Rabu, Januari 28, 2026
No Result
View All Result
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik
  • Pilihan Redaksi
  • Jawa Barat
  • Nasional
  • Ngikik
  • Opini
  • Politik
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
Home Cirebon

Normalisasi, Pengerukan Sungai Sukalila Cirebon Terkendala Ketersediaan Truk Pengangkut

by Muhammad Surya
Rabu, 28 Januari 2026
in Cirebon
Reading Time: 3 mins read
A A
Normalisasi, Pengerukan Sungai Sukalila Cirebon Terkendala Ketersediaan Truk Pengangkut

Alat berat jenis long arm yang diterjunkan BBWS Cimanuk Cisanggarung tengah memindahkan sedimen ke truk pengangkut, Selasa, 27 Januari 2026.* (Foto: Surya/Suara Cirebon )

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsAppShare on Telegram

SUARA CIREBON – Pemerintah Kota Cirebon telah memulai proyek normalisasi Sungai Sukalila, sejak Senin, 26 Januari 2026 kemarin. Pada tahap awal, pekerjaan pengerukan sedimentasi sungai dilakukan di kawasan Jalan Kalibaru Utara dan ditargetkan selesai satu sampai satu setengah bulan.

Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Cimanuk-Cisanggarung, Dwi Agus Kuncoro menyampaikan, hasil pengerukan sedimentasi tidak dapat ditumpuk di pinggir. Pasalnya, posisi Sungai Sukalila yang berada di tengah kota, berpotensi menimbulkan bau tidak sedap dan mengganggu kenyamanan warga.  

Sebagai solusi, material kerukan akan langsung dimuat ke dalam dump truk untuk dibuang ke lokasi pembuangan akhir.

“Normalisasi di tengah kota tidak mungkin menumpuk sedimen di kanan-kiri tanggul, karena masalah bau. Jadi mekanisme yang kita gunakan adalah langsung dibuang menggunakan truk,” ujar Dwi Agus saat dikonfirmasi, Selasa, 27 Januari 2026.

Saat ini, lanjut Agus, operasional pengerukan sedimentasi didukung satu unit alat berat jenis long arm. Penggunaan alat ini dinilai efektif karena jangkauannya yang panjang, sehingga petugas tidak perlu menurunkan alat ke dalam aliran air (amfibi).

Namun, petugas mencatat adanya kendala pada jumlah armada pengangkut material kerukan yang hanya berjumlah tiga unit. Dengan hanya tiga unit armada pengangkutan, penyelesaian memerlukan waktu yang lama.

“Baru tersedia tiga unit truk bantuan dari BBWS. Idealnya kami butuh 6 truk. Kami akan berkoordinasi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) untuk menambah 3 armada lagi guna mempercepat proses pengerjaan,” katanya.

Pekerjaan pengerukan dilakukan sedalam 1 meter dan ditargetkan selesai dalam waktu dua minggu untuk area Kalibaru, sebelum berlanjut ke titik lainnya.

BBWS dan Pemerintah menargetkan seluruh rangkaian normalisasi dan penataan sempadan sungai ini rampung sebelum memasuki bulan Ramadan.

Selain pengerukan, petugas juga akan melakukan perbaikan selektif pada sandaran sungai atau talud yang mengalami kerusakan guna menjaga estetika dan fungsi sungai di tengah kota.

Seperti diketahui, Pemerintah Kota Cirebon menggandeng Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk-Cisanggarung memulai tahap normalisasi Sungai Sukalila, dengan mengeruk sedimentasi sungai, Senin, 26 Janauri 2026.

Pengerukan Sungai Sukalila itu dimulai sejak pukul 09.00 WIB dan difokuskan mengangkat material sedimentasi yang menyebabkan pendangkalan. Pada tahap awal, pengerukan sedimentasi dimulai di kawasan Jalan Kalibaru.

Setelah tahap awal rampung, nantinya pengerukan dilanjutkan secara bertahap ke Sungai Sukalila bagian utara dan selatan.

Untuk menampung material hasil pengerukan, pihak pelaksana telah menyiapkan dua titik lokasi pembuangan (disposal site), yaitu di kawasan Kesenden dan Kebon Baru.***

Simak update berita dan artikel lainnya dari kami di Google News Suara Cirebon dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik link Suara Cirebon Update, kemudian join.

Tags: CirebonNormalisasi SungaiNormalisasi Sungai SukalilaPengerukan SungaiPengerukan Sungai SukalilaSukalilaSungaiSungai di CirebonSungai SukalilaTrukTruk di Cirebon

Muhammad Surya

Berita Terkait

Cirebon

Soal Tempat Hiburan Malam, Disbudpar Kabupaten Cirebon Akui Kecolongan

by Islahuddin
Rabu, 28 Januari 2026
Cirebon

Gaduh Penonaktifan BPJS PBI, Ketua DPRD Kabupaten Cirebon Sophi Zulfia: Negara tidak Boleh Sembunyi di Balik Prosedur

by Vicky Sugiarto
Rabu, 28 Januari 2026
Berita Utama

Gaduh Buntut Penonaktifan BPJS PBI, Puskesos Desak Pemkab Cirebon Prioritaskan UHC Istimewa

by Islahuddin
Rabu, 28 Januari 2026
Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest

6 Cara Mengatasi Komputer No Signal, Gampang Banget

Selasa, 17 Januari 2023

Tembuluk Biji Kelapa Muda Ternyata Bisa Turunkan Kadar Gula, Obat Kencing Manis atau Diabetes

Jumat, 5 Mei 2023

Miraclein, Februari 2023 Penuh Keajaiban, Terjadi Setiap 823 Tahun, Beruntung Kita Mengalaminya

Selasa, 24 Januari 2023

Tempat Beli Durian di Majalengka, Panduan Lengkap, Lokasi, Harga, dan Varietas Unggulan

Sabtu, 28 Desember 2024

Forum OSIS Jabar Gelar FOJB X Reduction

Banjir di Cirebon, Pebedilan, Pangenan, dan Gebang Tergenang, 1.300 Warga Desa Melakasari Mengungsi

LINK TAYANGAN ULANG Preman Pensiun 7 Episode 43, Agus dan Yayat Intai Penghianat, HP Ajun Dijambret Oo

Dijerat Dugaan Kasus Pajak, Jubir Paslon AMIN Ditangkap Kejaksaan

Soal Tempat Hiburan Malam, Disbudpar Kabupaten Cirebon Akui Kecolongan

Rabu, 28 Januari 2026

Normalisasi, Pengerukan Sungai Sukalila Cirebon Terkendala Ketersediaan Truk Pengangkut

Rabu, 28 Januari 2026

Gaduh Penonaktifan BPJS PBI, Ketua DPRD Kabupaten Cirebon Sophi Zulfia: Negara tidak Boleh Sembunyi di Balik Prosedur

Rabu, 28 Januari 2026

Gaduh Buntut Penonaktifan BPJS PBI, Puskesos Desak Pemkab Cirebon Prioritaskan UHC Istimewa

Rabu, 28 Januari 2026
Currently Playing

USAHA JUALAN ANEKA BUBUR, OZET PER HARI TEMBUS RP.3 JUTA

USAHA JUALAN ANEKA BUBUR, OZET PER HARI TEMBUS RP.3 JUTA

00:03:19

MENGINTIP PRODUKSI BOTOK ROTI, LARIS MANIS SAAT RAMADAN, OMZET HITUNG SENDIRI...!!

00:09:53

TUKAR SAMPAH JADI EMAS DI BANK SAMPAH DEWI SRI CIREBON

00:12:45

PELUANG USAHA, BUKA TOKO BAKO TINGWEK, MODAL AWAL 700 RIBU, BISA BELI RUMAH 700 JUTA DAN UMROH

00:14:51

Tanam Mangrove untuk Cegah Abrasi, Penghasilan Meningkat hingga Rp.1 Milar dan Jadi Desa Wisata

00:08:44

HASILKAN PUNDI-PUNDI RUPIAH, NIAT AWAL LESTARIKAN BUDAYA CIREBON

00:07:00

AWALNYA COBA-COBA, KINI SUKSES TANAM SORGUM 2 HEKTAR DI LAHAN KURANG PRODUKTIF

00:08:51

Ikuti kami

Kategori

  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik

Jaringan

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tems of Service
  • Privacy Policy
  • Info Iklan
  • Kontak

© 2024 Suara Cirebon - Berita Cirebon terkini hari ini.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik

© 2024 Suara Cirebon - Berita Cirebon terkini hari ini.

Exit mobile version