SUARA CIREBON – Pemerintah Kota Cirebon berencana melakukan pergeseran fokus pembangunan pada tahun 2027 mendatang.
Wali Kota Cirebon, Effendi Edo mengatakan, di tahun 2025 lalu dan 2026 yang sedang berjalan, fokus pembangunan menitikberatkan kebijakan pada sektor infrastruktur.
Menurutnya, setelah dua tahun digenjot persoalan sektor infrastruktur dapat selesai, sehingga pada tahun 2027 mendatang, prioritas utama akan dialihkan pada penguatan sektor ekonomi dan optimalisasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).
Wali Kota Edo menyatakan, tahun 2025 dan 2026 merupakan fase krusial bagi pembenahan infrastruktur kota. Namun, ia menekankan bahwa pembangunan fisik tersebut harus dibarengi dengan komitmen pemeliharaan yang kuat agar manfaatnya dapat dirasakan jangka panjang.
“Apa yang kita lakukan di 2025 dan 2026 harus dirawat. Jangan sampai kita hanya bisa membangun tetapi tidak bisa memelihara,” ujar Effendi Edo, Senin, 19 Januari 2026.
Edo mengatakan, Pemkota Cirebon akan mulai mengalihkan energinya untuk mendongkrak perekonomian masyarakat. Fokus ini diambil guna memastikan pertumbuhan ekonomi di Kota Cirebon terus mengalami peningkatan yang signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Sejumlah sektor akan menjadi sasaran pengembangan, dengan penekanan khusus pada optimalisasi potensi lokal. Sektor UMKM disebut-sebut akan menjadi salah satu pilar utama yang akan diperkuat dalam peta jalan pembangunan tersebut.
“Tahun 2027 nanti kita fokus di perekonomian, termasuk peningkatan dan optimalisasi beberapa sektor supaya ekonomi Kota Cirebon lebih meningkat lagi dari tahun 2025 dan 2026,” tambahnya.
Langkah strategis ini diharapkan dapat menciptakan keseimbangan antara kesiapan fasilitas publik (infrastruktur) dengan kesejahteraan ekonomi warga, sehingga roda pembangunan dapat berjalan lebih inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.***
Simak update berita dan artikel lainnya dari kami di Google News Suara Cirebon dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik link Suara Cirebon Update, kemudian join.