Senin, Februari 9, 2026
No Result
View All Result
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik
  • Pilihan Redaksi
  • Jawa Barat
  • Nasional
  • Ngikik
  • Opini
  • Politik
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
Home Berita Utama

Pembangunan PLTSa di Kabupaten Cirebon Belum Ada Progres, DED Belum Disusun, Lahan Belum Dibebaskan, Investor Tunggu Kepastian

by Islahuddin
Kamis, 9 Oktober 2025
in Berita Utama, Cirebon
Reading Time: 3 mins read
A A
Pembangunan PLTSa di Kabupaten Cirebon Belum Ada Progres, DED Belum Disusun, Lahan Belum Dibebaskan, Investor Tunggu Kepastian

Kabid Kebersihan dan Pertamanan DLH Kabupaten Cirebon, Suyanto.* (Foto: Islah/Suara Cirebon)

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsAppShare on Telegram

SUARA CIREBON – Rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) di Kecamatan Gempol, Kabupaten Cirebon, belum menunjukkan perkembangan berarti.

Proyek yang semula digadang-gadang menjadi solusi pengelolaan sampah terpadu itu, sampai saat ini masih belum berprogres. Hingga kini, Detail Engineering Design (DED) masih belum disusun.

Kepala Bidang Kebersihan dan Pertamanan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Cirebon, Suyanto, mengakui belum adanya progres dari rencana pembangunan PLTSa tersebut.

Sampai awal Oktober 2025, proyek tersebut masih dalam tahap rencana awal dan belum memiliki dokumen teknis yang lengkap.

“DED juga belum disusun,” ujar Suyanto, Rabu, 8 Oktober 2025.

Ia menjelaskan, investor yang telah menyatakan minat untuk menanamkan modal dalam pembangunan PLTSa tersebut masih menunggu kepastian pembebasan lahan yang masih belum berjalan.

Hal itu membuat pihak investor masih menahan diri lantaran khawatir masyarakat di sekitar lokasi proyek tidak memberikan persetujuan.

“Investor masih menunggu pembebasan lahan. Mereka khawatir kalau masyarakat nanti tidak setuju,” kata Suyanto.

Selain itu, kegiatan sosialisasi resmi dari pemerintah kepada warga sekitar lokasi juga masih belum dilakukan. Padahal, sosialisasi ini penting agar masyarakat memahami manfaat dan dampak lingkungan dari proyek pembangkit tenaga sampah tersebut.

Kendati demikian, pemerintah daerah telah menetapkan wilayah di Desa Palimanan Barat, Kecamatan Gempol sebagai lokasi rencana pembangunan PLTSa. Kawasan tersebut dinilai strategis karena berdekatan dengan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dan memiliki akses infrastruktur memadai.

Namun tanpa adanya pendekatan sosial dan kepastian lahan, potensi resistensi masyarakat bisa menjadi penghambat rencana proyek tersebut. Sampai saat ini, DLH Kabupaten Cirebon belum memastikan jadwal penyusunan DED maupun pelaksanaan sosialisasi.

Seperti diketahui, PLTSa berkapasitas 10 megawatt (MW) direncanakan akan segera dibangun di Kecamatan Gempol, Kabupaten Cirebon. Investor proyek ini yakni PT Global Energi Investama menargetkan operasional penuh dalam waktu dua tahun, dengan masa konstruksi lebih dari satu tahun.

Direktur PT Global Energi Investama, Machnizon Masri menjelaskan, proyek tersebut saat ini memasuki tahap feasibility study (FS) atau studi kelayakan. Setelah tahap ini rampung, perusahaan akan melanjutkan ke tahap konstruksi yang memakan waktu antara 12 hingga 16 bulan.

“Target kita dua tahun dari sekarang PLTSa sudah bisa beroperasi. Saat ini kita mulai dengan FS dulu. Setelah itu baru konstruksi,” ujar Machnizon, saat penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan Pemerintah Kabupaten Cirebon, Rabu, 16 Juli 2025 lalu.

Menurut Machnizon, Kabupaten Cirebon dipilih sebagai lokasi prioritas karena memiliki potensi besar dalam hal volume produksi sampah. Berdasarkan kajian awal, produksi sampah harian di wilayah ini mencapai sekitar 1.200 ton per hari. Namun, baru sekitar 50 persen yang tertangani secara sistematis.

“Artinya masih ada 600 ton yang belum tertangani, dan ini bisa menjadi bahan baku untuk operasional PLTSa. Ini sangat potensial,” jelasnya.

Ia menambahkan, proyek ini sejalan dengan agenda nasional dalam mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil dan memperkuat bauran energi terbarukan. PLTSa juga memberikan solusi dua arah, yaitu, mengurangi beban tempat pembuangan akhir sampah serta menghasilkan energi bersih dari limbah domestik.***

Simak update berita dan artikel lainnya dari kami di Google News Suara Cirebon dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik link Suara Cirebon Update, kemudian join.

Tags: CirebonInvestorKabupaten CirebonPLTSa di Kabupaten Cirebon

Islahuddin

Berita Terkait

Cirebon

Kolaboratif Pameran Mandiri Lukisan 17 Pitulas, Upaya Paguyuban Pelukis Cirebon Aktifkan Ruang Kreasi

by Islahuddin
Jumat, 6 Februari 2026
Cirebon

Posyandu Desa Setu Kulon Cirebon Dibobol Maling

by Vicky Sugiarto
Jumat, 6 Februari 2026
Berita Utama

Lubang di Jalur Pantura Cirebon “Menanti Korban”

by Islahuddin
Jumat, 6 Februari 2026
Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest

6 Cara Mengatasi Komputer No Signal, Gampang Banget

Selasa, 17 Januari 2023

Tembuluk Biji Kelapa Muda Ternyata Bisa Turunkan Kadar Gula, Obat Kencing Manis atau Diabetes

Jumat, 5 Mei 2023

BKPSDM Kabupaten Cirebon segera Panggil Oknum PNS Terlapor Dugaan Penipuan Rekrutmen PPPK

Jumat, 6 Februari 2026

Miraclein, Februari 2023 Penuh Keajaiban, Terjadi Setiap 823 Tahun, Beruntung Kita Mengalaminya

Selasa, 24 Januari 2023

Forum OSIS Jabar Gelar FOJB X Reduction

Banjir di Cirebon, Pebedilan, Pangenan, dan Gebang Tergenang, 1.300 Warga Desa Melakasari Mengungsi

LINK TAYANGAN ULANG Preman Pensiun 7 Episode 43, Agus dan Yayat Intai Penghianat, HP Ajun Dijambret Oo

Dijerat Dugaan Kasus Pajak, Jubir Paslon AMIN Ditangkap Kejaksaan

Kolaboratif Pameran Mandiri Lukisan 17 Pitulas, Upaya Paguyuban Pelukis Cirebon Aktifkan Ruang Kreasi

Jumat, 6 Februari 2026

Posyandu Desa Setu Kulon Cirebon Dibobol Maling

Jumat, 6 Februari 2026

Lubang di Jalur Pantura Cirebon “Menanti Korban”

Jumat, 6 Februari 2026

Darurat, Perbaikan Pipa Utama PDAM Kota Cirebon Diameter 600 mm Dikebut

Jumat, 6 Februari 2026
Currently Playing

USAHA JUALAN ANEKA BUBUR, OZET PER HARI TEMBUS RP.3 JUTA

USAHA JUALAN ANEKA BUBUR, OZET PER HARI TEMBUS RP.3 JUTA

00:03:19

MENGINTIP PRODUKSI BOTOK ROTI, LARIS MANIS SAAT RAMADAN, OMZET HITUNG SENDIRI...!!

00:09:53

TUKAR SAMPAH JADI EMAS DI BANK SAMPAH DEWI SRI CIREBON

00:12:45

PELUANG USAHA, BUKA TOKO BAKO TINGWEK, MODAL AWAL 700 RIBU, BISA BELI RUMAH 700 JUTA DAN UMROH

00:14:51

Tanam Mangrove untuk Cegah Abrasi, Penghasilan Meningkat hingga Rp.1 Milar dan Jadi Desa Wisata

00:08:44

HASILKAN PUNDI-PUNDI RUPIAH, NIAT AWAL LESTARIKAN BUDAYA CIREBON

00:07:00

AWALNYA COBA-COBA, KINI SUKSES TANAM SORGUM 2 HEKTAR DI LAHAN KURANG PRODUKTIF

00:08:51

Ikuti kami

Kategori

  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik

Jaringan

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tems of Service
  • Privacy Policy
  • Info Iklan
  • Kontak

© 2024 Suara Cirebon - Berita Cirebon terkini hari ini.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik

© 2024 Suara Cirebon - Berita Cirebon terkini hari ini.

Exit mobile version