SUARA CIREBON – Musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) Tematik Kelompok Rentan (perempuan, anak, lansia dan disabilitas) tahun 2026 untuk penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2027 merupakan bukti nyata dukungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon terhadap perencanaan pembangunan yang lebih inklusif di daerah ini.
Hal itu dikemukakan Bupati Cirebon, H Imron, saat membuka Musrenbang Tematik Kelompok Rentan (Keren) Perempuan, Anak, Lansia dan Disabilitas tahun 2026, di aula BKPSDM, Selasa, 6 Januari 2026.
Menurut Imron, Musrenbang tematik merupakan wujud perencanaan pembangunan dengan pendekatan pembangunan inklusif yang mengikutsertakan semua orang dengan perbedaaan berbagai latar belakang, karakteristik, kemampuan, serta kondisi setiap individu.
Bupati menjelaskan, musrenbang tematik perempuan dan anak Kabupaten Cirebon merupakan bentuk pendekatan bottom up planning (perencanaan dari bawah ke atas) yang dilaksanakan dalam rangka menyerap aspirasi dan kebutuhan terhadap program pembangunan yang inklusif, serta memastikan tidak ada yang tertinggal dalam proses pembangunan.
Imron menyampaikan, musrenbang kelompok rentan (perempuan, anak, lansia dan disabilitas) juga merupakan momentum strategis dalam upaya membangun keterpaduan dan sinergitas, baik antar wilayah kecamatan, pemangku kepentingan maupun antar perangkat daerah.
“Kami membangun komitmen bersama dalam upaya melakukan proses dan tahapan perencanaan yang memperhatikan pemberdayaan kelompok rentan,” ujar Bupati Imron.
Pihaknya berharap, musrenbang tematik kelompok rentan ini bisa menjadi wadah partisipasi aktif semua pemangku kepentingan di Kabupaten Cirebon. Sehingga kegiatan pembangunan bagi kelompok rentan benar-benar sesuai kebutuhan, permasalahan, potensi dan aspirasi masyarakat.
Selan itu, Musrenbang tematik ini merupakan rangkaian dari perencanaan pembangunan di Kabupaten Cirebon.
“Semua usulan dalam Musrembang tematik ini akan disatukan dengan program-program pembangunan dan disinergikan dalam Musrenbang RKPD 2027 tingkat kabupaten,” ujarnya.
Imron mendorong agar semua kantor baik dinas, kecamatan, desa puskesmas dan semua fasilitas umum agar memberikan akses khusus untuk penyandang disabilitas.
“Ini sebagai dukungan pemerintah untuk membangun kesetaraan,” pungkasnya.***
Simak update berita dan artikel lainnya dari kami di Google News Suara Cirebon dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik link Suara Cirebon Update, kemudian join.