Kamis, Februari 5, 2026
No Result
View All Result
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik
  • Pilihan Redaksi
  • Jawa Barat
  • Nasional
  • Ngikik
  • Opini
  • Politik
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
Home Cirebon

Limbah SPPG Megu Gede Cirebon Diduga Cemari Irigasi

by Vicky Sugiarto
Kamis, 5 Februari 2026
in Cirebon
Reading Time: 3 mins read
A A
Limbah SPPG Megu Gede Cirebon Diduga Cemari Irigasi

Kondisi saluran irigasi pertanian Blok Sungapan Desa Megu berminyak dan berubah warga diduga tercemar limbah SPPG, Rabu, 4 Februari 2026.* (Foto: Vicky/Suara Cirebon)

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsAppShare on Telegram

SUARA CIREBON – Limbah dari aktivitas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Megu Gede, Kecamatan Weru, Kabupaten Cirebon, diduga mencemari saluran irigasi areal persawahan di Blok Sungapan, desa setempat.

Para petani di Blok Sungapan, Desa Megu Gede, mengeluhkan kualitas air pada saluran irigasi yang diduga tercemar limbah dari SPPG yang berlokasi tidak jauh dari lahan sawah mereka.

‎Salah seorang petani, Abdul Azis, mengatakan, pencemaran mulai dirasakan sejak SPPG berdiri di lokasi yang berdekatan langsung dengan area persawahan.

“Sejak ada SPPG kondisi air irigasi berubah signifikan. Airnya jadi keruh berminyak, bau, warnanya berubah dan ada buih sisa makanan. Selain mencemari saluran irigasi, juga menyebabkan bau tak sedap yang tercium di sekitar sawah,” ujar Azis, Rabu, 4 Februari 2026.

Menurut Azis, pencemaran limbah SPPG itu akan sangat dirasakan saat aliran irigasi melambat karena tidak ada hujan.

‎“Kalau tidak hujan baunya sangat menyengat dan mengganggu. Kalau hujan, baunya tidak terlalu terasa karena air langsung mengalir,” ucapnya.

Meski hasil pertanian selama ini tidak terdampak oleh adanya pencemaran, namun para petani tidak nyaman bekerja karena munculnya bau menyengat dari saluran irigasi.

“Kalau hasil panen sih memang tidak berpengaruh, tetapi timbulnya bau sangat mengganggu aktivitas petani. Kalau keinginan petani sih adanya perbaikan sehingga limbah tersebut tidak menimbulkan bau,” tandasnya.

‎Terpisah, Kepala SPPG Megu Gede, Faiz Saefullah, membantah limbah dari aktivitas dapur SPPG yang dipimpinnya mencemari saluran irigasi.

“Adanya pencemaran limbah dari aktivitas dapur SPPG itu tidak benar, karena sebelum beroperasi, SPPG telah mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) dari Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon. Penilaiannya meliputi instalasi pembuangan air limbah (IPAL), bangunan, serta alur dapur, sertifikatnya juga sudah kami terima,” ujar Faiz.

Faiz menjelaskan, ‎SPPG Megu Gede menerapkan sistem one-way flow atau alur satu arah dalam proses dapur, mulai dari penerimaan bahan baku, penyimpanan, persiapan, pengolahan, pengemasan hingga distribusi, guna mencegah kontaminasi silang.

‎Terkait dugaan limbah yang mencemari saluran irigasi, Faiz menduga sumbernya bukan berasal dari operasional SPPG, kemungkinan limbah itu berasal dari rumah-rumah di sekitar SPPG, termasuk rumah yang sebelumnya digunakan sebagai dapur MBG.

“‎Sistem IPAL yang digunakan bersifat alir dan dioperasikan secara rutin, sisa pembuangan air, selain itu juga dialirkan ke sistem rumah tangga sesuai prosedur yang berlaku,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Cirebon, Dede Sudiono, memastikan, akan turun langsung ke lapangan untuk menindaklanjuti keluhan para petani  Desa Megu Gede terkait dugaan adanya pencemaran limbah SPPG tersebut.

‎“Saya akan mengecek langsung ke lokasi terkait dugaan limbah yang mencemari lingkungan, keluhan datang dari petani yang mengaku kondisi air irigasi memburuk sejak berdirinya SPPG yang berlokasi tepat di samping area persawahan. Limbah sisa pembuatan makanan diduga mengalir ke saluran irigasi dan mencemari air yang digunakan untuk mengairi sawah,” ujar Dede, Rabu, 4 Februari 2026.

Menurut Dede, kondis saluran air yang tercemar, memunculkan kekhawatiran akan dampak jangka panjang terhadap hasil pertanian dan ekosistem sekitar.

“‎Maka dari itu kami DLH Kabupaten Cirebon akan melakukan penelusuran sumber limbah serta memastikan ada tidaknya pelanggaran lingkungan,” pungkasnya.***

Simak update berita dan artikel lainnya dari kami di Google News Suara Cirebon dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik link Suara Cirebon Update, kemudian join.

Tags: CirebonDesa Megu GedeLimbahLimbah di CirebonLimbah SPPG Megu GedeSPG Megu GedeSPPGSPPG di CirebonSPPG di Kabupaten Cirebon

Vicky Sugiarto

Berita Terkait

Cirebon

RSUD Waled Cirebon Tegaskan Obat ARV Gratis

by Baim
Kamis, 5 Februari 2026
Cirebon

Produksi Sampah Kabupaten Cirebon Capai 1.200 Ton per Hari

by Islahuddin
Kamis, 5 Februari 2026
Cirebon

Komisi II DPRD Kabupaten Cirebon Tinjau Instalasi Pipa PDAM Indramayu di Cikalahang, Minta Bangunan Halangi Pasokan Air Dibongkar

by Vicky Sugiarto
Kamis, 5 Februari 2026
Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest

6 Cara Mengatasi Komputer No Signal, Gampang Banget

Selasa, 17 Januari 2023

Tembuluk Biji Kelapa Muda Ternyata Bisa Turunkan Kadar Gula, Obat Kencing Manis atau Diabetes

Jumat, 5 Mei 2023

Miraclein, Februari 2023 Penuh Keajaiban, Terjadi Setiap 823 Tahun, Beruntung Kita Mengalaminya

Selasa, 24 Januari 2023

Tempat Beli Durian di Majalengka, Panduan Lengkap, Lokasi, Harga, dan Varietas Unggulan

Sabtu, 28 Desember 2024

Forum OSIS Jabar Gelar FOJB X Reduction

Banjir di Cirebon, Pebedilan, Pangenan, dan Gebang Tergenang, 1.300 Warga Desa Melakasari Mengungsi

LINK TAYANGAN ULANG Preman Pensiun 7 Episode 43, Agus dan Yayat Intai Penghianat, HP Ajun Dijambret Oo

Dijerat Dugaan Kasus Pajak, Jubir Paslon AMIN Ditangkap Kejaksaan

RSUD Waled Cirebon Tegaskan Obat ARV Gratis

Kamis, 5 Februari 2026

Produksi Sampah Kabupaten Cirebon Capai 1.200 Ton per Hari

Kamis, 5 Februari 2026

Limbah SPPG Megu Gede Cirebon Diduga Cemari Irigasi

Kamis, 5 Februari 2026

Komisi II DPRD Kabupaten Cirebon Tinjau Instalasi Pipa PDAM Indramayu di Cikalahang, Minta Bangunan Halangi Pasokan Air Dibongkar

Kamis, 5 Februari 2026
Currently Playing

USAHA JUALAN ANEKA BUBUR, OZET PER HARI TEMBUS RP.3 JUTA

USAHA JUALAN ANEKA BUBUR, OZET PER HARI TEMBUS RP.3 JUTA

00:03:19

MENGINTIP PRODUKSI BOTOK ROTI, LARIS MANIS SAAT RAMADAN, OMZET HITUNG SENDIRI...!!

00:09:53

TUKAR SAMPAH JADI EMAS DI BANK SAMPAH DEWI SRI CIREBON

00:12:45

PELUANG USAHA, BUKA TOKO BAKO TINGWEK, MODAL AWAL 700 RIBU, BISA BELI RUMAH 700 JUTA DAN UMROH

00:14:51

Tanam Mangrove untuk Cegah Abrasi, Penghasilan Meningkat hingga Rp.1 Milar dan Jadi Desa Wisata

00:08:44

HASILKAN PUNDI-PUNDI RUPIAH, NIAT AWAL LESTARIKAN BUDAYA CIREBON

00:07:00

AWALNYA COBA-COBA, KINI SUKSES TANAM SORGUM 2 HEKTAR DI LAHAN KURANG PRODUKTIF

00:08:51

Ikuti kami

Kategori

  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik

Jaringan

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tems of Service
  • Privacy Policy
  • Info Iklan
  • Kontak

© 2024 Suara Cirebon - Berita Cirebon terkini hari ini.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik

© 2024 Suara Cirebon - Berita Cirebon terkini hari ini.

Exit mobile version