SUARA CIREBON – Pemerintah Kota Cirebon tengah mematangkan rencana relokasi sementara ratusan Aparatur Negeri Sipil (ASN) dari gedung Sekretariat Daerah (Setda).
Langkah ini diambil menyusul adanya rencana renovasi besar-besaran struktur bangunan gedung Setda Kota Cirebon setinggi delapan lantai yang akan didanai Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Asisten Administrasi Umum Setda Kota Cirebon, Arif Kurniawan, mengatakan, salah satu kandidat lokasi yang akan digunakan sebagai kantor sementara pegawai Setda adalah Grage City Mall (GCM).
Rencananya, lanjut Arif, lokasi spesifik yang akan digunakan adalah area bekas tenant besar seperti Centro atau Matahari yang berada di bagian belakang mal.
“Rencana positif pindah ke Grage (GCM). Pertimbangannya karena faktor ketersediaan ruang, sementara di kawasan Bima tidak mencukupi untuk menampung seluruh personel,” ujar Arif saat dikonfirmasi, Selasa, 6 Januari 2026.
Arif menyebutkan, sebanyak 150 hingga 170 ASN termasuk Wali Kota, Wakil Wali Kota dan Sekda Kota Cirebon sementara akan berkantor di GCM.
“Rencana pindah ke GCM belum pasti ya, kita masih bicarakan dengan pihak GCM-nya, cuman lokasi yang paling relevan ya di GCM,” kata Arif.
Persiapan yang sedang dilakukan saat ini, lanjut Arif, terkait pemindahan perlengkapan kantor dan sarana pendukung kerja ke GCM. Pihaknya juga tengah menyusun jadwal relokasi.
“Proses relokasi dijadwalkan dilakukan sekitar bulan Maret 2026, kemungkinan besar sebelum atau sesudah Idulfitri, tergantung pada kesiapan teknis di lokasi baru nanti,” katanya.
Arif memastikan, meski berkantor di mal, efektivitas kinerja pelayanan publik tetap akan berjalan seperti biasa.
“Pelayanan tetap berjalan seperti biasanya, nanti kita lihat perkembangannya, rencana relokasi masih kita siapkan,” katanya.
Informasi yang berhasil dihimpun menyebut, perbaikan gedung Setda Kota Cirebon difokuskan pada penguatan struktur bangunan. Dana yang dibutuhkam untuk perbaikan sebesar Rp15 miliar yang akan dikucurkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Perumahan dan Permukiman.
Renovasi fisik tersebut, diproyeksikan mulai berjalan pada bulan Mei atau Juni 2026. Sebelum pengerjaan fisik dimulai, pihak Pemkot bersama tim ahli dari Politeknik Negeri Bandung (Polban) akan menyelesaikan penyusunan Detail Engineering Design (DED) pada periode Januari hingga Maret 2026.
Keputusan renovasi ini merupakan upaya penyelamatan aset daerah agar gedung Setda lebih kokoh dan aman untuk digunakan kembali dalam jangka panjang.***
Simak update berita dan artikel lainnya dari kami di Google News Suara Cirebon dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik link Suara Cirebon Update, kemudian join.