SUARA CIREBON – Penantian panjang Ily, seorang penjual es puter (dungdung) keliling asal Kelurahan Sumber, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, akhirnya berbuah manis.
Setelah lebih dari dua dekade menabung, Ily bersama sang istri, Yayah, dijadwalkan berangkat menunaikan ibadah haji pada tahun 2026 ini.
Pasangan suami istri ini berhasil melunasi biaya haji dari hasil berjualan es dungdung yang mereka sisihkan secara konsisten sejak tahun 2005. Kini keduanya tinggal menghitung hari untuk berangkat ke Tanah Suci.
Ily menuturkan, setiap hari ia dan istrinya memulai aktivitas sejak usai salat subuh dengan menyiapkan bahan-bahan pembuatan es dungdung, seperti tepung, santan, es batu dan garam, dengan peralatan sederhana di atas gerobak motor. Setelah jadi, mereka kemudian berkeliling menjajakan dagangannya dari desa ke desa.
Istilah es dungdung muncul, karena dalam menjajakan dagangannya, sang penjual kerap memukul gong kecil yang berbunyi dungdung untuk menarik pembeli khususnya dari kalangan anak-anak.
“Saya bersama istri istikamah menyisihkan penghasilan harian sekitar Rp30.000 hingga Rp60.000. Bahkan, saat mendapat pesanan untuk acara hajatan seperti pernikahan, kami bisa menyisihkan hingga Rp300.000,” tutur Ily, Rabu, 15 April 2026.
Ily mengaku mulai menabung secara serius dari tahun 2005 silam. Selama bertahun-tahun, uang hasil jerih payah berjualan es dungdung keliling terus dikumpulkan hingga akhirnya cukup untuk mendaftar haji.
“Kalau dihitung kami menabung setiap hari selama 21 tahun. Alhamdulillah, Allah mengabulkan doa dan perjuangan kami. Impian untuk menunaikan rukun Islam kelima insyaallah terwujud tahun ini,” katanya.
Berdasarkan data, Ily dan sang istri bakal tergabung dalam Kloter 40 bersama calon jemaah haji lainnya dan dijadwalkan berangkat pada 19 Mei 2026 mendatang.
“Kami sangat bersyukur akhirnya bisa berangkat haji tahun ini, semoga ibadah kami lancar, diberikan keselamatan, dan menjadi haji yang mabrur,” pungkasnya.***
Simak update berita dan artikel lainnya dari kami di Google News Suara Cirebon dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik link Suara Cirebon Update, kemudian join.