by

Pemdes Cisaat Bagikan Sertifikat PTSL

KABUPATEN CIREBON, SC- Pemerintah Desa Cisaat, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, membagikan 144 sertifikat tanah Program Percepatan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) kepada masyarakat, di aula kantor desa setempat, Kamis (26/8/2021). Pembagian sertifikat tanah program PTSL tersebut dihadiri Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Cirebon, Mukhammad.

Kuwu Desa Cisaat, Sukarna mengatakan, 144 sertifikat tanah tersebut, diserahkan langsung kepada masyarakat dengan disaksikan pejabat dan kepala  BPN Kabupaten Cirebon.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada pihak panitia yang telah melaksanakan tugasnya dengan baik, sehingga acara tersebut berjalan dengan lancar, dari mulai pendaftaran sampai selesai,” katanya.

Sukarna juga menyampaikan terima kasih kepada kepala BPN yang telah memberikan kepercayaan warganya mendapatkan program PTSL.

“Karena dengan program PTSL atau program sertifikat gratis ini masyarakat yang ingin tanahnya disertifikasi terbantu, hanya Rp150 ribu,” ujarnya.

Ia mengaku program itu hingga Oktober masih bisa diakses masyarakat yang memerlukan sertifikat tanah.

“Insyaallah minggu depan akan ada pembagian lagi untuk tahap berikutnya,” katanya.

Sukarna mengaku melalui program PTSL kini sudah banyak warga yang memiliki sertifikat tanah atas nama pemilikannya.

“Semoga program PTSL ini dapat segera selesai dan manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat Desa Cisaat,” tandasnya.

BACA JUGA: Tidak Dilibatkan Dalam Konsep Revitalisasi Taman Pataraksa Seniman Kecewa

Sementara itu, salah satu warga penerima program PTSL, Kasinah mengaku terima kasih kepada Pemdes Desa Cisaat, karena dengan adanya program PTSL dirinya merasa sangat terbantu.

“Walaupun dalam prosesnya memakan waktu, tapi dengan adanya bukti bahwa sertifikat ini sudah jadi saya sangat mengapresiasi kinerja pemerintahan desa,” kata Kasinah.

Ia bahkan berpesan kepada warga lainnya, agar sertifikat yang telah diperoleh dijaga dengan baik.

“Jaga agar jangan sampai rusak apa lagi hilang karena prosesnya akan lebih susah lagi,” ujarnya. (Vicky)

Comment