Selasa, April 14, 2026
No Result
View All Result
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik
  • Pilihan Redaksi
  • Jawa Barat
  • Nasional
  • Ngikik
  • Opini
  • Politik
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
Home Cirebon

Calon Sekda Kota Cirebon makin Mengerucut

by Muhammad Surya
Selasa, 14 April 2026
in Cirebon
Reading Time: 4 mins read
A A
Calon Sekda Kota Cirebon makin Mengerucut

Salah satu calon Sekda Kota Cirebon, Asisten Administrasi Umum Setda, Arif Kurniawan.* (Foto: Surya/Suara Cirebon)

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsAppShare on Telegram

SUARA CIREBON – Persaingan pengisian posisi Sekretaris Daerah (Sekda) definitif Kota Cirebon semakin mengerucut. Seperti diketahui, saat ini posisi Sekda Kota Cirebon dijabat pegawai eselon II dengan status Penjabat (Pj).

Sejumlah nama yang dikabarkan bakal bersaing di antaranya, Asisten Administrasi Umum Setda Kota Cirebon, Arif Kurniawan, Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, Perdagangan dan Perindustrian (DKUKMPP), Iing Daiman dan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda), Agus Herdiyana. 

Berbekal pengalaman sebagai Penjabat (Pj) Sekda di era kepemimpinan Pj Wali Kota Agus Mulyadi, Arif Kurniawan dinilai memiliki pemahaman mendalam mengenai peta birokrasi di Pemerintah Kota Cirebon.

Terkait visi manajerial, Arif menekankan pentingnya peran Sekretariat Daerah (Setda) sebagai jembatan koordinasi antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Ia menyoroti perlunya memperjelas batasan kewenangan agar tidak terjadi tumpang tindih urusan, seperti antara Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) dan Dinas Lingkungan Hidup terkait penanganan pohon.

​”Fungsi koordinasi di Setda harus ditingkatkan untuk memecah ego sektoral. Kita punya modal baik dari kepemimpinan Pak Edo (Wali Kota Cirebon, red) yang sudah mengguyubkan para kepala perangkat daerah, sehingga tidak bisa mengerjakan program berjalan sendiri-sendiri,” ujar Arif, saat ditemui di ruangan kerjanya, Senin, 13 April 2026.

Terkait masalah klasik seperti banjir dan drainase, Arif menawarkan solusi lintas daerah. Ia menyadari bahwa persoalan sampah dan debit air di drainase Kota Cirebon sangat bergantung pada koordinasi dengan wilayah hulu di Kabupaten Kuningan dan Kabupaten Cirebon.

“Soal ini, kita memang perlu kordinasi lintas daerah, sehingga persoalan banjir tidak lagi menjadi rutin tahunan,” katanya.

Arif juga memberikan penjelasan rinci terkait rencana relokasi sementara kantor Setda ke Grage City MalL. Menurut Arif, langkah ini diambil sebagai bagian dari strategi penataan birokrasi, dengan jaminan efektivitas pelayanan publik tetap menjadi prioritas utama.

Arif mengungkapkan bahwa seluruh proses perpindahan tersebut telah melalui perhitungan matang yang tertuang dalam dokumen Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Rencana ini sudah diperhitungkan sejak awal di dokumen APBD kita. Sekretariat Daerah sudah menganggarkan untuk proses perpindahan ini, termasuk perhitungan kebutuhan penunjang lainnya,” ujar Arif.

Meskipun sudah direncanakan, Arif mengakui adanya dinamika di lapangan, terutama terkait kenaikan harga beberapa material kebutuhan renovasi di lokasi baru. Salah satunya adalah biaya penyekatan ruangan yang fluktuatif mengikuti harga pasar.

​“Memang tidak dipungkiri ada beberapa kebutuhan yang muncul kemudian akibat perpindahan ini. Misalnya, kebutuhan penyekatan ruangan, di mana harga bahan bakunya saat ini sedang naik. Hal-hal seperti itu yang di luar perhitungan awal, namun proses perpindahan tetap berjalan,” tambahnya.

Saat ini, proses relokasi masih terus berjalan. Arif menyebut, Pemkot telah menyiapkan anggaran sebesar Rp700 juta untuk memastikan transisi kantor pemerintahan ke mal tersebut, dapat terlaksana tanpa mengganggu jalannya birokrasi.

“Anggaran sebesar Rp700 juta sudah kami siapkan. Ini masih dalam proses, dan kami berupaya semaksimal mungkin agar efisiensi anggaran operasional di tempat baru tetap terjaga,” tegasnya.

Di sektor ekonomi, Arif berkomitmen meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) tanpa harus memberatkan pelaku usaha kecil dengan kenaikan tarif pajak. Strateginya fokus pada optimalisasi data wajib pajak yang selama ini belum tergarap maksimal.

​”Kita tidak perlu menaikkan tarif. Fokus kita adalah mengejar piutang PBB melalui rekon data dan mengoptimalkan pajak hotel serta resto. Selain itu, parkir harus mulai didigitalisasi seperti di Surabaya untuk mencegah kebocoran,” jelasnya.

Ia juga berencana melakukan “monetisasi aset” dengan mengategorikan aset daerah menjadi zona merah, kuning, dan hijau guna memastikan aset yang diam bisa disewakan dan menghasilkan pendapatan bagi daerah.

Menyambut proyek strategis nasional, Arif memposisikan Kota Cirebon sebagai hub atau etalase depan kawasan Rebana. Mengingat fasilitas hotel dan restoran yang lengkap, ia membidik para ekspatriat dan pelaku bisnis untuk menjadikan Cirebon sebagai pusat akomodasi dan kantor pemasaran.

“Kota Cirebon punya 150 hotel dan 500 kafe. Kita tawarkan diri sebagai pusat head office dan distribusi pemasaran bagi kawasan Rebana,” tambahnya.

Salah satu poin paling progresif dalam visinya adalah transparansi anggaran. Arif merancang program Dashboard Cirebon Open Budget APBD yang bertujuan memudahkan masyarakat memantau penggunaan uang rakyat dengan bahasa yang sederhana.

​Melalui aplikasi ini, masyarakat nantinya bisa melihat lokasi proyek fisik, penggunaan dana pokok pikiran (pokir) dewan, hingga agenda perjalanan dinas pejabat.

​”Rakyat adalah majikan kita karena kita digaji oleh mereka. Masyarakat wajib tahu ke mana uang APBD itu dialokasikan, bahkan hingga agenda harian kepala dinas dan wali kota,” tegas Arif.

​Arif menegaskan komitmen untuk menjaga netralitas ASN dan profesionalisme birokrasi, terutama dalam mengawal visi-misi kepala daerah terpilih di masa mendatang tanpa terseret arus politik praktis.***

Simak update berita dan artikel lainnya dari kami di Google News Suara Cirebon dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik link Suara Cirebon Update, kemudian join.

Tags: Calon Sekda Kota CirebonCirebonKota CirebonSekda Kota Cirebon

Muhammad Surya

Berita Terkait

Cirebon

Ditengarai Warisan Prasejarah sebelum Islam, Situs Batu Semar di Pejambon Cirebon Tak Terawat

by Islahuddin
Selasa, 14 April 2026
Cirebon

Bangunan PKL di Trotoar Sepanjang Jalan Fatahillah Cirebon Ditertibkan

by Vicky Sugiarto
Selasa, 14 April 2026
Cirebon

Pemkot Cirebon Bakal Terapkan Sanksi Denda Pelaku Buang Sampah di Sungai

by Muhammad Surya
Selasa, 14 April 2026
Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest

6 Cara Mengatasi Komputer No Signal, Gampang Banget

Selasa, 17 Januari 2023

Tembuluk Biji Kelapa Muda Ternyata Bisa Turunkan Kadar Gula, Obat Kencing Manis atau Diabetes

Jumat, 5 Mei 2023

BKPSDM Kabupaten Cirebon segera Panggil Oknum PNS Terlapor Dugaan Penipuan Rekrutmen PPPK

Jumat, 6 Februari 2026

Miraclein, Februari 2023 Penuh Keajaiban, Terjadi Setiap 823 Tahun, Beruntung Kita Mengalaminya

Selasa, 24 Januari 2023

Forum OSIS Jabar Gelar FOJB X Reduction

Banjir di Cirebon, Pebedilan, Pangenan, dan Gebang Tergenang, 1.300 Warga Desa Melakasari Mengungsi

LINK TAYANGAN ULANG Preman Pensiun 7 Episode 43, Agus dan Yayat Intai Penghianat, HP Ajun Dijambret Oo

Dijerat Dugaan Kasus Pajak, Jubir Paslon AMIN Ditangkap Kejaksaan

Ditengarai Warisan Prasejarah sebelum Islam, Situs Batu Semar di Pejambon Cirebon Tak Terawat

Selasa, 14 April 2026

Bangunan PKL di Trotoar Sepanjang Jalan Fatahillah Cirebon Ditertibkan

Selasa, 14 April 2026

Pemkot Cirebon Bakal Terapkan Sanksi Denda Pelaku Buang Sampah di Sungai

Selasa, 14 April 2026

Calon Sekda Kota Cirebon makin Mengerucut

Selasa, 14 April 2026
Currently Playing

USAHA JUALAN ANEKA BUBUR, OZET PER HARI TEMBUS RP.3 JUTA

USAHA JUALAN ANEKA BUBUR, OZET PER HARI TEMBUS RP.3 JUTA

00:03:19

MENGINTIP PRODUKSI BOTOK ROTI, LARIS MANIS SAAT RAMADAN, OMZET HITUNG SENDIRI...!!

00:09:53

TUKAR SAMPAH JADI EMAS DI BANK SAMPAH DEWI SRI CIREBON

00:12:45

PELUANG USAHA, BUKA TOKO BAKO TINGWEK, MODAL AWAL 700 RIBU, BISA BELI RUMAH 700 JUTA DAN UMROH

00:14:51

Tanam Mangrove untuk Cegah Abrasi, Penghasilan Meningkat hingga Rp.1 Milar dan Jadi Desa Wisata

00:08:44

HASILKAN PUNDI-PUNDI RUPIAH, NIAT AWAL LESTARIKAN BUDAYA CIREBON

00:07:00

AWALNYA COBA-COBA, KINI SUKSES TANAM SORGUM 2 HEKTAR DI LAHAN KURANG PRODUKTIF

00:08:51

Ikuti kami

Kategori

  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik

Jaringan

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tems of Service
  • Privacy Policy
  • Info Iklan
  • Kontak

© 2024 Suara Cirebon - Berita Cirebon terkini hari ini.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik

© 2024 Suara Cirebon - Berita Cirebon terkini hari ini.

Exit mobile version