by

Layanan Unit Ketenagakerjaan Khusus Difabel Belum Beroperasi

KOTA CIREBON, SC- Layanan unit disabilitas di Dinas Ketenagakerjaan Kota Cirebon belum juga dapat dioperasikan. Padahal, layanan tersebut sangat diperlukan para penyandang disabilitas yang melamar pekerjaan.

Kepala Pelaksana Tugas Dinas Ketenagakerjaan Kota Cirebon, Sumanto melalui Kepala Seksi, Bagus Setya Nugroho menjelaskan, Kementerian Tenaga Kerja sedang gencar-gencarnya menyosialisasikan unit pelayanan disabilitas.

Belum beroperasinya unit pelayanan tersebut, kata Bagus, karena masih dalam tahap sosialisasi dan tergantung anggaran dari pemerintah. Pasalnya, harus ada sarana dan prasarana yang memadai terkait unit pelayanan untuk disabilitas tersebut.

“Untuk di Kota Cirebon sendiri, masih mencari informasi di kota atau kabupaten yang lain sudah melaksanakan, kita masih mencari informasi itu,” kata Bagus kepada wartawan kemarin di kantor Disnaker Kota Cirebon, Kamis (17/6/2021).

Bagus menjelaskan, fungsi unit pelayan disabilitas ini tugasnya pendampingan terhadap penyandang disabilitas, mulai dari pencarian kerja hingga mendapatkan kerja.

“Kalau ada permasalahan di perusahaan yang mereka kerja akan kita dampingi. Itu fungsi dan tugas unit pelayanan disabilitas,” kata Bagus.

Lanjut Bagus, kesempatan bekerja bagi penyandang disabilitas berdasarkan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003. Atas dasar itu, menurut bagus, perusahaan pun harus menerima penyandang disabitias.

“Memang di undang-undang juga sudah diwajibkan dan disosialisasikan. Seperti perusahaan BUMN jatah kuota untuk penyandang disabilitas sebanyak 2 persen dari jumlah karyawan, kalau perusahaan swasta hanya 1 persen dari jumlah karyawan,” kata Bagus.

Meski unit pelayan disabilitas di Kota Cirebon belum ada, dipastikan Bagus, pihaknya akan memprioritaskan pelayan bagi disabilitas.

Terpisah, Komunitas Peduli Difabel Kota Cirebon, Ulya Aufia, mengatakan, penyandang disabilitas juga bisa bekerja karena mereka juga punya potensi.

“Di Kota Cirebon masih perlu ditingkatkan dari pemberdayaan dan pelatihan soft skill, buat penyandang difabel,” kata Ulya.

BACA JUGA: Perlindungan Perempuan Kurang Tersosialisasikan, Selly Ajak Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Buruh Migran

Dikatakan Ulya, sosialisasi mengenai ketenagakerjaan dan keterampilan khusus untuk difabel dari pemerintah tidak tersampaikan.

“Harapan saya, unit pelayana kerja untuk difabel segera direalisasikan agar membantu untuk ketenagakerjaan,” ujar Ulya. (Surya)

Comment