by

Berada di Urutan 25 dari 27 Daerah Se-Jabar, Wabup Ajak Guru Tingkatkan IPM Kabupaten Cirebon

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Cirebon tergolong rendah. Di Provinsi Jawa Barat, IPM Kabupaten Cirebon bahkan berada di urutan ketiga terbawah dari 27 kabupaten/kota yang ada, hanya sedikit lebih baik dari IPM Kabupaten Indramayu.

Hal itu dikemukakan Wakil Bupati Cirebon, Wahyu Tjiptaningsih, melakukan kunjungan ke SMPN 1 Lemahabang, Kecamatan Lemahabang, Rabu (23/3/2022).

Menurutnya, menjadi tanggung jawab semua pihak untuk meningkatkan IPM Kabupaten Cirebon, termasuk peran serta para guru agar memaksimalkan kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah.

BACA JUGA: Ribuan Ruang Kelas di Kabupaten Cirebon Rusak, Tahun 2022 Disdik Rehab 308

“Untuk mendongkrak IPM Kabupaten Cirebon dibutuhkan peran aktif semua pihak, termasuk dari para guru,” kata Ayu, sapaan akrab Wahyu Tjiptaningsih.

Menurut Ayu, salah satu upaya yang dilakukannya yakni dengan melakukan kunjungan ke berbagai wilayah untuk mengetahui kondisi masyarakat desa, baik sarana, fasilitas infrastruktur maupun kondisi gedung sekolah.

Ayu menegaskan, saat ini pendidikan di Kabupaten Cirebon kualitasnya masih harus lebih ditingkatkan lagi agar IPM bisa lebih meningkat lagi.

BACA JUGA: Murid SDN 1 Astanamukti KBM di Kelas hampir Ambruk

“Dengan bersilaturahmi dan berdiskusi, tentunya akan mengetahui kendala maupun permasalahan yang ada, kemudian dicari solusi yang terbaik agar dapat ditindaklanjuti oleh dinas terkait untuk merealisasikan kebutuhan yang diperlukan. Dengan demikian tentunya IPM Kabupaten Cirebon tidak lagi menjadi peringkat ke 25 dari 27 kota dan Kabupaten Jawa Barat,” ungkapnya.

Saat disinggung, bagaimana upaya yang akan dilakukan dengan banyaknya gedung sekolah yang kondisinya sangat memprihatikan.

“Nantinya akan kita tindaklanjuti untuk segera dilakukan perbaikan, tentunya dengan melakukan koordinasi dengan beberapa pihak terkait,” jelas Ayu.

BACA JUGA: Pelantikan PPPK Terhambat, DPRD Kabupaten Cirebon: Kendalanya dari BKN

Ayu menjelaskan, saat ini ada sekitar 40 persen sekolah khususnya SD yang kondisinya sangat  memprihatinkan. Pihaknya akan berkoordinasi dengan Disdik Provinsi Jawa Barat agar diberikan anggaran untuk perbaikan sekolah yang rusak tersebut.

“Untuk mendongkrak IPM, dibutuhkan peran masyarakat maupun pihak terkait, salah satunya  dengan peningkatan mutu dan kualitas  pendidikan, serta  bidang kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Dengan demikian IPM Kabupaten Cirebon akan meningkatkan,” pungkas Ayu. (Baim)

Comment