itu tinggal datang ke BPN. Nanti kita lihat, sesuai peruntukan atau tidak. Dan ini tidak bisa diganggu gugat lagi,” papar lutfi.

Disinggung adanya kemungkinan ketidak sinkronan antara tata ruang yang dimiliki BPN dan Pemkab Cirebon, menurut Lutfi hal itu tidak mungkin. Karena, saat ini Pertek BPN sesuai dengan Perda RTRW yang dikeluarkan Pemkab Cirebon tahun 2018. Sedangkan Perteknya sendiri, imbuh Lutfi, sudah mulai diberlakukan sejak bulan Juni tahun 2018 lalu.

“Kita tidak mau bermasalah dengan hukum. Dan yang perlu dipahami, acc Pemda akan keluar setelah Pertek dari kami itu mengizinkan. Kalau tidak mengizinkan, Pemkab juga tidak akan meng-acc,” ungkapnya.

Seperti beberapa kali diberitakan sebelumnya, para pengembangan perumahan di Kabupaten Cirebon saat ini was-was. Perizinan yang sudah ditempuh sesuai mekanisme ke Pemkab Cirebon, terancam gagal karena tidak muncul Pertek di BPN. Data RTRW diduga tidak sinkron antara BPN dengan Pemkab menjadi salah satu pemicu utama. Ironisnya, RTRW yang dimiliki BPN kabarnya mengacu pada RTRW tahun 2001. 

Saat ini, puluhan investor yang mengajukan alih fungsi lahan maupun advice planing, sudah tidak ditanggapi lagi baik oleh Dinas Pertanian maupun Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUPR) Kabupaten Cirebon. Alasannya cukup logis, mereka tidak mau disalahkan investor ketika sudah keluar izin tapi tetap ditolak BPN. (Islah)

Admin

Berita Terkait

Cirebon

Jelang Ramadan, Harga Kebutuhan Pokok di Cirebon Merangkak Naik

by Islahuddin
Jumat, 13 Februari 2026
Cirebon

Ketua DPRD Kabupaten Cirebon Dorong Pemkab Tangani Serius Banjir di Cirebon Timur

by Baim
Jumat, 13 Februari 2026
Cirebon

Ribuan Kendaraan di Kota Cirebon Nunggak Pajak

by Muhammad Surya
Jumat, 13 Februari 2026
Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest

6 Cara Mengatasi Komputer No Signal, Gampang Banget

Selasa, 17 Januari 2023

Tembuluk Biji Kelapa Muda Ternyata Bisa Turunkan Kadar Gula, Obat Kencing Manis atau Diabetes

Jumat, 5 Mei 2023

BKPSDM Kabupaten Cirebon segera Panggil Oknum PNS Terlapor Dugaan Penipuan Rekrutmen PPPK

Jumat, 6 Februari 2026

Miraclein, Februari 2023 Penuh Keajaiban, Terjadi Setiap 823 Tahun, Beruntung Kita Mengalaminya

Selasa, 24 Januari 2023

Forum OSIS Jabar Gelar FOJB X Reduction

Banjir di Cirebon, Pebedilan, Pangenan, dan Gebang Tergenang, 1.300 Warga Desa Melakasari Mengungsi

LINK TAYANGAN ULANG Preman Pensiun 7 Episode 43, Agus dan Yayat Intai Penghianat, HP Ajun Dijambret Oo

Dijerat Dugaan Kasus Pajak, Jubir Paslon AMIN Ditangkap Kejaksaan

Jelang Ramadan, Harga Kebutuhan Pokok di Cirebon Merangkak Naik

Jumat, 13 Februari 2026

Ketua DPRD Kabupaten Cirebon Dorong Pemkab Tangani Serius Banjir di Cirebon Timur

Jumat, 13 Februari 2026

Ribuan Kendaraan di Kota Cirebon Nunggak Pajak

Jumat, 13 Februari 2026

Terima Kunjungan Komisi VIII DPR, Pemkot Cirebon Pastikan Siswa SRT Cerdas dan Terlindungi

Jumat, 13 Februari 2026
Currently Playing

USAHA JUALAN ANEKA BUBUR, OZET PER HARI TEMBUS RP.3 JUTA

USAHA JUALAN ANEKA BUBUR, OZET PER HARI TEMBUS RP.3 JUTA

00:03:19

MENGINTIP PRODUKSI BOTOK ROTI, LARIS MANIS SAAT RAMADAN, OMZET HITUNG SENDIRI...!!

00:09:53

TUKAR SAMPAH JADI EMAS DI BANK SAMPAH DEWI SRI CIREBON

00:12:45

PELUANG USAHA, BUKA TOKO BAKO TINGWEK, MODAL AWAL 700 RIBU, BISA BELI RUMAH 700 JUTA DAN UMROH

00:14:51

Tanam Mangrove untuk Cegah Abrasi, Penghasilan Meningkat hingga Rp.1 Milar dan Jadi Desa Wisata

00:08:44

HASILKAN PUNDI-PUNDI RUPIAH, NIAT AWAL LESTARIKAN BUDAYA CIREBON

00:07:00

AWALNYA COBA-COBA, KINI SUKSES TANAM SORGUM 2 HEKTAR DI LAHAN KURANG PRODUKTIF

00:08:51

Ikuti kami

Kategori

  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik

Jaringan

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tems of Service
  • Privacy Policy
  • Info Iklan
  • Kontak

© 2024 Suara Cirebon - Berita Cirebon terkini hari ini.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik

© 2024 Suara Cirebon - Berita Cirebon terkini hari ini.

Exit mobile version