by

Dua Pelaku Penjual Obat Terlarang di Cirebon Diamankan

SUMBER, SC- Satuan Reserse Narkoba Polresta Cirebon berhasil mengungkap dua tersangka dalam kasus tindak pidana mengedarkan dan atau menjual sediaan farmasi jenis obat pil trihexpenidyl, tramadol dan DMP.

Dari hasil pengungkapan tersebut laporan informasi Nomor : LI-R/ / XI /2020/Sat Res Narkoba tanggal 10 Nopember 2020, tentang tindak pidana sediaan farmasi jenis obat pil trihexpenidyl, tramadol dan DMP.

Kapolresta Cirebon  Kombes Polisi M Syahduddi melalui Kasatnarkoba Polresta Cirebon Kompok Sentosa Sembiring menjelaskan, dari hasil pemeriksaan keterangan tersangka, AS mendapatkan sediaan farmasi jenis pil trihexpenidyl, tramadol dan DMP dari saudara berinsial H  (masih dalam pencarian).

BACA JUGA: 69 WNA Pekerja PLTU Cirebon Positif Covid-19

Kedua tersangka berinisial AS(22) warga Desa Winong Kecamatan Gempol Kabupaten Cirebon dan berinsial S(31) warga Desa Jungjang Wetan Kecamatan Arjawinangun Kabupaten Cirebon.

“Tersangka di tangkap pada Hari Selasa tanggal  10 Nopember 2020 jam 19.00 WIB. Dirumahnya tersangka S Desa Jungjang Wetan Kecamatan  Arjawinangun Kabupaten Cirebon. Kemudian penangkap tersangka berinisial AS pada hari Selasa tanggal 10 Nopember 2020 jam 20.30 WIB. Di rumah Tersangka AS Desa Winong Kecamatan Gempol Kabupaten Cirebon,” kata Sentosa Sembiring, Rabu (18/11)

Tersangka AS mengedarkan menjual sediaan farmasi jenis Trihexpenidyl DMP kepada tersangka S dan tersangka S menjual kepada pembeli masyarakat di sekitar Desa Jungjang, Kecamatan Arjawinangun, Kabupaten Cirebon.

Dari tersangka  AS polisi mengamankan Trihexpenidhyl sebanyak 10.700 butie, DMP sebanyak 14.000 butir dan Tramadol sebanyak 4.900 butir serta uang Hasil penjualan sebesar Rp1.350.000, 1 unit HP Vivo warna gold.

BACA JUGA: Optimis, Tahun 2021 IAIN Cirebon Jadi UIN

Sementara itu dari terduga S berhasil diamankan, pil DMP sebanyak 60 paket atau 420 butir juga uang hasil penjualan sebesar Rp870.000, satu Unit HP Merk Redmi.

“Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 196 Jo Pasal 197 UU RI No 36 tahun 2009 tentang Kesehatan,” tandasnya. (Kirno)

Comment