SUARA CIREBON – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Cirebon menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) ke-4, di salah satu hotel Kota Cirebon, Sabtu, 18 April 2026.
Acara yang dihadiri seluruh jajaran pengurus tersebut, menjadi momentum penting dalam menentukan arah kepemimpinan partai dalam menghadapi kontestasi politik khususnya Pemilu 2029 mendatang.
Dalam forum yang berlangsung dinamis dan sarat manuver politik tersebut, peserta pemegang hak suara memajukan nama calon Ketua DPC PKB Kota Cirebon periode mendatang.
Ketua DPC PKB Kota Cirebon, Syaifurrohman mengatakan, dalam lima tahun terakhir, PKB Kota Cirebon berhasil mencetak sejarah baru.
“Selama lima tahun ini, PKB telah membuat sejarah. Kami berhasil menghantarkan Ibu Wakil Wali Kota Siti Farida Rosmawati dalam Pilkada 2018. Selain itu, kursi legislatif kita naik dari dua kursi menjadi tiga kursi, sehingga sekarang PKB memiliki fraksi sendiri di DPRD Kota Cirebon,” ujar Syaifurrohman.
Terkait suksesi kepemimpinan partai, dari penjaringan DPP ada tiga nama yang akan dimajukan sebagai calon Ketua DPC PKB Kota Cirebon yakni, dirinya, Hj Siti Farida Rosmawati (Wakil Wali Kota Cirebon) dan Ahmad Jajuli dari unsur PMII. Namun, dalam forum Muscab muncul satu nama tambahan yang diusulkan peserta, yakni Abdul Wahid Wahdini.
“Jadi total ada empat calon, tiga dari hasil pemetaan DPP dan satu dari usulan peserta Muscab,” jelasnya.
Menurutnya, keempat calon tersebut akan mengikuti tahapan Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) di tingkat Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB Jawa Barat.
“Mereka akan mengikuti uji kelayakan dan kepatutan pada 22 April di DPW,” ujar Gus Ipul, sapan akrab Syaifurrohman.
Setelah itu, lanjut Ipul, proses akan berlanjut ke tingkat DPP PKB hingga penetapan ketua terpilih.
“Prosesnya ada dua tahap, di DPW dan kemudian di DPP. Insyaallah, penetapan dan pengukuhan ketua terpilih ditargetkan pada Juli 2026,” katanya.
Tak hanya fokus pada kaderisasi, PKB juga mulai memasang target politik yang lebih agresif. Partai ini menargetkan merebut kursi Wali Kota Cirebon dan minimal enam kursi DPRD pada Pemilu 2029.
“Target ke depan enam kursi. Insyaallah, dengan niat baik dan kerja keras, PKB bisa mencapainya,” tegasnya.
Untuk mencapai target tersebut, PKB mulai bergerak lebih awal dengan membuka rekrutmen bakal calon legislatif sejak dini. Selain itu, mesin pemenangan juga mulai dipersiapkan melalui pembentukan lembaga pemenangan pemilu di tingkat daerah.
“Sudah ada sejumlah nama yang kita siapkan untuk pencalegan dini. Kita juga sedang memetakan kekuatan untuk mencapai target minimal enam kursi,” tambahnya.
Menariknya, PKB juga membuka peluang bagi tokoh dari luar partai untuk bergabung. Saat ini, komunikasi intens disebut tengah dilakukan dengan sejumlah figur dari partai lain.
“Ada sekitar tiga tokoh yang sedang kami bangun komunikasi, kemungkinan akan bergabung. Nanti akan kami umumkan secara resmi,” ujarnya.
Ipul berharap, dengan ikhtiar dan strategi yang disiapkan, PKB Kota Cirebon dapat terus berkembang dan meraih hasil maksimal pada Pemilu mendatang.***
Simak update berita dan artikel lainnya dari kami di Google News Suara Cirebon dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik link Suara Cirebon Update, kemudian join.