SUARA CIREBON – Dua kelompok remaja yang diduga anggota gangster konten terlibat aksi keributan di Jalan Pangeran Antasari, tepatnya di depan Masjid Al Hidayah, Desa Kejuden, Kecamatan Depok, Kabupaten Cirebon, Rabu, 8 April 2026 malam.
Aksi yang terjadi sekitar pukul 21.00 WIB itu, sangat meresahkan warga sekitar lokasi keributan. Peristiwa tersebut sempat terekam kamera ponsel warga dan viral di media sosial. Dalam video yang beredar, terlihat para anggota geng membawa berbagai jenis senjata tajam dengan ukuran beragam saat terlibat aksi tawuran.
Warga setempat yang merasa terganggu dengan aksi keributan antargeng, langsung mengepung lokasi. Melihat kedatangan warga, para pelaku langsung membubarkan diri.
Kapolsek Depok, AKP Endang Kusnandar, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
“Memang benar telah terjadi keributan yang diduga dilakukan oleh kelompok geng pada Rabu malam sekitar pukul 21.00 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini,” ujarnya.
Saat ini Polsek Depok masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas para pelaku serta motif di balik keributan tersebut. Pihaknya menduga, aksi keributan itu dipicu pertemuan tidak sengaja dua kelompok geng yang saling bertikai tersebut.
“Dugaan sementara mereka terlibat keributan dengan kelompok lain yang menjadi incarannya, saat tengah konvoi di Jalan Pangeran Antasari dari arah Sumber ke Plumbon, tepatnya di depan Masjid Al Hidayah Desa Kejuden,” katanya.
Untuk mengungkap identitas pelaku keribuatan, jajaran Polsek Depok tengah mempelajari rekaman video yang beredar di media sosial.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera melaporkan jika menemukan aktivitas mencurigakan yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban di lingkungan sekitar,” pungkasnya.***
Simak update berita dan artikel lainnya dari kami di Google News Suara Cirebon dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik link Suara Cirebon Update, kemudian join.