KUNINGAN, SC- Sebagai upaya antisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Pemkab Kuningan bersama Polres Kuningan, Kodim 0615 Kuningan, BPBD, UPTD Damkar dan Satpol PP menggelar apel Gelar Pasukan Karhutla di lapangan Pandapa Paramarta, Senin (13/07/2020).

Apel gelar pasukan tersebut diikuti Bupati Kuningan H. Acep Purnama, SH.,MH, Dandim 0615/Kuningan Letkol Czi Karter Joy Lumi , Kapolres Kuningan AKBP Lukman Syafri D Malik dan dihadiri oleh tamu undangan lainnya.

Dandim 0615/Kuningan, Letkol Czi Karter Joy Lumi menyampaikan hal ini merupakan langkah pertama dalam suatu tahap pencegahan bencana yaitu mitigasi bencana. Mitigasi bencana artinya bagaimana mempersiapkan perlengkapan peralatan, bagaimana, mempersiapkan personel. Dalam hal ini bagaimana kualitas dan kuantitas personel, serta bagaimana kesiapan masyarakat dalam rangka membantu pelaksanaan kegiatan untuk penanggulangan bencana Karhutla.

“Saya Dandim 0615/Kuningan bersedia membantu, mendukung, institusi pemerintah yang ada apapun itu termasuk di dalamnya adalah bencana, komitmen ini harus kita bangun bersama dan harus laksanakan kordinasi dengan baik demi tujuan mulia kita untuk masyarakat negara dan bangsa,” tegas Joy Lumi, seperti dilansir situs resmi Humas Pemkab Kuningan.

Sementara itu, Kapolres Kuningan, AKBP Lukman Syafri D Malik  memberikan arahanya menyikapi berbagai kejadian Karhutla tentunya berbagai upaya baik antisipasi telah dilakukan bersama sebagai satu wujud komitmen untuk melindungi keselamatan jiwa raga harta benda dan lingkungan hidup dari ancaman gangguan bencana di wilayah Kabupaten Kuningan.

Disebutkan, tugas tugas penanggulangan bencana Karhutla yang akan dihadapi dapat berjalan efektif dan efisien sebagaimana tujuan penanggulangan bencana yang telah di amanatkan dalam undang-undang RI No.24 Tahun 2007 antara lain memberikan perlindungan kepada masyarakat dari ancaman bencana, menyelaraskan peraturan perundang-undangan yang sudah ada, menjamin terselenggaranya penanggulangan bencana secara terencana, terpadu, terkoordinasi, dan menyeluruh, menghargai budaya lokal.

BACA JUGA: Rechecking Lomba Perpustakaan Tingkat Jabar

Kemudian, lanjutnya, membangun partisipasi dan kemitraan publik serta swasta, mendorong semangat gotong royong, kesetiakawanan, dan kedermawanan, menciptakan perdamaian dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Harapan kedepan setelah dilaksanakannya Apel Gelar Pasukan dan Peralatan Penanganan Karhutla baik para pemangku kepentingan yang berkompeten, para pelaksana, petugas yang dikedepankan dapat bersama-sama melakukan upaya penanganan bencana Karhutla yang komprehensif dan terintegrasi.

“Saya selaku Kapolres Kuningan menekankan ke jajaran Polres Kuningan dalam rangka efektifitas penanggulangan bencana Karhutla di lapangan sebagai berikut siapkan mental dan fisik saudara dengan dilandasi komitmen dan disiplin yang tinggi dalam memberikan pertolongan dan pelayan kepada masyarakat, senantiasa melakukan langkah-langkah kordinasi dan kerjasama yang baik dengan badan dan intansi terkait, berdayakan sarana dan prasarana yang dimiliki selalu optimal yang dapat dengan cepat menolong dan menyelamatkan korban bencana maupun dalam situasi darurat, penegakan hukum lakukan penyelidikan dan penyidikan terhadap kemungkinan terjadinya kasus-kasus pembakaran hutan dan lahan guna memberikan efek jera bagi para pelaku pembakaran, tetap jaga militansi dalam pelaksanaan penanggulangan bencana,” ucap Lukman Syafri. (Nung)