by

Ingin Pulang, Murni Sering Mengeluh Sakit ke Suaminya

Dua Tahun Lalu Sempat Menjalani Operasi Pengangkatan Kanker Payudara

SETELAH mendapat keterangan dari Kuwu Bringin, Ato Sumarto tentang Murni, PMI yang viral di medsos, Suara Cirebon pun mencoba menemui suaminya di Blok Rancabolang desa setempat untuk menggali informasi proses keberangkatan dan kondisi terkini PMI tersebut.

Mulanya, awak media ini agak kesulitan meminta keterangan dari Rokmani (29), suami PMI tersebut. Namun setelah dijelaskan, Rokhmani akhirnya mau berbagi cerita dengan Suara Cirebon. Dia menjelaskan, komunikasinya dengan sang istri terbilang cukup lancar. Melalui sambungan telepon, istrinya memang kerap mengeluhkan penyakit yang dideritanya.

“Ya sering ngeluh sakit dan ingin pulang. Dia baru tiga bulan di sana,” ujar Rokhman.

Sekitar dua tahun sebelum berangkat ke Abu Dhabi, kata dia, istrinya sempat menjalani operasi kanker payudara. Rupanya, penyakit yang diderita PMI tersebut kini kambuh lagi. Pihak majikan sendiri sebenarnya cukup baik hati menawarkan dilakukannya operasi di rumah sakit Abu Dhabi. Namun PMI tersebut menolak dan hanya ingin pulang untuk menjalani operasi di tanah air.

“Istri saya belum pernah ke luar negeri. Dulu sekitar dua tahun lebih pernah dioperasi, lalu berangkat (ke Abu Dhabi) karena sudah sembuh,” jelas Rokhman.

BACA JUGA: Jatuh dari Lantai 14, TKW Cirebon Tewas di Malaysia

Dia mengungkapkan, saat ini dirinya sedang mengurus pemulangan istrinya melalui orang yang mengaku dekat dengan pihak KBRI. “Sedang diurus, sekarang sudah ada di Kedutaan,” kata Rokhmani. Saat disinggung proses pemberangkatan yang tidak sesuai prosedur, Rokhmani mengaku tidak tahu menahu. Sebagai suami, dia hanya mengizinkan keinginan istrinya untuk bekerja sebagai asisten rumah tangga di negara tersebut. 

Pengurusan izin dia serahkan semua ke sponsor lapangan yang memang sudah dia kenal. “Saya memercayakan ke itu (sponsor) saja, enggak ke desa. Itu keinginan istri, tapi katanya sih ada PT-nya saya lupa namanya,” ungkapnya seraya berharap, sang istri dapat segera dipulangkan. (Islah)

Comment