by

Ketahanan Keluarga Upaya Pembangunan Daerah

KOTA CIREBON, SC- Pembangunan Kota Cirebon tidak hanya tanggung jawab pemerintah daerah, melainkan peran serta seluruh elemen masyarakat hingga tingkat terkecil, yakni keluarga.

Oleh sebab itu, DPRD Kota Cirebon mendorong upaya peran keluarga tersebut melalui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Ketahanan Keluarga yang kini masih dalam pembahasan oleh Panitia Khusus (Pansus) DPRD.

“Perda ini penting sebagai legal standing untuk masyarakat Kota Cirebon. Selain itu untuk memiliki kepastian hukum terkait peran serta masyarakat terhadap pembangunan daerah,” ujar anggota Pansus Raperda tentang Ketahanan Keluarga, Cicip Awaludin SH, Jumat (21/5/2021).

Cicip menjelaskan, pentingnya ketahanan keluarga sebagai dasar serta menjadi salah satu faktor yang bisa menentukan pembangunan Kota Cirebon yang lebih baik.

BACA JUGA: Wow.. IAIN Cirebon Semakin Diminati, Jumlah Pendaftar Jalur UM-PTKIN Meningkat Lebih dari 100 Persen

“Pembangunan bisa dimulai dari keluarga yang kuat dan sehat. Kesadaran dalam keluarga untuk mengurus anak bisa diintervensi oleh pemerintah demi generasi keluarga yang produktif,” kata dia.

Sementara itu, Ketua Pansus DPRD, Cicih Sukaesih mengatakan, poin dalam Raperda tentang Ketahanan Keluarga ini agar setiap individu keluarga menjalankan tupoksi masing-masing.

“Selain itu terciptanya kenyamanan dan perlindungan, adanya pembekalan ibu dan anak untuk menjalankan visi keluarga, bagaimana hidup bertetangga dan berbudaya. Semua itu ada dalam pendidikan dasar keluarga,” katanya.

Cicih juga menjelaskan, apabila seorang anak tidak memiliki ayah dan ibu, akan menjadi tanggung jawab pemerintah daerah dan keluarga terdekat, misal paman atau bibi.

BACA JUGA: Warga Pabedilan Negatif Varian B.1.1.7, Dinkes Kabupaten Cirebon Belum Temukan Kasus Corona Varian Baru

Dalam raperda tersebut juga mengatur, kata Cicih, bahwa seseorang yang sudah dewasa dan dianggap mampu, menikah atau belum menikah diperbolehkan mengadopsi anak.

“Dalam hal ini, jika akan mengadopsi juga harus memenuhi syarat dan ketentuan hukum yang berlaku. Hal ini untuk menghindari hal negatif terjadi,” jelas Cicih. (Surya)

Comment