SUARA CIREBON – Bupati Cirebon, H Imron kembali melantik 115 pejabat di Lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon di Pendopo Bupati, Jalan Kartini, Kota Cirebon, Selasa, 17 Maret 2026.
Pelantikan dan pengambilan sumpah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, Pengawas dan Fungsional ini dilakukan menjelang Lebaran 2026.
Imron mengatakan, pelantikan di hari terakhir kerja ini lantaran izin dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) baru keluar serta banyaknya kekosongan jabatan di lingkup Pemkab Cirebon.
“Izinnya baru keluar, jadi pelantikannya baru dilakukan bertepatan di hari terakhir kerja sebelum cuti lebaran,” kata Imron.
Imron menyebut, ada 115 pejabat dilantik mulai dari pejabat eselon II, III dan IV. Mereka terdiri dari pejabat eselon 2B sebanyak 1 orang, eselon 3A 19 orang, eselon 3B, 34 orang, eselon 4A 35 orang, eselon 4B 19 orang, dan Kepala Puskesmas sebanyak tujuh orang.
Imron berharap, para pejabat yang baru dilantik dapat bekerja secara sungguh-sungguh demi kepentingan masyarakat Kabupaten Cirebon.
“Masyarakat harus dibantu semaksimal mungkin, mudah-mudahan para pejabat yang lantik ini bisa membawa manfaat dan bisa membawa kemajuan di Kabupaten Cirebon,” ucapnya.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Cirebon, Ade Nugroho Yuliarno, menjelaskan, pelantikan ini merupakan rangkaian dari pelantikan sebelumnya, lantaran masih ada beberapa jabatan yang kosong.
Para pejabat yang dilantik ini telah diusulkan sejak bulan kemarin dan masih satu rangkaian usulan sebanyak 300 orang. Namun dari 300 usulan tersebut, baru 200 yang keluar izinnya. Sementara sisanya, baru keluar kemarin.
“Pada saat awal itu ada 200 yang keluar duluan dan sisanya baru kemarin keluar pertek dari BKN. Sehingga
pelantikan hari ini baru dapat dilaksanakan untuk pengisian jabatan yang kosong,” kata Ade Nugroho.
Hingga saat ini, kata Ade, masih ada beberapa jabatan yang mengalami kekosongan, mulai dari eselon III serta eselon IV atau jabatan pengawas.
“Jabatan yang kosong saat ini hanya di jabatan eselon 4 atau jabatan pengawas,” terangnya.
Ia menjelaskan, jabatan yang kosong tersebut yakni Camat Plumbon, Kasubag Pengadaan di Rumah Sakit Waled dan satu Kepala UPT di Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR).
“Jadi tinggal itu saja kekosongan di bulan Maret ini. Selain itu sudah terisi semuanya,” paparnya.
Sebelnya, sebanyak 236 pejabat di lingkup Pemkab Cirebon resmi dilantik oleh Bupati Cirebon, H Imron di Pendopo Bupati, Jalan Kartini, Kota Cirebon, Selasa, 24 Februari 2026. Pelantikan tersebut meliputi promosi, rotasi, serta pengukuhan jabatan di tingkat kepala dinas.
Dari perombakan birokrasi yang telah dilakukan ini, masih ada sejumlah jabatan lainnya yang menunggu proses persetujuan dari Kemendagri dan BKN untuk kemudian dilantik di periode berikutnya.
“Masih ada yang belum. Nanti kita nunggu, ada yang belum turun (izin dari pusat, red). Sekarang kalau mau pelantikan harus ada koordinasi dengan kemendagri dan BKN,” kata Imron.
Imron menegaskan, pelantikan ratusan pejabat tersebut dilakukan lantaran adanya kekosongan jabatan sekaligus sebagai penyegaran organisasi. Pasalnya, terdapat sejumlah pejabat yang sudah lebih dari dua tahun menduduki posisi yang sama.
“Karena ada yang kosong, maka kami lakukan. Di samping itu ada juga yang sudah dua tahun, harus diputar untuk penyegaran agar kinerjanya lebih baik,” tandasnya.***
Simak update berita dan artikel lainnya dari kami di Google News Suara Cirebon dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik link Suara Cirebon Update, kemudian join.