SUARA CIREBON – Video pembongkaran bangunan Taman Kanak-kanak (TK) di Desa Guwa Kidul, Kecamatan Kaliwedi, Kabupaten Cirebon, viral di media sosial TikTok.
Dalam video tersebut, terlihat bangunan sekolah yang telah berdiri sejak 2007 itu dibongkar dan disebut akan dialihkan untuk pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).
Informasi yang berhasil dihimpun menyebut, bangunan TK tersebut sebelumnya digunakan untuk kegiatan belajar mengajar 35 orang murid TK.
Sekolah yang berada di Jalan Pangeran Angga Baya, Desa Guwa Kidul, di atas tanah aset milik pemerintah desa.
Kuwu Guwa Kidul, Supandi, membenarkan adanya pembongkaran bangunan TK tersebut.
Menurutnya, pembongkaran dilakukan setelah melalui proses komunikasi dan kesepakatan dengan pihak pihak yayasan pengelola TK.
“Pembongkaran itu dilakukan pada bulan Desember 2025, sebelum pembongkaran sudah ada kesepakatan (dengan pihak Yayasan, red),” ujar Kuwu Supandi, Senin, 2 Maret 2026.
Ia memastikan, pemerintah desa sudah melakukan komunikasi dengan pihak Yayasan Darul Farokh selaku pengelola sekolah TK, sebelum dilakukan pembongkaran untuk dialihkan menjadi KDMP.
Lokasi tersebut dipilih menjadi bangunan Koperasi Desa Merah Putih karena tempatnya strategis di pinggir jalan.
”Kurang lebih sudah tiga bulan sebelumnya dilakkukan audensi dari tingkat desa hingga kecamatan, selain sekolah itu masih ada beberapa sekolah TK lainnya yang ada di Desa Guea Kidul,” ucapnya.
Supandi menjelaskan, lahan yang akan dibangun KDMP memiliki luas 900 meter2. Menurut Supandi KDMP di desanya akan berfokus pada gerai pupuk untuk petani, karena masyarakat Desa Guwa Kidul mayoritas petani.
“Desa hanya menyediakan tanah, untuk pembangunan oleh PT. Argo Industri Nasional (Agrinas), pembangunan dilaksanakan mulai bulan Januari 2026,” katanya.
Pembangunan KDMP diharapkan mampu memperkuat akses petani terhadap sarana produksi pertanian sekaligus mendorong perputaran ekonomi di tingkat desa.
Diberitakan sebelumnya, Pembongkaran “paksa” bangunan Taman Kanak-kanak (TK) di Desa Guwa Kidul, Kecamatan Kaliwedi, Kabupaten Cirebon, untuk dialihfungsikan menjadi gedung Koperasi Desa Merah Putih (KDPM), viral di media sosial dan memicu sorotan publik.
Dalam video berdurasi 1 menit 33 detik yang tersebar di media sosial, terdengar suara seseorang menyebut pembongkaran dilakukan secara paksa oleh pemerintah desa setempat.
Narasi dalam video itu juga mempertanyakan kebijakan yang dinilai mengorbankan lembaga pendidikan anak usia dini demi pembangunan kantor koperasi.
Perekam video meminta perhatian dan keadilan atas pembongkaran gedung TK tersebut kepada Presiden RI, Prabowo Subianto dan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
“Pak Prabowo, apakah harus mengorbankan TK yang sudah lama berdiri dari tahun 2007? Mohon disikapi, Kang Dedi,” ucapnya.***
Simak update berita dan artikel lainnya dari kami di Google News Suara Cirebon dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik link Suara Cirebon Update, kemudian join.