SUARA CIREBON – Sebanyak 294 kepala sekolah (kepsek) TK, SD dan SMP negeri di Kabupaten Cirebon, resmi dilantik, pada Sabtu, 31 Januari 2026.
Pelantikan dilaksanakan di Pendopo Bupati, Jalan Kartini, Kota Cirebon tesebut, dilaksanakan setelah pertimbangan teknis (pertek) dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) terbit.
Pelantikan ratusan kepala sekolah ini untuk mempercepat pengisian kekosongan jabatan kepala sekolah, lantaran beberapa jabatan tersebut sempat kosong hampir dua tahun.
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Cirebon, Ronianto, mengatakan pelantikan di awal tahun ini merupakan momentum sekaligus menjadi langkah strategis untuk memperbaiki manajemen sekolah sejak awal tahun.
“Kami berharap pada Februari seluruh kepala sekolah sudah menempati tempat masing-masing. Ada sekolah yang kosong hampir dua tahun, sehingga ketika pertek dari BKN turun, langsung kami eksekusi,” ujar Ronianto.
Menurutnya, pelantikan ini mencakup rotasi dan promosi kepala sekolah dari berbagai jenjang pendidikan. Untuk tingkat TK, terdapat tiga kepala sekolah yang dilantik. Di mana, satu orang terkena rotasi, sementara dua orang lainnya mendapat promosi.
Di tingkat SD, ada 260 kepala sekolah yang dilantik. Jumlah tersebut terdiri dari 174 kepala sekolah terkena rotasi dan 86 lainnya promosi. Sementara di tingkat SMP, terdapat 31 kepala sekolah yang dilantik, dengan rincian sebanyak 26 rotasi dan 5 orang promosi.
“Jumlah total seluruhnya yang dilantik sebanyak 294 orang,” kata Roni –sapaan akrabnya.
Roni menjelaskan, saat ini masih ada 116 kepala sekolah yang belum dilantik karena masih menunggu pertimbangan teknis dari BKN. Ketika pertimbangan teknis turun, mereka juga akan langsung dilantik.
“Begitu pertek turun, akan segera kami lantik juga,” tegasnya.
Dengan terisinya posisi kepala sekolah sebagai manajer pendidikan di satuan sekolah, Roni berharap, pengelolaan sekolah dapat berjalan lebih optimal dan berdampak langsung pada peningkatan mutu pendidikan.
“Harapannya jelas, ketika manajemen sekolah terisi, kualitas pengelolaan meningkat dan mutu pendidikan ikut terdongkrak,” tandasnya.
Hal senada disampaikan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Cirebon, Ade Nugroho. Ade menyebut pelantikan tersebut merupakan jawaban atas kekosongan jabatan kepala sekolah yang selama ini menghambat kinerja sektor pendidikan.
“Pelantikan dilakukan setelah pertek dari BKN keluar. Jumlahnya 294 orang,” ujar Ade.
Ade berharap, target kinerja satuan pendidikan dapat tercapai lebih maksimal, terutama di sekolah-sekolah yang sebelumnya mengalami kekosongan pimpinan.
“Mudah-mudahan kinerja sekolah semakin optimal dan pelayanan pendidikan kepada masyarakat semakin baik,” harapnya.***
Simak update berita dan artikel lainnya dari kami di Google News Suara Cirebon dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik link Suara Cirebon Update, kemudian join.