SUARA CIREBON – Pemberian vaksin untuk para jemaah calon haji (calhaj) Kabupaten Cirebon keberangkatan tahun 2026, sudah dimulai. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cirebon menerjunkan sejumlah tim untuk memastikan vaksinasi berjalan sesuai jadwal yang telah ditentukan.
Kepala Dinkes Kabupaten Cirebon, Hj Eni Suhaeni melalui Kepala Bidang P2P, Nurpatmawati mengatakan, vaksinasi untuk jemaah calon haji dilakukan mulai tanggal 9-16 Februari 2026.
Nurpatmawati menjelaskan, ada enam titik yang menjadi lokasi vaksinasi jemaah calon haji 2026 yang tersebar di wilayah timur, tengah dan barat Kabupaten Cirebon. Enam titik lokasi itu yakni di Puskesmas Dukupuntang, Astanajapura, Ciledug, Plumbon, Tegalgubung dan Puskesmas Kaliwedi.
“Dalam penetapan lokasi vaksinasi ini, kita melibatkan kelompok bimbingan ibadah haji (KBIH),” kata Nurpatmawati, saat ditemui di kantornya, Senin, 9 Februari 2026.
Menurut Nurpatmawati, vaksinasi bagi jemaah calon haji ini dilakukan dalam dua tahap untuk empat jenis vaksin. Untuk pemberian tahap pertama, calon haji diberkkan vaksin Meningitis Meningokokus (ACWY), dan Influenza.
“Untuk tahap keduanya adalah vaksin Polio dan Covid-19, dan akan dilakukan dua minggu setelah hari Raya Idulfitri,” kata Nurpatmawati.
Pemberian vaksin tahun ini lebih banyak dari tahun sebelumnya yang hanya tiga jenis vaksin, yakni Meningitis Meningokokus, Influenza dan Polio.
“Tahun ini ada tambahan satu vaksin yaitu Covid-19,” paparnya.
Banyaknya titik lokasi vaksinasi lantaran jumlah calon haji dari Kabupaten Cirebon pada tahun 2026 ini yang paling banyak di antara daerah lainnya di Jawa Barat. Karenanya, jumlah tim yang diterjunkan untuk vaksinasi calon haji pun jumlahnya cukup banyak.
“Semua tim diterjunkan, bahkan saat libur juga tetap melakukan vaksinasi. Karena kita mengejar target,” tegasnya.
Selain itu, Dinkes Kabupaten Cirebon juga menerjunkan tenaga medis untuk mendampingi para calon haji saat di melaksanakan rukun Islam ke lima tersebut. Saat ini, tenaga medis yang terdiri perawat dan dokter baru selesai mengikuti pelatihan tentang kesehatan ibadah haji.
“Ada 10 tenaga kesehatan yang nanti ikut mendampingi jemaah calon haji, terdiri dari lima dokter dan lima perawat,” ungkapnya.
Seperti diketahui, vaksinasi adalah salah satu syarat penting dalam pelaksanaan ibadah haji. Karenanya, para jemaah jemaah haji wajib mengikuti vaksinasi tersebut.***
Simak update berita dan artikel lainnya dari kami di Google News Suara Cirebon dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik link Suara Cirebon Update, kemudian join.