Selasa, Februari 10, 2026
No Result
View All Result
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik
  • Pilihan Redaksi
  • Jawa Barat
  • Nasional
  • Ngikik
  • Opini
  • Politik
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
Home Cirebon

Erosi Tebing Sungai Cikanci Buntet Cirebon makin Parah

by Baim
Selasa, 10 Februari 2026
in Cirebon
Reading Time: 3 mins read
A A
Erosi Tebing Sungai Cikanci Buntet Cirebon makin Parah

Kuwu Buntet, Edi Suhaedi, saat menunjukkan titik tebing Sungai Cikanci yang makin terkikis, Senin, 9 Februari 2026.* (Foto: Baim/Suara Cirebon)

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsAppShare on Telegram

SUARA CIREBON – Kondisi tebing Sungai Cikanci di Desa Buntet, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon semakin mengkhawatirkan. Proses erosi tebing yang terus berlanjut, tidak hanya mengancam akses alternatif penghubung beberapa desa di kawasan tersebut, tetapi juga kawasan permukiman penduduk di sekitar lokasi.

Kuwu Buntet, Edi Suhaedi mengatakan, jika tidak segera mendapatkan penanganan yang tepat dan menyeluruh, pengikisan tebing sungai berpotensi menimbulkan kerusakan lebih luas yang dapat membahayakan keselamatan masyarakat sekitar sungai.

“Pengikisan tebing Sungai Cikanci ini menjadi masalah yang menghantui warga Desa Buntet, sejak tahun 2018. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, kondisinya semakin memburuk akibat derasnya arus sungai yang menggerus bagian bawah tebing. Sedikit demi sedikit tanah di sekitar sungai makin tergerus dan berisiko longsor kapan saja,” kata Kuwu Edi, Senin, 9 Februari 2026.

Akibat erosi tersebut, lanjut Edi, tidak hanya struktur tanah tebing yang terancam, tetapi juga berdampak langsung pada aksesibilitas wilayah sekitar.

“Kami telah mengajukan perbaikan kepada Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) dan pihak dinas terkait juga sudah melakukan survei, tetapi hingga kini belum ada realisasi,” ujarnya.

Pihaknya telah melakukan upaya perbaikan dengan menggunakan cerucuk bambu sebanyak dua kali, dengan biaya mandiri. Namun, setiap kali musim hujan tiba dan terjadi banjir, semua usaha yang dilakukan tersebut hancur dan kembali ke kondisi semula.

“Saat ini, kondisi longsor semakin parah. Saya juga sudah mengajukan permohonan kepada pihak terkait,” jelas Edi.

Ia mengaku sangat berharap kepada dinas terkait dan Pemerintah Kabupaten Cirebon dapat memberikan perhatian serius terhadap permasalahan tersebut. Terlebih, jalur yang terancam longsor memiliki peran penting sebagai penghubung antara dua hingga tiga desa, yaitu Desa Kanci Wetan dan Desa Kanci Kulon.

Selain itu, jalan tersebut juga menjadi akses utama bagi para petani untuk mencapai lahan. Saat ini, tanaman tebu dan padi di sekitar lokasi longsor terancam tidak dapat dirawat dengan baik, bahkan banyak petani yang enggan untuk menanam di kawasan tersebut karena aksesnya sudah tidak layak dilalui.

 “Kami, masyarakat Buntet dan Pemerintah Desa, merasa kewalahan karena banyak petani yang tidak mau menanam akibat akses yang rusak,” ucap Edi.

Edi menyebut, panjang area longsoran mencapai sekitar 50 meter dengan ketinggian tebing antara 2 hingga 3 meter. Upaya sementara dengan menggunakan bambu telah dilakukan dua kali, namun tidak mampu mencegah terjadinya longsor setiap kali musim hujan tiba.

“Harapan saya, agar dinas terkait dan pemerintah daerah Kabupaten Cirebon segera merealisasikan pembangunan tanggul ini. Dengan demikian, akses bagi masyarakat dapat kembali normal dan aktivitas sehari-hari dapat dilanjutkan seperti biasa,” tandasnya.

Menanggapi hal ini, Plt Camat Astanajapura, Deni Syafrudin, menyatakan bahwa pihak kecamatan telah menyadari kondisi yang terjadi di Desa Buntet dan akan segera melakukan langkah-langkah penanganan.

“Kami telah mendapatkan laporan dari pemerintah desa terkait kondisi tebing Sungai Cikanci yang semakin parah. Saat ini kami akan melakukan koordinasi dengan beberapa instansi terkait, salah satunya BBWS Cimanuk-Cisanggarung, agar segera mengambil tindakan penanganan,” jelas Deni.

Deni menambahkan curah hujan yang tinggi saat ini menjadi faktor tambahan yang memperparah masalah erosi di lokasi tersebut.

“Saat musim penghujan seperti ini, debit air sungai meningkat secara signifikan sehingga proses penggerusan tanah menjadi lebih cepat. Kita khawatirkan jika tidak segera ditangani, kerusakan akan semakin luas dan berpotensi menyebabkan terputusnya akses jalan serta merusak pemukiman penduduk di sekitar lokasi,” ujarnya.***

Simak update berita dan artikel lainnya dari kami di Google News Suara Cirebon dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik link Suara Cirebon Update, kemudian join.

Tags: BuntetCirebonErosiErosi di CirebonKabupaten CirebonSungaiSungai di CirebonTebing Sungai Cikanci

Baim

Berita Terkait

Cirebon

Kolaborasi Pemerintah, OJK, Polisi hingga Pers, Sinergi Lintas Sektor Lawan Praktik Keuangan Ilegal

by Muhammad Surya
Selasa, 10 Februari 2026
Cirebon

Banjir di Cirebon, Sungai Wilayah Utara Harus Dinormalisasi

by Islahuddin
Selasa, 10 Februari 2026
Cirebon

Harapan Pertahankan BPR Bank Cirebon Milik Pemkot Buyar

by Muhammad Surya
Selasa, 10 Februari 2026
Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest

6 Cara Mengatasi Komputer No Signal, Gampang Banget

Selasa, 17 Januari 2023

Tembuluk Biji Kelapa Muda Ternyata Bisa Turunkan Kadar Gula, Obat Kencing Manis atau Diabetes

Jumat, 5 Mei 2023

BKPSDM Kabupaten Cirebon segera Panggil Oknum PNS Terlapor Dugaan Penipuan Rekrutmen PPPK

Jumat, 6 Februari 2026

Miraclein, Februari 2023 Penuh Keajaiban, Terjadi Setiap 823 Tahun, Beruntung Kita Mengalaminya

Selasa, 24 Januari 2023

Forum OSIS Jabar Gelar FOJB X Reduction

Banjir di Cirebon, Pebedilan, Pangenan, dan Gebang Tergenang, 1.300 Warga Desa Melakasari Mengungsi

LINK TAYANGAN ULANG Preman Pensiun 7 Episode 43, Agus dan Yayat Intai Penghianat, HP Ajun Dijambret Oo

Dijerat Dugaan Kasus Pajak, Jubir Paslon AMIN Ditangkap Kejaksaan

Kolaborasi Pemerintah, OJK, Polisi hingga Pers, Sinergi Lintas Sektor Lawan Praktik Keuangan Ilegal

Selasa, 10 Februari 2026

Erosi Tebing Sungai Cikanci Buntet Cirebon makin Parah

Selasa, 10 Februari 2026

Banjir di Cirebon, Sungai Wilayah Utara Harus Dinormalisasi

Selasa, 10 Februari 2026

Harapan Pertahankan BPR Bank Cirebon Milik Pemkot Buyar

Selasa, 10 Februari 2026
Currently Playing

USAHA JUALAN ANEKA BUBUR, OZET PER HARI TEMBUS RP.3 JUTA

USAHA JUALAN ANEKA BUBUR, OZET PER HARI TEMBUS RP.3 JUTA

00:03:19

MENGINTIP PRODUKSI BOTOK ROTI, LARIS MANIS SAAT RAMADAN, OMZET HITUNG SENDIRI...!!

00:09:53

TUKAR SAMPAH JADI EMAS DI BANK SAMPAH DEWI SRI CIREBON

00:12:45

PELUANG USAHA, BUKA TOKO BAKO TINGWEK, MODAL AWAL 700 RIBU, BISA BELI RUMAH 700 JUTA DAN UMROH

00:14:51

Tanam Mangrove untuk Cegah Abrasi, Penghasilan Meningkat hingga Rp.1 Milar dan Jadi Desa Wisata

00:08:44

HASILKAN PUNDI-PUNDI RUPIAH, NIAT AWAL LESTARIKAN BUDAYA CIREBON

00:07:00

AWALNYA COBA-COBA, KINI SUKSES TANAM SORGUM 2 HEKTAR DI LAHAN KURANG PRODUKTIF

00:08:51

Ikuti kami

Kategori

  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik

Jaringan

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tems of Service
  • Privacy Policy
  • Info Iklan
  • Kontak

© 2024 Suara Cirebon - Berita Cirebon terkini hari ini.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik

© 2024 Suara Cirebon - Berita Cirebon terkini hari ini.

Exit mobile version