SUARA CIREBON – Pemerintah Kota (Pemkot) Cirebon terus berinovasi dalam mengoptimalkan aset daerah guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Salah satu langkah strategis yang diambil adalah menjalin kerja sama dengan pihak swasta untuk pembangunan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).
Plt Kepala Dinas Perhubungan Kota Cirebon, Ujianto mengatakan, sebanyak 11 titik strategis di Kota Cirebon telah disiapkan sebagai lokasi pengisian daya kendaraan listrik. Proyek ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemkot Cirebon dengan PT PLN (Persero) dan mitra terkait lainnya.
Menurut Ujianto, pemkot memanfaatkan lahan-lahan tidur atau aset yang belum maksimal penggunaannya untuk disewakan atau dikerjasamakan sebagai titik SPKLU.
“Langkah ini selaras dengan program pemerintah pusat dalam mempercepat transisi menuju energi bersih dan penggunaan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB),” kata Ujianto, Kamis, 9 April 2026.
Melalui skema pemanfaatan aset ini, Pemkot Cirebon menargetkan adanya pemasukan baru ke kas daerah yang bersifat berkelanjutan.
Pemilihan 11 titik tersebut didasarkan pada tingkat keramaian dan aksesibilitas pengguna kendaraan listrik, termasuk di area perkantoran dan pusat perbelanjaan.
Menurut Ujianto, keberadaan SPKLU ini tidak hanya memberikan nilai ekonomis bagi pemerintah daerah, tetapi juga memberikan kenyamanan bagi masyarakat serta wisatawan pengguna mobil listrik yang berkunjung ke Kota Cirebon.
“Kami ingin memastikan bahwa infrastruktur pendukung di Kota Cirebon siap menyambut tren kendaraan masa depan, sekaligus memastikan aset daerah memberikan manfaat nyata bagi pembangunan kota,” ungkapnya
Dengan bertambahnya titik pengisian daya ini, diharapkan ekosistem kendaraan listrik di wilayah Ciayumajakuning (Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan) semakin solid dengan Kota Cirebon sebagai hub utamanya.***
Simak update berita dan artikel lainnya dari kami di Google News Suara Cirebon dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik link Suara Cirebon Update, kemudian join.