SUARA CIREBON – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, Raden Hasan Basori menekankan saluran irigasi menjadi perhatian utama dalam agenda pembangunan tahun 2027 di Kecamatan Susukan Lebak.
Hal itu disampaikan Hasan ketika melakukan verifikasi lapangan (verlap) Pra-Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) di Susukan Lebak, belum lama ini.
Verifikasi lapangan itu dilakukan Hasan Basori bersama anggota DPRD lainnya, di antaranya Cakra Suseno dan Memet Fathan Surahmat.
Peninjauan sejumlah lokasi usulan pembangunan itu, untuk memastikan lokasi tersebut memang layak dibangun dan sesuai kebutuhan masyarakat. Beberapa yang ditinjau adalah insfrastruktur jalan hingga saluran. Hasan, menegaskan bahwa pembangunan jalan tidak dapat dipisahkan dari sistem irigasi atau drainase yang memadai.
“Sebagus apa pun jalan jika tidak ditunjang dengan saluran irigasi yang terintegrasi, jalan tetap akan rusak juga. Maka perencanaan pembangunan harus menyeluruh agar anggaran yang digunakan benar-benar efektif dan berkelanjutan,” ujarnya.
Hasan menuturkan, awalnya pemerintah kecamatan mengusulkan perbaikan jalan rusak. Tapi setelah dilakukan peninjauan, ditemukan tidak adanya saluran irigasi pendukung, sehingga air hujan meluap ke badan jalan dan menyebabkan aspal cepat rusak. Padahal, jalan tersebut baru dibangun sekitar satu tahun lalu.
Hal ini diperkuat oleh keluhan masyarakat yang mengatakan ketiadaan saluran pembuangan membuat limbah air rumah tangga terpaksa dialirkan ke jalan.
“Kalau hujan atau buang air bekas cucian, kami bingung mau dialirkan ke mana. Karena tidak ada selokan, akhirnya air mengalir ke jalan. Lama-lama jalannya cepat hancur,” kata Sofyan, warga sekitar jalan.
Selain persoalan insfrastruktur, menurut Hasan, DPRD juga menyoroti kondisi sejumlah rumah warga yang tidak layak huni dan membutuhkan perhatian melalui program perbaikan rumah.
DPRD bersama pemerintah daerah mendorong agar pemerintah kecamatan dan desa berupaya memastikan pembangunan yang dilakukan tidak lagi bersifat tambal sulam, melainkan berbasis akar masalah.
“Dengan sistem infrastruktur yang saling terhubung dan perencanaan yang matang, diharapkan setiap rupiah anggaran benar-benar menghadirkan dampak nyata, sehingga jalan lebih awet, lingkungan lebih tertata, dan kualitas hidup masyarakat sekitar lokasi pembangunan semakin baik.” pungkasnya.***
Simak update berita dan artikel lainnya dari kami di Google News Suara Cirebon dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik link Suara Cirebon Update, kemudian join.