SUARA CIREBON – Bupati Cirebon, H Imron, kembali menyoroti sejumlah permasalahan yang masih menjadi konsens bersama untuk segera dientaskan.
Dirinya mendorong kepala perangkat daerah dan para camat untuk bisa berperan aktif dalam penanganan permasalahan sampah, banjir dan permasalahan lainnya, termasuk dalam hal meningkatkan pendapatan daerah.
Menurut Imron, persoalan sampah serta penanggulangan penyebab banjir membutuhkan kerja sama dan perhatian serius para pejabat di tingkat kepala perangkat daerah hingga di tingkat kecamatan dan desa.
Imron pun menekankan kepada para kepala dinas dan camat se-Kabupaten Cirebon agar bisa menangani sejumlah persoalan tersebut. Menurut Imron, sejumlah persoalan tersebut ia sampaikan bersama Sekda Kabupaten Cirebon saat melakukan evaluasi kinerja kepala dinas dan camat, beberapa waktu lalu.
“Dalam evaluasi kinerja seluruh kadis dan camat, dibahas sejumlah permasalahan yang ada, seperti masalah banjir dan sampah. Nah, para camat itu harus bisa menangani di wilayahnya masing-masing,” ujar Imron, Sabtu, 17 Januari 2026.
Ia menekankan para camat untuk aktif mendorong pemerintah desa di wilayahnya masing-masing dalam mewujudkan tata ruang sesuai peruntukannya. Para camat harus bisa memastikan semua desa di wilayah kerjanya mendukung upaya yang dilakukan Pemkab Cirebon dalam mengatasi sejumlah persoalan tersebut.
“Itu (camat, red) harus bisa, misalkan mendorong kuwu tentang tata ruang yang ada di desanya. Solokan-solokan dan sungai harus dipastikan sesuai peruntukannya. Sampahnya jangan sampai menyumbat saluran,” kata Imron.
Imron menegaskan, para camat harus terus meningkatkan komunikasi dan kolaborasi dengan semua pemdes di wilayahnya masing-masing guna mendorong peningkatan kesadaran masyarakat dalam mewujudkan tata ruang yang lebih baik. Salah satu upaya yang harus secara kontinu dilakukan ialah mengimbau masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya.
Selain persoalan tersebut, para camat juga menjadi salah satu ujung tombak peningkatan pendapatan daerah melalui pembayaran pajak mayarakat, terutama pajak bumi dan bangunan (PBB). Bupati Imron bersama Sekda pun memberikan “sentilan” kepada camat yang capaian PBB di wilayahnya masih rendah.
“Disebutkan juga (dalam rapat evaluasi, red) mana saja camat atau desa yang pajaknya paling rendah dan paling tinggi,” pungkasnya.***
Simak update berita dan artikel lainnya dari kami di Google News Suara Cirebon dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik link Suara Cirebon Update, kemudian join.