Sabtu, September 19, 2026
No Result
View All Result
Suara Cirebon
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik
Suara Cirebon
  • Pilihan Redaksi
  • Jawa Barat
  • Nasional
  • Ngikik
  • Opini
  • Politik
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
Home Cirebon

Budayawan Apresiasi Semarak Akbar 2019 SPI IAIN Cirebon, Buya Syakur Sampaikan Perbedaan Sudut Pandang

Admin by Admin
Sabtu, 2 November 2019
in Cirebon
Reading Time: 3 mins read
A A
Budayawan Apresiasi Semarak Akbar 2019 Spi Iain Cirebon, Buya Syakur Sampaikan Perbedaan Sudut Pandang

SEJUMLAH narasumber mengisi kegiatan Semarak Akbar 2019 bertema "Manunggal Ing Kawula Gusti" yang digelar oleh jurusan SPI FUAD IAIN Syekh Nurjati Cirebon di halaman fakultas kampus setempat, Jumat (1/11/2019) malam.

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsAppShare on Telegram

CIREBON, SC- Budayawan Nasional, Dr Ngatawi Al Zhastro mengapresiasi kegiatan Semarak Akbar 2019 yang digelar Jurusan Sejarah Peradaban Islam (SPI) Fakultas Ushuludin Adab dan Dakwah (FUAD) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon yang digelar di halaman fakultas kampus setempat, Jumat (1/11/2019) malam.

Ungkapan apresiasi tersebut dilontarkan Zhastro karena tema yang diusung dalam kegiatan tersebut, yaitu “Manunggal Ing Kawula Gusti” tidak biasa dikaji oleh jurusan SPI. Sehingga, dia menilai, kegiatan ini adalah sebuah loncatan yang sangat luar biasa.

“Satu catatan saya, saya merasa bangga pada acara malam hari ini, temanya sangat menarik,” kata Zhastro.

Pasalnya, menurut dia, tema tersebut biasanya dikaji oleh kelompok antropologi terkait sistim kepercayaan masyarakat adat kejawen dan Jurusan Filsafat yang ada di FUAD.

“Sejauh pengetahuan saya, tema Manunggal Ing Kawula Gusti biasanya dikaji oleh kelompok antropolog terkait sistim kepercayaan masyarakat adat kejawen. Yang kedua, jurusan filsafat di fakultas ushuludin. Nah malam ini, jurusan SPI mengkaji Manunggal Ing Kawula Gusti, ini loncatan yang sangat luar biasa,” ungkapnya.

Sehingga, kata Zhastro, Manunggal Ing Kawula Gusti dapat disimpulkan adalah sebuah konstruktif sistim kebudayaan yang melekat di nusantara, terutama untuk masyarakat Jawa.

“Karena bayangan saya ini mengandaikan, bahwa persoalan Manunggal Ing Kawula Gusti bukan semata-mata persoalan antropologis sistem kepercayaan, bukan semata-mata sistem filosofis mistisme dan sufistik. Tapi, Manunggal Ing Kawula Gusti adalah konstruktif sistim kebudayaan yang menjadi lagu hidup bangsa nusantara terutama masyarakat Jawa,” ucapnya.

Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren Cadangpinggan Indramayu, Buya Syakur yang juga diundang dalam acara tersebut sebagai salahsatu narasumber mengatakan, Manunggal Ing Kawula Gusti adalah ajaran Syekh Siti Jenar di masyarakat. Sebagian umat Islam menganggapnya sesat karena ajarannya tersebut. Akan tetapi, sebagian yang lain menganggapnya sebagaia seorang intelektual yang telah memperoleh esensi Islam itu sendiri. Namun, terdapat banyak variasi cerita mengenai asal-usul Syekh Siti Jenar. Sehingga hal itu memunculkan pertanyaan besar, apakah Syekh Siti Jenar ini ada atau tidak, atau hanya tokoh imajiner saja.

Berita Terkait

Suasana Edukasi Keselamatan Berlalu Lintas Di Sd Negeri 1 Astapada, Kecamatan Tengahtani Yang Digelar Dishub Kabupaten Cirebon, Rabu, 16 September 2026.

Dishub Kabupaten Cirebon Edukasi Pelajar SD tentang Keselamatan Berlalu Lintas

Rabu, 16 September 2026
Bupati Cirebon, H Imron Menandatangani Komitmen Bersama Penguatan Sinergi Tpid Dan Tp2Dd Se-Ciayumajakuning Dalam Acara Hlm Tpid Dan Tp2Dd Semester I 2026 Yang Digelar Kpw Bi Cirebon Bersama Tpid Dan Tp2Dd Se-Ciayumajakuning, Selasa, 15 September 2026.

Bupati Cirebon Dorong Kerja Sama Antardaerah Jaga Pasokan dan Harga Pangan

Rabu, 16 September 2026
Suasana Evaluasi Kinerja Direksi Baru Perumda Pasar Berintan Kota Cirebon, Selasa, 15 September 2026.

Evaluasi Perumda Pasar Berintan, DPRD Kota Cirebon Soroti PAD dan Pedagang di Luar Pasar

Rabu, 16 September 2026
Ketua Koni Kabupaten Cirebon H. Agus Kurniawan Budiman, Memberikan Keterangan Pers Terkait Persiapan Kontingen Kabupaten Cirebon Menghadapi Porprov Jawa Barat 2026, Selasa, 15 September 2026.

Porprov Jabar XV 2026, KONI Kabupaten Cirebon Siapkan 376 Atlet

Rabu, 16 September 2026

“Manunggal Ing Kawula Gusti atau istilahnya wahdatul wujud atau fandaisme sehingga banyak dianggap sesat oleh sebagian. Namun ada pula yang menganggapnya sebagai tokoh intelektual, termasuk saya menganggapnya sebagai tokoh intelektual yang telah mendapatkan esensi Islam,” jelasnya

Ajaran Syekh Siti Jenar, Buya Syakur mengungkapkan, tertuang dalam karya sastranya yang disebut pupuh yang mengajarkan budi pekerti. Dia mengembangkan ajaran cara hidup sufi yang dinilai bertentangan dengan ajaran Walisongo. Pertentangan praktik sufi Syekh Siti Jenar dengan Walisongo terletak pada penekanan aspek formal ketentuan syariat yang dilakukan oleh Walisongo.

“Dalam karya sastranya disebut pupuh yang berisi budi pekerti, ajarannya dianggap bertentangan dengan ajaran walisongo yang terletak pada pemahaman aspek moral ketentuan syariat yang ditentukan oleh walisongo. Ajaran yang paling kontroversial adalah tentang hidup dan mati. Kedua, adalah tuhan dan kebebasan. Dan ketiga, tempat berlakunya syariat. Itu tiga hal yang paling kontroversial dalam sejarah ini,” ungkapnya.

Dalam ajaran tersebut, lanjut Buya Syakur, kehidupan ini adalah kematian, sedangkan kematian adalah awal dari kehidupan yang hakiki. Namun, dalam kesempatan ini dirinya tidak untuk menyalahkan atau membenarkan Syekh Siti Jenar. Tetapi dia mencoba memaparkan bahwa perbedaan itu disebabkan karena sudut pandang yang berbeda.

“Saya melihat tiga persoalan ini tidak kontroversi. Ini yang coba saya jelaskan. Kasian juga orang udah mati masa dimusrik-musrikan terus. Tapi saya di sini bukan untuk menyalahkan atau membela Syekh Siti Jenar. Tapi saya akan coba paparkan kepada kita semuanya bahwa perbedaan itu disebabkan karena sudut pandang yang berbeda,” pungkasnya. (Arif)

Admin

Admin

Berita Terkait

Suasana Edukasi Keselamatan Berlalu Lintas Di Sd Negeri 1 Astapada, Kecamatan Tengahtani Yang Digelar Dishub Kabupaten Cirebon, Rabu, 16 September 2026.
Cirebon

Dishub Kabupaten Cirebon Edukasi Pelajar SD tentang Keselamatan Berlalu Lintas

by Islahuddin
Rabu, 16 September 2026
Bupati Cirebon, H Imron Menandatangani Komitmen Bersama Penguatan Sinergi Tpid Dan Tp2Dd Se-Ciayumajakuning Dalam Acara Hlm Tpid Dan Tp2Dd Semester I 2026 Yang Digelar Kpw Bi Cirebon Bersama Tpid Dan Tp2Dd Se-Ciayumajakuning, Selasa, 15 September 2026.
Cirebon

Bupati Cirebon Dorong Kerja Sama Antardaerah Jaga Pasokan dan Harga Pangan

by Islahuddin
Rabu, 16 September 2026
Suasana Evaluasi Kinerja Direksi Baru Perumda Pasar Berintan Kota Cirebon, Selasa, 15 September 2026.
Cirebon

Evaluasi Perumda Pasar Berintan, DPRD Kota Cirebon Soroti PAD dan Pedagang di Luar Pasar

by Muhammad Surya
Rabu, 16 September 2026
Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
6 Cara Mengatasi Komputer No Signal, Gampang Banget

6 Cara Mengatasi Komputer No Signal, Gampang Banget

Selasa, 17 Januari 2023
Tembuluk Biji Kelapa Muda Ternyata Bisa Turunkan Kadar Gula, Obat Kencing Manis Atau Diabetes

Tembuluk Biji Kelapa Muda Ternyata Bisa Turunkan Kadar Gula, Obat Kencing Manis atau Diabetes

Jumat, 5 Mei 2023
Bkpsdm Kabupaten Cirebon Segera Panggil Oknum Pns Terlapor Dugaan Penipuan Rekrutmen Pppk

BKPSDM Kabupaten Cirebon segera Panggil Oknum PNS Terlapor Dugaan Penipuan Rekrutmen PPPK

Jumat, 6 Februari 2026
Miraclein, Februari 2023 Penuh Keajaiban, Terjadi Setiap 823 Tahun, Beruntung Kita Mengalaminya

Miraclein, Februari 2023 Penuh Keajaiban, Terjadi Setiap 823 Tahun, Beruntung Kita Mengalaminya

Selasa, 24 Januari 2023
Foto: Forum Osis Jabar - Suara Cirebon

Forum OSIS Jabar Gelar FOJB X Reduction

Banjir Di Cirebon, Pebedilan, Pangenan, Dan Gebang Tergenang, 1.300 Warga Desa Melakasari Mengungsi

Banjir di Cirebon, Pebedilan, Pangenan, dan Gebang Tergenang, 1.300 Warga Desa Melakasari Mengungsi

Link Tayangan Ulang Preman Pensiun 7 Episode 43, Agus Dan Yayat Intai Penghianat, Hp Ajun Dijambret Oo

LINK TAYANGAN ULANG Preman Pensiun 7 Episode 43, Agus dan Yayat Intai Penghianat, HP Ajun Dijambret Oo

Dijerat Dugaan Kasus Pajak, Jubir Paslon Amin Ditangkap Kejaksaan

Dijerat Dugaan Kasus Pajak, Jubir Paslon AMIN Ditangkap Kejaksaan

Suasana Edukasi Keselamatan Berlalu Lintas Di Sd Negeri 1 Astapada, Kecamatan Tengahtani Yang Digelar Dishub Kabupaten Cirebon, Rabu, 16 September 2026.

Dishub Kabupaten Cirebon Edukasi Pelajar SD tentang Keselamatan Berlalu Lintas

Rabu, 16 September 2026
Bupati Cirebon, H Imron Menandatangani Komitmen Bersama Penguatan Sinergi Tpid Dan Tp2Dd Se-Ciayumajakuning Dalam Acara Hlm Tpid Dan Tp2Dd Semester I 2026 Yang Digelar Kpw Bi Cirebon Bersama Tpid Dan Tp2Dd Se-Ciayumajakuning, Selasa, 15 September 2026.

Bupati Cirebon Dorong Kerja Sama Antardaerah Jaga Pasokan dan Harga Pangan

Rabu, 16 September 2026
Suasana Evaluasi Kinerja Direksi Baru Perumda Pasar Berintan Kota Cirebon, Selasa, 15 September 2026.

Evaluasi Perumda Pasar Berintan, DPRD Kota Cirebon Soroti PAD dan Pedagang di Luar Pasar

Rabu, 16 September 2026
Ketua Koni Kabupaten Cirebon H. Agus Kurniawan Budiman, Memberikan Keterangan Pers Terkait Persiapan Kontingen Kabupaten Cirebon Menghadapi Porprov Jawa Barat 2026, Selasa, 15 September 2026.

Porprov Jabar XV 2026, KONI Kabupaten Cirebon Siapkan 376 Atlet

Rabu, 16 September 2026
Currently Playing

USAHA JUALAN ANEKA BUBUR, OZET PER HARI TEMBUS RP.3 JUTA

USAHA JUALAN ANEKA BUBUR, OZET PER HARI TEMBUS RP.3 JUTA

00:03:19

MENGINTIP PRODUKSI BOTOK ROTI, LARIS MANIS SAAT RAMADAN, OMZET HITUNG SENDIRI...!!

00:09:53

TUKAR SAMPAH JADI EMAS DI BANK SAMPAH DEWI SRI CIREBON

00:12:45

PELUANG USAHA, BUKA TOKO BAKO TINGWEK, MODAL AWAL 700 RIBU, BISA BELI RUMAH 700 JUTA DAN UMROH

00:14:51

Tanam Mangrove untuk Cegah Abrasi, Penghasilan Meningkat hingga Rp.1 Milar dan Jadi Desa Wisata

00:08:44

HASILKAN PUNDI-PUNDI RUPIAH, NIAT AWAL LESTARIKAN BUDAYA CIREBON

00:07:00

AWALNYA COBA-COBA, KINI SUKSES TANAM SORGUM 2 HEKTAR DI LAHAN KURANG PRODUKTIF

00:08:51

Ikuti kami

Kategori

  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik

Jaringan

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Terms of Service
  • Privacy Policy
  • Info Iklan
  • Kontak

© 2024 Suara Cirebon - Berita Cirebon terkini hari ini.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik

© 2024 Suara Cirebon - Berita Cirebon terkini hari ini.