Senin, Maret 2, 2026
No Result
View All Result
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik
  • Pilihan Redaksi
  • Jawa Barat
  • Nasional
  • Ngikik
  • Opini
  • Politik
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
Home Cirebon

Vina Cirebon, “Pengantin Pesanan” Nikahi Suami Autis di China

by Vicky Sugiarto
Senin, 2 Maret 2026
in Cirebon
Reading Time: 3 mins read
A A
Vina Cirebon, “Pengantin Pesanan” Nikahi Suami Autis di China

Kuasa hukum keluarga Vina, Asep Maulana Hasanuddin (kanan) bersama paman Vina, menunjukkan bukti dan laporan ke Mabes Polri, Kemenlu, saat konferensi pers, Jumat, 27 Februari 2026.* (Foto: Vicky/Suara Cirebon)

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsAppShare on Telegram

SUARA CIREBON – Kisah pilu Vina, warga Desa Gombang, Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cirebon, yang diduga menjadi korban tindak praktik perdagangan orang (TPPO) dengan modus “pengantin pesanan” negara China, mulai terkuak. Kasus ini diduga melibatkan jaringan perdagangan orang lintas negara.

Pengantin pesanan China adalah praktik di mana perempuan (seringkali dari negara lain seperti Indonesia) dijanjikan “sesuatu” untuk menikah dengan pria Tiongkok melalui perantara atau agen ilegal.

Kasus Vina sempat mencuri perhatian warganet, usai video permintaan tolong kepada Gubernur Jawa Barat, Dedy Mulyadi agar dapat dipulangkan ke Indonesia, viral di media sosial Facebook.

Kuasa hukum pihak keluarga Vina, Asep Maulana Hasanuddin menuturkan, kisah “pengantin pesanan” berawal saat Vina bekerja di sebuah restoran di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) Jakarta Utara.

“Saat itu Vina berkenalan dengan seorang warga negara asing (WNA) asal China, yang kemudian mengarah pada rencana pernikahan,” kata Asep Maulana Hasanuddin, saat konferensi pers, Jumat, 27 Februari 2026.

‎Menurut Asep, atasan Vina di restoran PIK sempat memberi peringatan agar tidak mudah percaya atau terlalu dekat dengan warga negara asing yang baru dikenal.

“Namun peringatan itu, sepertinya tidak sepenuhnya dipahami, hingga suatu hari, Vina diperkenalkan kepada pria asal China bernama Zhang Haibo melalui relasi rekan kerja atasannya,” ujarnya.

Pertemuan pertama dilakukan di sebuah pusat perbelanjaan di Jakarta, dan tanpa disadari, momen itu menjadi pintu masuk ke jaringan agen perjodohan yang diduga terorganisir rapi. ‎Sejumlah nama seperti Liu, Nisa, Herman, Susi, dan Amey disebut terlibat dalam proses tersebut.

Mereka diduga berperan sebagai perantara yang mengatur perkenalan hingga proses keberangkatan ke luar negeri.‎

“Para agen jodoh itu diduga memanipulasi identitas dan status calon suami Vina bernama Wang Jun. Untuk meyakinkan keluarga korban dan perangkat Desa Gombang, mereka bahkan menunjukkan dokumen yang menyatakan calon mempelai pria telah menjadi mualaf,” ujar Asep.

‎Tak hanya itu, lanjut Asep, Vina juga diiming-imingi mahar sebesar Rp100 juta serta janji pemberian uang bulanan untuk keluarga di Indonesia.

‎Asep melanjutkan, pada 7 Agustus 2025, Vina diberangkatkan ke China. Namun setibanya di sana, kenyataan yang dihadapi jauh berbeda dari janji manis yang sebelumnya disampaikan.

“‎Vina baru mengetahui bahwa pria yang menikahinya memiliki kondisi berkebutuhan khusus (maaf autism),” ujarnya.

Karena merasa dibohongi, Vina berkali-kali meminta dipulangkan ke Indonesia, dan bersedia mengembalikan mahar yang telah diterima. ‎Namun, permintaan itu ditolak mentah-mentah oleh ayah mertuanya, Wang Yujun. Sang mertua bahkan meminta uang ganti rugi sebesar Rp500 juta jika Vina ingin kembali ke Tanah Air.

“Sejak itu Vina mengalami pembatasan kebebasan, bahkan selalu diawasi oleh orang tua suaminya, sudah seperti burung dalam sangkar, dilarang keluar dan hanya boleh di dalam rumah saja,” katanya.

‎Vina mengaku kerap mengalami kekerasan fisik dan pemaksaan hubungan suami istri.

“Jadi kalau tidak dilayani, Vina mendapat perlakuan kekerasan fisik, bahkan mertua perempuannya ikut campur,” tutur Asep.

Sementara itu, imbuh Asep, Lembaga Bantuan Hukum Garuda Sakti, telah berupaya mengadukan kasus tersebut ke Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI), serta Markas Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia (Mabes Polri).

Namun, menurut Asep, terdapat kendala karena pernikahan Vina dengan pria asal China tersebut sudah terbit secara hukum di negara setempat.

“Kendalanya karena buku nikah sudah terlanjur terbit sehingga dianggap sah secara hukum di sana. Tapi kami yakin pemerintah dapat membantu Vina agar dapat kembali pulang,” kata Asep.

‎Pihak keluarga berharap Vina bisa segera dipulangkan dan kembali hidup layak di Indonesia.

“Atas nama keluarga Vina mohon kepada Bapak Dedi Mulyadi untuk bisa membantu saudari Vina agar kembali ke Indonesia,” pungkasnya.***

Simak update berita dan artikel lainnya dari kami di Google News Suara Cirebon dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik link Suara Cirebon Update, kemudian join.

‎

Tags: AutisCirebonMenikahPengantin PesananVinaVina Cirebon

Vicky Sugiarto

Berita Terkait

Cirebon

DPRD Kota Cirebon Matangkan Renja 2027

by Muhammad Surya
Senin, 2 Maret 2026
Cirebon

Pengedar Sabu di Losari Cirebon Dibekuk Polisi

by Vicky Sugiarto
Senin, 2 Maret 2026
Cirebon

Pengantin Pesanan, Pemprov Jabar Pastikan Bantu Kepulangan Vina Cirebon

by Vicky Sugiarto
Senin, 2 Maret 2026
Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest

6 Cara Mengatasi Komputer No Signal, Gampang Banget

Selasa, 17 Januari 2023

Tembuluk Biji Kelapa Muda Ternyata Bisa Turunkan Kadar Gula, Obat Kencing Manis atau Diabetes

Jumat, 5 Mei 2023

BKPSDM Kabupaten Cirebon segera Panggil Oknum PNS Terlapor Dugaan Penipuan Rekrutmen PPPK

Jumat, 6 Februari 2026

Miraclein, Februari 2023 Penuh Keajaiban, Terjadi Setiap 823 Tahun, Beruntung Kita Mengalaminya

Selasa, 24 Januari 2023

Forum OSIS Jabar Gelar FOJB X Reduction

Banjir di Cirebon, Pebedilan, Pangenan, dan Gebang Tergenang, 1.300 Warga Desa Melakasari Mengungsi

LINK TAYANGAN ULANG Preman Pensiun 7 Episode 43, Agus dan Yayat Intai Penghianat, HP Ajun Dijambret Oo

Dijerat Dugaan Kasus Pajak, Jubir Paslon AMIN Ditangkap Kejaksaan

Vina Cirebon, “Pengantin Pesanan” Nikahi Suami Autis di China

Senin, 2 Maret 2026

DPRD Kota Cirebon Matangkan Renja 2027

Senin, 2 Maret 2026

Pengedar Sabu di Losari Cirebon Dibekuk Polisi

Senin, 2 Maret 2026

Pengantin Pesanan, Pemprov Jabar Pastikan Bantu Kepulangan Vina Cirebon

Senin, 2 Maret 2026
Currently Playing

USAHA JUALAN ANEKA BUBUR, OZET PER HARI TEMBUS RP.3 JUTA

USAHA JUALAN ANEKA BUBUR, OZET PER HARI TEMBUS RP.3 JUTA

00:03:19

MENGINTIP PRODUKSI BOTOK ROTI, LARIS MANIS SAAT RAMADAN, OMZET HITUNG SENDIRI...!!

00:09:53

TUKAR SAMPAH JADI EMAS DI BANK SAMPAH DEWI SRI CIREBON

00:12:45

PELUANG USAHA, BUKA TOKO BAKO TINGWEK, MODAL AWAL 700 RIBU, BISA BELI RUMAH 700 JUTA DAN UMROH

00:14:51

Tanam Mangrove untuk Cegah Abrasi, Penghasilan Meningkat hingga Rp.1 Milar dan Jadi Desa Wisata

00:08:44

HASILKAN PUNDI-PUNDI RUPIAH, NIAT AWAL LESTARIKAN BUDAYA CIREBON

00:07:00

AWALNYA COBA-COBA, KINI SUKSES TANAM SORGUM 2 HEKTAR DI LAHAN KURANG PRODUKTIF

00:08:51

Ikuti kami

Kategori

  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik

Jaringan

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tems of Service
  • Privacy Policy
  • Info Iklan
  • Kontak

© 2024 Suara Cirebon - Berita Cirebon terkini hari ini.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik

© 2024 Suara Cirebon - Berita Cirebon terkini hari ini.

Exit mobile version