by

Gerindra Tolak Radikalisme

Menjadi Tema Pendidikan dalam Politik dan Kaderisasi DPC Kota Cirebon

KOTA CIREBON, SC- Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Kota Cirebon sedang gencar-gencarnya melakukan pendidikan politik dan kaderisasi. Seperti yang digelar Minggu (15/12) di salahsatu hotel di Jalan Terusan Pemuda Kota Cirebon.

Tema yang diusung kali ini adalah Menolak Paham Radikal. Tampak hadir, Ketua DPC Partai Gerindra Kota Cirebon H Eman Sulaeman, Ketua DPRD Kota Cirebon Affiati AMa, Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Kota Cirebon Ruri Tri Lesmana, anggota Fraksi Gerinda H Hendi Nurhudaya, Fitrah Malik, Tommy Sofiana, serta pengurus DPC, PAC dan Rangting Gerindra se-Kota Cirebon.

Hadir pula penulis dan pengamat politik Syamsudin Kadir sebagai narasumber pada pendidikan politik dan kaderisasi kali ini. Syamsudin dikenal sebagai intelektual muda kelahiran 1983 yang sangat produktif di bidang menulis. Syam sudah banyak mengeluarkan buku dan ribuan opini di sejumlah media daerah dan nasional.

Kader Gerindra yang juga Ketua DPRD Kota Cirebon, Affiati AMa mengatakan, pendidikan politik dan kaderisasi merupakan agenda yang selalu diselenggarakan setahun sekali pada setiap akhir tahun. Tema yang diusung sangat tepat karena radikalisme saat ini sedang jadi fokus pemerintah.

“Saya berharap dari pemaparan narasumber  dapat berguna karena radikalisme ini suatu ideologi dengan cara ingin melakukan perubahan sebuah sistem sosial dan politik dengan cara-cara yang ekstrim,” ujar Affiati.

Tak hanya itu, dengan adanya penjelasan atau pemaparan dari narasumber, Affiati berharap peserta yang hadir dapat memahami arti makna dari radikalisme itu sendiri. “Mudah-mudahan pemaparan dari narasumber akan menjdi pedoman dalam membangun Gerindra lebih baik lagi  ke depannya,” katanya.

Di tempat yang sama, Ketua DPC Gerindra Kota Cirebon menyampaikan terima kasih kepada peserta atau kader partai yang sudah hadir, meski belum semua hadir sesuai undangan yang telah disebar. “Ternyata masih banyak kursi yang kosong atau memang ruangannya yang terlalu besar,” kata Eman.

Dikatakan, tema yang dipilih dalam forum ini, guna menambah wawasan dan tahu arti menolak radikalisme juga paham radikalisme yang saat ini sedang gencar disosialisasikan oleh pemerintah.

“Kegiatan ini untuk menambah wawasan kepada kader partai. Akhirnya kita bisa akan tahu dan mengerti kenapa pemerintah menolak paham radikalisme,” kata dia.

Ucapan terima kasih Eman pub sampaikan kepada Syamsudin Kadir yang sudah bersedia hadir untuk memberikan pemahaman dan wawasan tentang apa itu radikalime dan kenapa paham radikalisme ini harus ditangkal bersama-sama.

Eman menambahkan, Pemilihan Legislatif tahun 2019 Gerindra menjadai partai pemenang, sehingga berhak satu kadernya menduduki kursi ketua DPRD, pada pileg kemarin Gerindra mendapatkan 6 Kursi.

“Tetapi kemenangan ini harus dirasakan oleh masyarakat Kota Cirebon dengan kebijakan-kebijakan yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar dia.

Ke depan, kata Eman, Fraksi Gerindra beserta DPC Gerindra Kota Cirebon untuk sama-sama membuat program dan terobosan agar kemenangan Gerindra ini dapat dirasakan oleh masyarakat. “Kalau  kemenangan ini tidak dapat dirasakan masyarakat tentu tudak ada apa-apanya,” tandasnya.

Eman berharap, sinergitas anggota dewan dari Fraksi Gerindra dengan DPC akan membawa peningkatan kesejahteraan masyarakat Kota Cirebon ke arah lebih baik.

Usai menyampaikan sambutan sekaligus membuka acara pendidikan politik dan kaderisasi, dilanjutkan pemaparan nasasumber Syamsudin Kadir. Penyampaian materi secara metodologis dengan bahasa yang mampu dicerna, membuat acara tersebut mampu membuat antusias peserta dalam  menyimak materi tentang radikalisme. (M Surya)

Comment