Selasa, Februari 10, 2026
No Result
View All Result
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik
  • Pilihan Redaksi
  • Jawa Barat
  • Nasional
  • Ngikik
  • Opini
  • Politik
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
Home Cirebon

Banjir di Cirebon, Sungai Wilayah Utara Harus Dinormalisasi

by Islahuddin
Selasa, 10 Februari 2026
in Cirebon
Reading Time: 3 mins read
A A
Banjir di Cirebon, Sungai Wilayah Utara Harus Dinormalisasi

Banjir yang melanda perumahan Villa Intan, Desa Klayan, Kecamatan Gunungjati, Jumat-Sabtu, 6-7 Februari 2026 lalu.* (Foto: Istimewa)

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsAppShare on Telegram

SUARA CIREBON – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cirebon mencatat, banjir yang merendam empat desa di dua kecamatan wilayah utara Kabupaten Cirebon, pada Jumat, 6 Februari 2026 sore hingga Sabtu, 7 Februari 2026 malam lalu, dipicu hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah hilir dan hulu secara bersamaan.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Cirebon, Hadi Eko mengatakan, akibat kondisi tersebut, Sungai Kedung Pane dan Sungai Pekik tak lagi mampu menampung debit air yang meningkat tajam hingga akhirnya meluap.

“Kami mencatat empat desa di dua kecamatan terendam air setelah sungai-sungai utama di wilayah tersebut meluap. Luapan air tersebut kemudian memasuki pemukiman warga,” kata Hadi Eko, Senin, 9 Februari 2026.

Ketinggian banjir dilaporkan bervariasi, namun di beberapa titik mencapai kondisi yang mengkhawatirkan. Hadi menjelaskan, wilayah terdampak banjir terjadi di Kecamatan Kedawung dan Kecamatan Gunungjati. Ketinggian banjir mencapai 20 cm hingga 150 cm (1,5 meter) dan berdampak pada 770 kepala keluarga (KK) atau sekitar 920 jiwa.

“Untuk fasilitas umum yang terendam ada 11 unit bangunan, termasuk sekolah, kantor pemerintah, tempat ibadah, dan tempat usaha,” ujar Hadi.

Menurutnya, sedimentasi sungai yang tinggi dan sistem drainase yang kurang optimal membuat air sulit mengalir. Sehingga genangan meluas dengan cepat di kawasan padat penduduk.

Sejak air mulai naik, tim gabungan yang terdiri dari BPBD, TNI-Polri, pihak kecamatan, hingga relawan komunitas siaga bencana telah diterjunkan ke lokasi. Fokus utama petugas adalah melakukan penyisiran dan evakuasi terhadap warga, terutama lansia dan anak-anak.

Hadi menambahkan, berdasarkan hasil asesmen terbaru di lapangan, kondisi banjir sudah surut. Meski demikian, petugas tetap siaga melakukan antisipasi mengingat hujan susulan diprediksi masih akan terjadi.

Sebagai rekomendasi jangka panjang, BPBD menyoroti kejadian tersebut merupakan alarm bagi para pemangku kebijakan. Ia menyebut, sedimentasi dan berkurangnya daerah resapan air menjadi “pekerjaan rumah” yang harus segera diselesaikan.

BPBD pun merekomendasikan tiga langkah strategis, diantaranya review tata ruang yang berbasis pengurangan risiko bencana, rehabilitasi lahan secara masif untuk meningkatkan daya serap air serta normalisasi sungai secara menyeluruh dari wilayah hulu hingga hilir.

Sementara itu, Kepala BPBD Kabupaten Cirebon, Ikin Asikin, mengingatkan, potensi bencana hidrometeorologi masih perlu diwaspadai. Hujan deras, angin kencang, banjir, tanah longsor, hingga gelombang tinggi masih mengintai sejumlah wilayah.

“Sehubungan dengan potensi terjadinya cuaca hidrometeorologi berupa hujan lebat, angin kencang, banjir, tanah longsor, dan gelombang tinggi di beberapa wilayah, kami mengimbau seluruh masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan,” ujar Ikin Asikin, Senin, 9 Februari 2026.

Ia mengingatkan masyarakat agar aktif memantau informasi cuaca terkini dari sumber resmi, seperti BMKG dan instansi terkait. Warga juga diminta menghindari aktivitas di wilayah rawan bencana, mulai dari bantaran sungai, lereng perbukitan, hingga kawasan pesisir saat cuaca ekstrem melanda.

Selain itu, BPBD mendorong masyarakat untuk menjaga kebersihan saluran air guna menekan risiko banjir. Langkah antisipasi lainnya, warga diminta mengamankan barang-barang berharga yang berpotensi rusak akibat angin kencang maupun genangan air.

Dalam kondisi darurat, masyarakat dapat segera melapor ke BPBD Kabupaten Cirebon melalui layanan call center 112 atau pesan singkat WhatsApp di nomor 087787299991.

“Kerja sama dan kewaspadaan seluruh masyarakat sangat diperlukan guna meminimalkan risiko serta dampak yang ditimbulkan oleh cuaca ekstrem. Keselamatan adalah prioritas utama,” kata Ikin.***

Simak update berita dan artikel lainnya dari kami di Google News Suara Cirebon dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik link Suara Cirebon Update, kemudian join.

Tags: BanjirBanjir di CirebonBPBD Kabupaten CirebonCirebonKabupaten CirebonNormalisasi di CirebonNormalisasi SungaiNormalisasi Sungai di CirebonSungaiSungai di Cirebon

Islahuddin

Berita Terkait

Cirebon

Erosi Tebing Sungai Cikanci Buntet Cirebon makin Parah

by Baim
Selasa, 10 Februari 2026
Cirebon

Harapan Pertahankan BPR Bank Cirebon Milik Pemkot Buyar

by Muhammad Surya
Selasa, 10 Februari 2026
Berita Utama

Izin Usaha BPR Bank Cirebon Dicabut, OJK Larang Direksi dan Komisaris Lakukan Tindakan Terkait Aset

by Muhammad Surya
Selasa, 10 Februari 2026
Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest

6 Cara Mengatasi Komputer No Signal, Gampang Banget

Selasa, 17 Januari 2023

Tembuluk Biji Kelapa Muda Ternyata Bisa Turunkan Kadar Gula, Obat Kencing Manis atau Diabetes

Jumat, 5 Mei 2023

BKPSDM Kabupaten Cirebon segera Panggil Oknum PNS Terlapor Dugaan Penipuan Rekrutmen PPPK

Jumat, 6 Februari 2026

Miraclein, Februari 2023 Penuh Keajaiban, Terjadi Setiap 823 Tahun, Beruntung Kita Mengalaminya

Selasa, 24 Januari 2023

Forum OSIS Jabar Gelar FOJB X Reduction

Banjir di Cirebon, Pebedilan, Pangenan, dan Gebang Tergenang, 1.300 Warga Desa Melakasari Mengungsi

LINK TAYANGAN ULANG Preman Pensiun 7 Episode 43, Agus dan Yayat Intai Penghianat, HP Ajun Dijambret Oo

Dijerat Dugaan Kasus Pajak, Jubir Paslon AMIN Ditangkap Kejaksaan

Erosi Tebing Sungai Cikanci Buntet Cirebon makin Parah

Selasa, 10 Februari 2026

Banjir di Cirebon, Sungai Wilayah Utara Harus Dinormalisasi

Selasa, 10 Februari 2026

Harapan Pertahankan BPR Bank Cirebon Milik Pemkot Buyar

Selasa, 10 Februari 2026

Izin Usaha BPR Bank Cirebon Dicabut, OJK Larang Direksi dan Komisaris Lakukan Tindakan Terkait Aset

Selasa, 10 Februari 2026
Currently Playing

USAHA JUALAN ANEKA BUBUR, OZET PER HARI TEMBUS RP.3 JUTA

USAHA JUALAN ANEKA BUBUR, OZET PER HARI TEMBUS RP.3 JUTA

00:03:19

MENGINTIP PRODUKSI BOTOK ROTI, LARIS MANIS SAAT RAMADAN, OMZET HITUNG SENDIRI...!!

00:09:53

TUKAR SAMPAH JADI EMAS DI BANK SAMPAH DEWI SRI CIREBON

00:12:45

PELUANG USAHA, BUKA TOKO BAKO TINGWEK, MODAL AWAL 700 RIBU, BISA BELI RUMAH 700 JUTA DAN UMROH

00:14:51

Tanam Mangrove untuk Cegah Abrasi, Penghasilan Meningkat hingga Rp.1 Milar dan Jadi Desa Wisata

00:08:44

HASILKAN PUNDI-PUNDI RUPIAH, NIAT AWAL LESTARIKAN BUDAYA CIREBON

00:07:00

AWALNYA COBA-COBA, KINI SUKSES TANAM SORGUM 2 HEKTAR DI LAHAN KURANG PRODUKTIF

00:08:51

Ikuti kami

Kategori

  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik

Jaringan

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tems of Service
  • Privacy Policy
  • Info Iklan
  • Kontak

© 2024 Suara Cirebon - Berita Cirebon terkini hari ini.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik

© 2024 Suara Cirebon - Berita Cirebon terkini hari ini.

Exit mobile version