by

Tersangka Pembegalan di Majalengka Positif Covid-19 

MAJALENGKA, SC- Satu tahanan Polres Majalengka dinyatakan positif Covid-19. Tahanan  dalam kasus tindak pidana pembegalan di Majalengka, Sahrul terkonfirmasi positif Covid-19 berdasarkan hasil swab antigen. Untuk menghindari penularan pada tahanan lainnya, Sahrul ditempatkan dalam sel tahanan terpisah di Mapolsek Kadipaten.

Kapolres Majalengka, AKBP Edwin Affandi mengatakan, tersangka Sahrul ditangkap petugas Unit Reskrim Polsek Kadipaten karena membegal seorang pelajar di Kadipaten, Kabupaten Majalengka, Minggu (13/2/2022).

Sebelum diperiksa penyidik, tersangka diperiksa petugas medis Polsek Kadipaten. Hasilnya, Sahrul terkonfirmasi positif Covid-19. Pelaku kemudian menjalani pemeriksaan lebih lanjut dengan swab PCR.

BACA JUGA: Kasus COVID-19 Bertambah, Ganjil-Genap Diberlakukan

“Setelah hasil itu diperoleh, tujuh anggota yang sempat kontak erat dengan pelaku langsung menjalani tes swab antigen. Hasilnya, semua negatif,” kata Kapolres Majalengka.

Sebelumnya, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Majalengka mencatat bahwa, sejak satu pekan terakhir, terdapat lima kasus kematian pasien positif Covid-19. Selain kematian, penambahan kasus baru periode sama mencapai 239 orang.

Sekretaris Dinkes Kabupaten Majalengka, Agus Susanto mengatakan, selama sepekan kasus kematian akibat terpapar Covid-19 di Kabupaten Majalengka, tercatat ada 5 kasus. Dari awal pandemi Covid-19, total kasus kematian di Kabupaten Majalengka tercatat 822 orang atau 6,7 persen.

BACA JUGA: Satgas Penegak Disiplin COVID-19 Minta Diaktifkan

Sekretaris Dinkes menjelaskan, saat ini, total angka kasus aktif di Kabupaten Majalengka mencapai 297 orang dengan rata-rata menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing. Dan hanya ada 13 orang yang menjalani perawatan di rumah sakit, baik yang berada di Kabupaten Majalengka, maupun rumah sakit di luar Majalengka karena bergejala sedang dan berat.

“Ruang isolasi di rumah sakit  siap menghadapi kemungkinan  terjadi lonjakan kasus. Tetapi  kita berharap itu tidak terjadi, apalagi kebanyakan masyarakat sudah divaksin,” jelasnya. (Abr)

Comment