Kamis, April 9, 2026
No Result
View All Result
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik
  • Pilihan Redaksi
  • Jawa Barat
  • Nasional
  • Ngikik
  • Opini
  • Politik
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
Home Cirebon

GMNI Sebut Tema Hari Jadi ke-544 Kabupaten Cirebon Belum Sesuai Realitias

by Islahuddin
Kamis, 9 April 2026
in Cirebon
Reading Time: 3 mins read
A A
GMNI Sebut Tema Hari Jadi ke-544 Kabupaten Cirebon Belum Sesuai Realitias

Ketua DPC GMNI Cirebon, Dika Agung Wahyudi.* (Foto: Islah/Dokumen/Suara Cirebon)

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsAppShare on Telegram

SUARA CIREBON – Peringatan Hari Jadi Ke-544 Kabupaten Cirebon yang mengusung tema “Teteg Lan Tutug” menuai sorotan publik, salah satunya datang dari Gerakan Mahasiswa Nasionalis Indonesia (GMNI) Cirebon.

Ketua DPC GMNI Cirebon, Dika Agung Wahyudi menyebut, tema “Teteg Lan Tutug” yang diusung pada Hari Jadi ke-544 Kabupaten Cirebon mencerminkan tekad kuat dalam menuntaskan berbagai persoalan.

Tema tersebut juga mencerminkan tekad untuk memperkuat komitmen dalam membangun daerah secara berkelanjutan. Namun, menurut Dika, GMNI menilai tema tersebut belum sepenuhnya tercermin dalam realitas pembangunan yang ada di Kabupaten Cirebon.

Menurutnya, saat ini Pemerintah Kabupaten Cirebon masih dihadapkan pada berbagai persoalan mendasar yang terkesan jalan di tempat. Bahkan, peringatan hari jadi kerap terjebak pada seremonial tanpa diiringi evaluasi yang serius dan langkah konkret.

“Infrastruktur masih menjadi wajah buram Kabupaten Cirebon,” kata Dika, Rabu, 8 April 2026.

Dika menegaskan, tema “Teteg Lan Tutug” seharusnya menjadi komitmen nyata untuk menuntaskan berbagai persoalan, bukan sekadar slogan tanpa implementasi.

Menurut Dika, jalan rusak masih ditemukan di banyak titik. Selain itu, pembangunan juga tidak merata, dan terus berulang setiap tahun tanpa penyelesaian yang jelas.

“Kalau ‘tutug’, seharusnya sudah ada progres signifikan, bukan stagnan,” tegas Dika.

Ia mengkritik keras kualitas pelayanan publik yang dinilai belum berpihak pada masyarakat. Dika menyebut, birokrasi masih lamban, tidak responsif, dan minim inovasi. Ia juga menyinggung pelayanan publik yang terkesan belum sepenuhnya bebas dari praktik yang tidak transparan.

Secara tegas Dika menyebut pelayanan kepada masyarakat masih jauh dari kata optimal. Ia menilai, masyarakat masih dipersulit dalam mengakses layanan dasar.

“Ini menunjukkan bahwa reformasi birokrasi belum berjalan maksimal,” jelasnya.

Di sektor pendidikan, Dika menilai pemerintah daerah belum mampu menjawab tantangan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Sehingga, ketimpangan fasilitas pendidikan antarwilayah masih terlihat jelas. Perhatian terhadap kesejahteraan tenaga pendidik juga dinilai masih kurang.

“Pendidikan masih timpang, bagaimana kita bicara masa depan Kabupaten Cirebon? Ini persoalan serius yang tidak bisa terus diabaikan,” ucapnya.

Bukan hanya itu, Dika juga menyoroti transparansi dan akuntabilitas pemerintahan. Keterbukaan dalam pengelolaan anggaran serta pengambilan kebijakan publik juga masih minim. Kondisi ini berpotensi menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah.

“Ini harus dibenahi secara serius. Karena transparansi itu bukan pilihan, tapi kewajiban. Kalau pemerintah masih tertutup, wajar jika publik curiga,” paparnya.

DPC GMNI Cirebon pun mendesak Pemerintah Kabupaten Cirebon untuk berani melakukan evaluasi menyeluruh dan mengambil langkah tegas dalam memperbaiki kinerja. Ia tidak ingin momen hari jadi hanya menjadi ajang perayaan tanpa makna.

“Ini harus jadi momentum koreksi total. Kabupaten Cirebon butuh kerja nyata, bukan sekadar retorika,” pungkasnya.***

Simak update berita dan artikel lainnya dari kami di Google News Suara Cirebon dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik link Suara Cirebon Update, kemudian join.

Tags: CirebonGMNIGMNI CirebonHari JadiHari Jadi CirebonHari Jadi Kabupaten CirebonTema Hari Jadi Kabupaten Cirebon

Islahuddin

Berita Terkait

Cirebon

Musrenbang RKPD 2027 Kota Cirebon, Satukan Arah Kebijakan Pembangunan

by Muhammad Surya
Kamis, 9 April 2026
Cirebon

Harga Plastik Naik, Pedagang kian Sulit, Bukan Komoditas Utama, namun Berdampak Signifikan

by Muhammad Surya
Kamis, 9 April 2026
Cirebon

Soal Pembongkaran Rel Kereta Api Kuno Zaman Kolonial Belanda di Cirebon, Wali Kota Edo: Sudah Tua Khawatir Berdampak Merusak Lingkungan

by Muhammad Surya
Kamis, 9 April 2026
Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest

6 Cara Mengatasi Komputer No Signal, Gampang Banget

Selasa, 17 Januari 2023

Tembuluk Biji Kelapa Muda Ternyata Bisa Turunkan Kadar Gula, Obat Kencing Manis atau Diabetes

Jumat, 5 Mei 2023

BKPSDM Kabupaten Cirebon segera Panggil Oknum PNS Terlapor Dugaan Penipuan Rekrutmen PPPK

Jumat, 6 Februari 2026

Miraclein, Februari 2023 Penuh Keajaiban, Terjadi Setiap 823 Tahun, Beruntung Kita Mengalaminya

Selasa, 24 Januari 2023

Forum OSIS Jabar Gelar FOJB X Reduction

Banjir di Cirebon, Pebedilan, Pangenan, dan Gebang Tergenang, 1.300 Warga Desa Melakasari Mengungsi

LINK TAYANGAN ULANG Preman Pensiun 7 Episode 43, Agus dan Yayat Intai Penghianat, HP Ajun Dijambret Oo

Dijerat Dugaan Kasus Pajak, Jubir Paslon AMIN Ditangkap Kejaksaan

GMNI Sebut Tema Hari Jadi ke-544 Kabupaten Cirebon Belum Sesuai Realitias

Kamis, 9 April 2026

Musrenbang RKPD 2027 Kota Cirebon, Satukan Arah Kebijakan Pembangunan

Kamis, 9 April 2026

Harga Plastik Naik, Pedagang kian Sulit, Bukan Komoditas Utama, namun Berdampak Signifikan

Kamis, 9 April 2026

Soal Pembongkaran Rel Kereta Api Kuno Zaman Kolonial Belanda di Cirebon, Wali Kota Edo: Sudah Tua Khawatir Berdampak Merusak Lingkungan

Kamis, 9 April 2026
Currently Playing

USAHA JUALAN ANEKA BUBUR, OZET PER HARI TEMBUS RP.3 JUTA

USAHA JUALAN ANEKA BUBUR, OZET PER HARI TEMBUS RP.3 JUTA

00:03:19

MENGINTIP PRODUKSI BOTOK ROTI, LARIS MANIS SAAT RAMADAN, OMZET HITUNG SENDIRI...!!

00:09:53

TUKAR SAMPAH JADI EMAS DI BANK SAMPAH DEWI SRI CIREBON

00:12:45

PELUANG USAHA, BUKA TOKO BAKO TINGWEK, MODAL AWAL 700 RIBU, BISA BELI RUMAH 700 JUTA DAN UMROH

00:14:51

Tanam Mangrove untuk Cegah Abrasi, Penghasilan Meningkat hingga Rp.1 Milar dan Jadi Desa Wisata

00:08:44

HASILKAN PUNDI-PUNDI RUPIAH, NIAT AWAL LESTARIKAN BUDAYA CIREBON

00:07:00

AWALNYA COBA-COBA, KINI SUKSES TANAM SORGUM 2 HEKTAR DI LAHAN KURANG PRODUKTIF

00:08:51

Ikuti kami

Kategori

  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik

Jaringan

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tems of Service
  • Privacy Policy
  • Info Iklan
  • Kontak

© 2024 Suara Cirebon - Berita Cirebon terkini hari ini.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik

© 2024 Suara Cirebon - Berita Cirebon terkini hari ini.

Exit mobile version