SUARA CIREBON – Kepala Puskesmas Lurah, Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cirebon, H Raswin, mengaku kecewa atas hasil pekerjaan renovasi Puskesmas Pembantu (Pustu) Cempaka.
Raswin menilai, pengerjaan renovasi tersebut tidak sesuai dengan rencana awal, baik dari sisi teknis maupun ketepatan waktu.
Kekecewaan besar tersebut tertuju pada pekerjaan pemasangan tralis dan pintu aluminium yang dinilai tidak mengikuti spesifikasi yang telah direncanakan. Menurut Raswin, seharusnya tralis dipasang di bagian dalam kusen aluminium, bukan di luar.
“Tujuan tralis itu untuk keamanan, bukan sekadar hiasan. Kalau dipasang di luar kusen itu gampang dijebol maling,” kata Raswin, Selasa, 28 Januari 2026.
Bukan hanya itu, Raswin juga menemukan masih ada satu lubang angin yang belum dipasangi tralis. Padahal, lubang tersebut juga berpotensi menjadi celah masuk bagi pelaku kejahatan.
Selain kualitas pekerjaan, Raswin juga menyoroti molornya pelaksanaan proyek. Di mana, pekerjaan tersebut baru selesai menjelang akhir Desember 2025. Padahal sesuai jadwal, renovasi Pustu Cempaka seharusnya rampung pada 14 Desember 2025.
Ia menegaskan, keterlambatan pekerjaan ini menjadi sorotan lantaran berdampak pada pelayanan kesehatan. Parahnya lagi, hingga saat ini belum dilakukan serah terima pekerjaan dari pihak pelaksana kepada dirinya selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).
Padahal, lanjut Raswin, serah terima menjadi tahapan penting untuk memastikan pekerjaan telah sesuai dengan kontrak dan spesifikasi teknis. Namun faktanya, sampai saat ini belum ada serah terima resmi.
“Jadi artinya, itu masih ada tanggung jawab pelaksana yang belum diselesaikan,” tegasnya.
Dirinya berharap pihak pelaksana segera melakukan perbaikan atas kekurangan yang ada serta menyelesaikan seluruh kewajiban administrasi sesuai ketentuan. Karena, fasilitas kesehatan seperti Pustu ini harus mengutamakan aspek keamanan dan kenyamanan, karena menyangkut pelayanan langsung kepada masyarakat.
“Pengerjaannya tidak bisa asal-asalan begini, karena pustu ini kan dipakai untuk kepentingan orang banyak,” pungkasnya.***
Simak update berita dan artikel lainnya dari kami di Google News Suara Cirebon dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik link Suara Cirebon Update, kemudian join.