SUARA CIREBON – Atap lapangan upacara/olahraga SMAN 1 Susukan, Kabupaten Cirebon, dikabarkan ambruk, pada Rabu, 21 Januari 2026 sekitar pukul 15.00 WIB.
Ambruknya atap outdoor yang disebut-sebut terbuat dari baja ringan itu, menimpa seorang siswa perempuan yang saat kejadian berada di lokasi.
Insiden tersebut langsung tersebar di media sosial lengkap dengan narasi beserta unggahan foto evakuasi dan ambruknya atap tersebut. Bahkan, salah satu pemilik akun facebook “Bubung Dian” menulis bahwa salah satu guru meninggal dunia dalam insiden tersebut.
“Innalillahi wa innalillahi rojiun..SMA Negeri susukan roboh nang angin mau sedurung e asar kah…1 guru meninggal dunia semoga husnul khotimah pak danil al fatihah aamin YRA..,” tulis akun Bubung Dian menggunakan bahasa Cirebon.
Informasi yang berhasil dihimpun menyebut, ambruknya atap tersebut diduga akibat diterjang angin kencang yang melanda sekitar SMAN 1 Susukan, saat jam pulang sekolah. Guru dan para siswa yang mengetahui salah satu siswa tertimpa atap, langsung memberikan pertolongan. Usai berhasil dievakuasi, korban pun langsung dilarikan ke salah satu rumah sakit di Kabupaten Cirebon.
Seorang siswa SMAN 1 Susukan berinisial G, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Siswa yang mengaku kelas 11 itu mengatakan, atap halaman upacara roboh sekitar pukul 15.00 WIB saat sebagian siswa sudah pulang. Robohnya atap tersebut menimpa seorang siswa kelas 10 yang saat itu tepat berada di bawahnya.
Siswa nahas yang disebut berjenis kelamin perempuan itu langsung dibawa ke salah satu rumah sakit di Kabupaten Cirebon.
“Saya sendiri enggak lihat kejadiannya. Tapi saya dengar ada suara keras, tiba-tiba brug gitu,” ujarnya.
Ia menjelaskan, korban tertimpa tiang tepat di bagian leher bagian samping kiri. Beruntung, tiang yang menimpa leher itu tertahan tiang bendera yang ikut roboh.
“Sekarang sudah dibawa ke rumah sakit,” paparnya.
Akun facebook lainnya menulis, guru yang meninggal dunia adalah guru yang menolong korban. Guru tersebut disebut memiliki riwayat penyakit jantung, sehingga syok melihat salah satu siswanya mendapat musibah.
Hingga berita ini ditulis, Suara Cirebon belum berhasil mengonfirmasi pihak SMAN 1 Susukan. Suara Cirebon berusaha menghubungi pihak SMAN 1 Susukan, namun belum direspons.***
Simak update berita dan artikel lainnya dari kami di Google News Suara Cirebon dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik link Suara Cirebon Update, kemudian join.