Selasa, Maret 10, 2026
No Result
View All Result
Suara Cirebon
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik
Suara Cirebon
  • Pilihan Redaksi
  • Jawa Barat
  • Nasional
  • Ngikik
  • Opini
  • Politik
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
Home Cirebon

Kuota Bansos Provinsi Jabar Bisa Ditambah, Tapi untuk Tahap Tiga

Admin by Admin
Rabu, 15 Juli 2020
in Cirebon
Reading Time: 3 mins read
A A
Foto: Kepala Dinsos Kabupaten Cirebon, Dadang Suhendra.

Kepala Dinsos Kabupaten Cirebon, Dadang Suhendra.* Foto:Islah/Suara Cirebon

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsAppShare on Telegram

KABUPATEN CIREBON, SC- Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Cirebon, Dadang Suhendra merasa keberatan dengan penghapusan data penerima Bansos Kabupaten Cirebon yang mencapai 50 persen. Dadang mengaku sudah bertemu dan menyampaikan keberatan itu langsung ke pihak Pemprov Jabar.

Menurutnya, dalam pertemuan yang dilaksanakan di Bandung tersebut, pihaknya menyampaikan keberatannya terkait pengurangan kuota bansos dari Pemprov Jawa Barat. Namun, kata Dadang, pengurangan kuota bansos itu tidak hanya terjadi di Kabupaten Cirebon.

“Memang pengurangan kuota ini tidak hanya terjadi di Cirebon, hampir seluruh wilayah di Jawa Barat angkanya hampir merata 50 persenan,” ujarnya, Senin (13/7/2020).

Dadang menjelaskan, dari hasil pertemuan itu, pihak Pemprov Jabar sudah memutuskan penyaluran tahap kedua tidak bisa diubah. Sesuai data terbaru, jumlah penerima Bansos dari Pemprov Jabar pada tahap kedua sebanyak 29.963 KK dari total penerima awal sebanyak 60.579 KK. Menurutnya, usulan penambahan kuota bisa dilakukan namun untuk penyaluran tahap ketiga. Dan usulannya harus disampaikan bulan ini juga.

“Kita diizinkan untuk mengusulkan kembali jumlah penerima bansos. Dan teknisnya nanti untuk penambahan tahap ketiga. Mudah-mudahan bisa terealisasi penambahanannya,” papar Dadang.

Dia menjelaskan, terjadinya pengurangan kuota Bansos untuk Kabupaten Cirebon merupakan hasil cleansing atau verval dari tim JDS Provinsi melalui 23 tahapan dan hasil pemadanan data bansos oleh BPKP Jabar serta uji petik pemeriksaan pada awal Juni 2020 lalu.

Berita Terkait

TPS Liar di Kawasan Kuliner Batik Trusmi Cirebon Dipagar

TPS Liar di Kawasan Kuliner Batik Trusmi Cirebon Dipagar

Selasa, 10 Maret 2026
15 Warisan Budaya Takbenda Kabupaten Cirebon Diusulkan ke Tingkat Nasional

15 Warisan Budaya Takbenda Kabupaten Cirebon Diusulkan ke Tingkat Nasional

Selasa, 10 Maret 2026
Bupati Cirebon Hadiri Launching Jembatan Garuda di Desa Babakan

Bupati Cirebon Hadiri Launching Jembatan Garuda di Desa Babakan

Senin, 9 Maret 2026
Pemkot Cirebon Evaluasi Festival Ramadan

Pemkot Cirebon Evaluasi Festival Ramadan

Senin, 9 Maret 2026

50% Data Bansos Provinsi Dihapus

Diberitakan sebelumnya, Pemprov Jabar memangkas data penerima bansos untuk kabupaten dan kota se-Jawa Barat hingga 50 persen, termasuk untuk Kabupaten Cirebon. Penghapusan data penerima Bansos itu menyusul adanya temuan pada penyaluran bansos tahap pertama yang dinilai tidak tepat sasaran.

Bupati Cirebon, Drs H Imron MAg membenarkan adanya penghapusan jumlah penerima Bansos Provinsi hingga 50 persen tersebut. Menurut Imron, penghapusan jumlah data Keluarga Penerima Manfaat (KPM) itu telah menambah beban baru bagi Pemkab Cirebon. Setidaknya, Pemkab Cirebon harus memutar otak untuk mendapatkan anggaran guna meng-cover data KPM yang sudah dihapus dari list Bansos Pemprov Jabar.

“Itu jadi fikiran kita, dari mana kita (anggaran) nya. Makanya akan kita bahas dari mana lagi anggarannya,” ujar Imron, Jumat (10/7/2020).

Selain mencari “celah” anggaran dari APBD, kata dia, solusi yang memungkinkan untuk mengcovernya adalah dari anggaran Dana Desa (DD). “Ya paling nanti dari dana (APBD) kita atau DD,” kata Imron.

Meski demikian, lanjut bupati, Pemkab Cirebon berupaya agar data KPM yang dihapus tidak terlalu banyak. Selain itu, Bupati mengaku sudah menelpon Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Jabar untuk menanyakan alasan penghapusan data penerima bansos hingga 50 persen itu.

“Saya sudah kontek kadisnya, kebetulan dia teman saya. Katanya penghapusan itu atas dasar temuan pada bansos pertama,” papar Imron.

BACA JUGA: 50% Data Bansos Provinsi Dihapus

Bupati menjelaskan, dari temuan pada penyaluran bansos tahap pertama diketahui adanya data penerima ganda, alamat tidak tepat, KPM PNS dan ada data KPM yang sudah meninggal dunia. “Adanya temuan itu waktu dilakukan pemeriksaan se-Jabar ada yang ganda, ada yang PNS, ada yang alamatnya tidak tepat, ada yang sudah meninggal. Akhirnya bansos dikurangi sampai 50 persen,” tukas Imron.

Bupati menambahkan, dari hasil koordinasi lewat telepon itu, pihak Dinsos Jabar masih memberi peluang perbaikan data KPM yang sudah dihapus. Setelah dilakukan verifikasi atau pemilahan hingga perbaikan alamat penerima, nama-nama tersebut bisa diajukan lagi untuk mendapat Bansos.

“Orang-orang yang di-delete itu dilengkapi alamatnya, dan penerima dari A sampai Z yang di-delete itu dipilah lagi,” terang Imron.

Oleh karena itu, dia mengaku sudah memerintahkan Dinsos Kabupaten Cirebon agar membenahi data dan alamat penerima sesuai NIK. Imron juga sudah terjun langsung ke desa-desa dan kecamatan untuk mendorong penguatan data agar benar-bebar valid. “Cuma masalahnya, setelah  kita kirim datanya terus nanti yang lain cair dan yang lain enggak kebagian, itu masalah lagi,” paparnya. (Islah)

Tags: Bansos di Kabupaten CirebonBupati CirebonCirebonDadang SuhendraDinas Sosial Kabupaten CirebonImronImron RosyadiKabupaten CirebonPemkab CirebonPemprov JabarSuara Cirebon
Admin

Admin

Berita Terkait

TPS Liar di Kawasan Kuliner Batik Trusmi Cirebon Dipagar
Cirebon

TPS Liar di Kawasan Kuliner Batik Trusmi Cirebon Dipagar

by Vicky Sugiarto
Selasa, 10 Maret 2026
15 Warisan Budaya Takbenda Kabupaten Cirebon Diusulkan ke Tingkat Nasional
Cirebon

15 Warisan Budaya Takbenda Kabupaten Cirebon Diusulkan ke Tingkat Nasional

by Vicky Sugiarto
Selasa, 10 Maret 2026
Bupati Cirebon Hadiri Launching Jembatan Garuda di Desa Babakan
Cirebon

Bupati Cirebon Hadiri Launching Jembatan Garuda di Desa Babakan

by Islahuddin
Senin, 9 Maret 2026
Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
6 Cara Mengatasi Komputer No Signal, Gampang Banget

6 Cara Mengatasi Komputer No Signal, Gampang Banget

Selasa, 17 Januari 2023
Tembuluk Biji Kelapa Muda Ternyata Bisa Turunkan Kadar Gula, Obat Kencing Manis atau Diabetes

Tembuluk Biji Kelapa Muda Ternyata Bisa Turunkan Kadar Gula, Obat Kencing Manis atau Diabetes

Jumat, 5 Mei 2023
BKPSDM Kabupaten Cirebon segera Panggil Oknum PNS Terlapor Dugaan Penipuan Rekrutmen PPPK

BKPSDM Kabupaten Cirebon segera Panggil Oknum PNS Terlapor Dugaan Penipuan Rekrutmen PPPK

Jumat, 6 Februari 2026
Miraclein, Februari 2023 Penuh Keajaiban, Terjadi Setiap 823 Tahun, Beruntung Kita Mengalaminya

Miraclein, Februari 2023 Penuh Keajaiban, Terjadi Setiap 823 Tahun, Beruntung Kita Mengalaminya

Selasa, 24 Januari 2023

Forum OSIS Jabar Gelar FOJB X Reduction

Banjir di Cirebon, Pebedilan, Pangenan, dan Gebang Tergenang, 1.300 Warga Desa Melakasari Mengungsi

Banjir di Cirebon, Pebedilan, Pangenan, dan Gebang Tergenang, 1.300 Warga Desa Melakasari Mengungsi

LINK TAYANGAN ULANG Preman Pensiun 7 Episode 43, Agus dan Yayat Intai Penghianat, HP Ajun Dijambret Oo

LINK TAYANGAN ULANG Preman Pensiun 7 Episode 43, Agus dan Yayat Intai Penghianat, HP Ajun Dijambret Oo

Dijerat Dugaan Kasus Pajak, Jubir Paslon AMIN Ditangkap Kejaksaan

Dijerat Dugaan Kasus Pajak, Jubir Paslon AMIN Ditangkap Kejaksaan

TPS Liar di Kawasan Kuliner Batik Trusmi Cirebon Dipagar

TPS Liar di Kawasan Kuliner Batik Trusmi Cirebon Dipagar

Selasa, 10 Maret 2026
15 Warisan Budaya Takbenda Kabupaten Cirebon Diusulkan ke Tingkat Nasional

15 Warisan Budaya Takbenda Kabupaten Cirebon Diusulkan ke Tingkat Nasional

Selasa, 10 Maret 2026
Bupati Cirebon Hadiri Launching Jembatan Garuda di Desa Babakan

Bupati Cirebon Hadiri Launching Jembatan Garuda di Desa Babakan

Senin, 9 Maret 2026
Pemkot Cirebon Evaluasi Festival Ramadan

Pemkot Cirebon Evaluasi Festival Ramadan

Senin, 9 Maret 2026
Currently Playing

USAHA JUALAN ANEKA BUBUR, OZET PER HARI TEMBUS RP.3 JUTA

USAHA JUALAN ANEKA BUBUR, OZET PER HARI TEMBUS RP.3 JUTA

00:03:19

MENGINTIP PRODUKSI BOTOK ROTI, LARIS MANIS SAAT RAMADAN, OMZET HITUNG SENDIRI...!!

00:09:53

TUKAR SAMPAH JADI EMAS DI BANK SAMPAH DEWI SRI CIREBON

00:12:45

PELUANG USAHA, BUKA TOKO BAKO TINGWEK, MODAL AWAL 700 RIBU, BISA BELI RUMAH 700 JUTA DAN UMROH

00:14:51

Tanam Mangrove untuk Cegah Abrasi, Penghasilan Meningkat hingga Rp.1 Milar dan Jadi Desa Wisata

00:08:44

HASILKAN PUNDI-PUNDI RUPIAH, NIAT AWAL LESTARIKAN BUDAYA CIREBON

00:07:00

AWALNYA COBA-COBA, KINI SUKSES TANAM SORGUM 2 HEKTAR DI LAHAN KURANG PRODUKTIF

00:08:51

Ikuti kami

Kategori

  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik

Jaringan

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tems of Service
  • Privacy Policy
  • Info Iklan
  • Kontak

© 2024 Suara Cirebon - Berita Cirebon terkini hari ini.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik

© 2024 Suara Cirebon - Berita Cirebon terkini hari ini.