Selasa, September 29, 2026
No Result
View All Result
Suara Cirebon
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik
Suara Cirebon
  • Pilihan Redaksi
  • Jawa Barat
  • Nasional
  • Ngikik
  • Opini
  • Politik
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
Home Cirebon

Dibantu Anjing, Petani Bayalangu Cirebon Gropyokan Tikus

Islahuddin by Islahuddin
Selasa, 16 Januari 2024
in Cirebon
Reading Time: 2 mins read
A A
Dibantu Anjing, Petani Bayalangu Cirebon Gropyokan Tikus

Petani Desa Bayalangu, Kecamatan Gegesik, Kabupaten Cirebon memanfaatkan anjing untuk melacak keberadaan tikus pada kegiatan gropyokan, Senin, 15 Januari 2024.* (Foto: Islah/Suara Cirebon)

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsAppShare on Telegram

SUARA CIREBON – Para petani Desa Bayalangu, Kecamatan Gegesik, Kabupaten Cirebon bersama petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) dari Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Jawa Barat melakukan gropyok (berburu bersama-sama) tikus di areal sawah desa setempat, Senin, 15 Januari 2024.

Dalam gropyok tikus tersebut, petani menggunakan anjing untuk memburu tikus yang bersarang di celah pematang sawah.

Petugas POPT BPP Jawa Barat, Sartono mengatakan, gropyokan merupakan upaya pengendalian tikus yang saat ini banyak menyerang bibit padi di persemaian. Karenanya, lanjut Sartono, gropyok tikus itu sengaja dilakukan di awal musim taman, agar keberadaan hama pengerat itu dapat ditekan.

Menurut Sartono, gropyok tikus merupakan tradisi petani di Kecamatan Gegesik yang telah dilakukan turun temurun.

“Kami berburu tikus yang merusak tanaman padi secara manual dibantu anjing pelacak. 

Untuk langkah selanjutnya, menurut Sartono, pengendalian tikus akan dilakukan dengan memanfaatkan burung hantu. Nantinya, ia dan para petani akan melakukan pemasangan rumah atau sarang burung hantu untuk memancing burung hantu menetap di dalamnya.

Pembuatan sarang tersebut dilakukan, karena burung hantu tidak bisa membuat sarang sendiri. Sartono menyebut, keberadaan burung hantu tersebut nantinya dapat mengendalikan tikus yang sedang menyerang tanaman padi. Pasalnya, dari sisi rantai makanan, tikus merupakan makanan burung hantu, sehingga ada aspek saling menguntungkan.

Menurut Sartono, dalam satu malam, burung hantu bisa memakan hingga lima ekor tikus. Burung hantu juga akan terus berburu mematikan tikus pada malam hari meskipun hasil buruannya tidak lagi dimakan.

“Musim sekarang, dalam dua tahun terakhir, ini siklus lima tahunan dalam populasi hama. Tiap lima tahunan itu berganti, sekarang musimnya tikus, nanti lima tahun kedepan hamanya beda lagi,” ujar Sartono.

Berita Terkait

Ketua Forum Pppk Paruh Waktu Kabupaten Cirebon, Anton Hs Saat Di Jumpai, Senin, 28 September 2026.

PPPK Paruh Waktu Kabupaten Cirebon Tunggu Kepastian Alih Status Jadi Penuh Waktu pada 2027

Selasa, 29 September 2026
Kepala Disperdagin Kabupaten Cirebon, Suhartono, Memberikan Keterangan Pers Terkait Perluasan Operasional Kospi Di Pasar Tradisional Milik Pemkab Cirebon, Senin, 28 September 2026.

KOSPI Diperluas ke Lima Pasar Pemkab Cirebon, Harga Beras Jadi Perhatian

Selasa, 29 September 2026
Mahasiswa Uin Siber Cirebon, Aulia Rahmi, Mendampingi Pembelajaran Tik Bagi Siswa Sekolah Indonesia Kota Kinabalu (Sikk), Malaysia, Dalam Kegiatan Praktik Pengalaman Lapangan (Plp) Internasional.

Mahasiswa UIN Siber Cirebon Dampingi Pembelajaran Literasi Digital di Malaysia

Selasa, 29 September 2026
Menteri Pendidikan Dasar Dan Menengah, Abdul Mu'Ti, Menyapa Anak-Anak Saat Meninjau Pelaksanaan Revitalisasi Sdn 1 Kedungjaya, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon, Senin, 28 September 2026.

82 SD Negeri di Kabupaten Cirebon Dapat Revitalisasi dari Kemendikdasmen

Selasa, 29 September 2026

Sartono mengatakan, dampak paling buruk akibat serangan hama tikus ketika padi sudah ditanam, bisa terjadi puso atau gagal panen. Terlebih, ia menilai populasi tikus mengalami peningkatan signifikan.

“Puso itu bisa juga karena hama atau penyakit tanaman lainnya yang menyerang tanaman padi,” bebernya.

Ia menambahkan, dirinya terjun langsung dalam kegiatan tersebut karena sudah menjadi tugas dan tanggung jawabnya terkait perlindungan tanaman pangan di wilayah kerjanya.

“Kami ditugaskan untuk satu kecamatan itu satu petugas. Harapannya, di musim tanam ini petani bisa menghasilkan panen sesuai dan maksimal,” pungkasnya.***

Dapatkan update berita setiap hari dari suaracirebon.com dengan bergabung di Grup Telegram “Suara Cirebon Update”. Caranya klik link https://t.me/suaracirebon, kemudian join. Sebelumnya, Anda harus install dan daftar di aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags: AnjingBayalanguCirebonGropyokan TikusKabupaten CirebonPetaniTikus
Islahuddin

Islahuddin

Berita Terkait

Ketua Forum Pppk Paruh Waktu Kabupaten Cirebon, Anton Hs Saat Di Jumpai, Senin, 28 September 2026.
Cirebon

PPPK Paruh Waktu Kabupaten Cirebon Tunggu Kepastian Alih Status Jadi Penuh Waktu pada 2027

by Vicky Sugiarto
Selasa, 29 September 2026
Kepala Disperdagin Kabupaten Cirebon, Suhartono, Memberikan Keterangan Pers Terkait Perluasan Operasional Kospi Di Pasar Tradisional Milik Pemkab Cirebon, Senin, 28 September 2026.
Cirebon

KOSPI Diperluas ke Lima Pasar Pemkab Cirebon, Harga Beras Jadi Perhatian

by Vicky Sugiarto
Selasa, 29 September 2026
Mahasiswa Uin Siber Cirebon, Aulia Rahmi, Mendampingi Pembelajaran Tik Bagi Siswa Sekolah Indonesia Kota Kinabalu (Sikk), Malaysia, Dalam Kegiatan Praktik Pengalaman Lapangan (Plp) Internasional.
Cirebon

Mahasiswa UIN Siber Cirebon Dampingi Pembelajaran Literasi Digital di Malaysia

by Arif Rahman
Selasa, 29 September 2026
Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
6 Cara Mengatasi Komputer No Signal, Gampang Banget

6 Cara Mengatasi Komputer No Signal, Gampang Banget

Selasa, 17 Januari 2023
Tembuluk Biji Kelapa Muda Ternyata Bisa Turunkan Kadar Gula, Obat Kencing Manis Atau Diabetes

Tembuluk Biji Kelapa Muda Ternyata Bisa Turunkan Kadar Gula, Obat Kencing Manis atau Diabetes

Jumat, 5 Mei 2023
Bkpsdm Kabupaten Cirebon Segera Panggil Oknum Pns Terlapor Dugaan Penipuan Rekrutmen Pppk

BKPSDM Kabupaten Cirebon segera Panggil Oknum PNS Terlapor Dugaan Penipuan Rekrutmen PPPK

Jumat, 6 Februari 2026
Miraclein, Februari 2023 Penuh Keajaiban, Terjadi Setiap 823 Tahun, Beruntung Kita Mengalaminya

Miraclein, Februari 2023 Penuh Keajaiban, Terjadi Setiap 823 Tahun, Beruntung Kita Mengalaminya

Selasa, 24 Januari 2023
Foto: Forum Osis Jabar - Suara Cirebon

Forum OSIS Jabar Gelar FOJB X Reduction

Banjir Di Cirebon, Pebedilan, Pangenan, Dan Gebang Tergenang, 1.300 Warga Desa Melakasari Mengungsi

Banjir di Cirebon, Pebedilan, Pangenan, dan Gebang Tergenang, 1.300 Warga Desa Melakasari Mengungsi

Link Tayangan Ulang Preman Pensiun 7 Episode 43, Agus Dan Yayat Intai Penghianat, Hp Ajun Dijambret Oo

LINK TAYANGAN ULANG Preman Pensiun 7 Episode 43, Agus dan Yayat Intai Penghianat, HP Ajun Dijambret Oo

Dijerat Dugaan Kasus Pajak, Jubir Paslon Amin Ditangkap Kejaksaan

Dijerat Dugaan Kasus Pajak, Jubir Paslon AMIN Ditangkap Kejaksaan

Ketua Forum Pppk Paruh Waktu Kabupaten Cirebon, Anton Hs Saat Di Jumpai, Senin, 28 September 2026.

PPPK Paruh Waktu Kabupaten Cirebon Tunggu Kepastian Alih Status Jadi Penuh Waktu pada 2027

Selasa, 29 September 2026
Kepala Disperdagin Kabupaten Cirebon, Suhartono, Memberikan Keterangan Pers Terkait Perluasan Operasional Kospi Di Pasar Tradisional Milik Pemkab Cirebon, Senin, 28 September 2026.

KOSPI Diperluas ke Lima Pasar Pemkab Cirebon, Harga Beras Jadi Perhatian

Selasa, 29 September 2026
Mahasiswa Uin Siber Cirebon, Aulia Rahmi, Mendampingi Pembelajaran Tik Bagi Siswa Sekolah Indonesia Kota Kinabalu (Sikk), Malaysia, Dalam Kegiatan Praktik Pengalaman Lapangan (Plp) Internasional.

Mahasiswa UIN Siber Cirebon Dampingi Pembelajaran Literasi Digital di Malaysia

Selasa, 29 September 2026
Menteri Pendidikan Dasar Dan Menengah, Abdul Mu'Ti, Menyapa Anak-Anak Saat Meninjau Pelaksanaan Revitalisasi Sdn 1 Kedungjaya, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon, Senin, 28 September 2026.

82 SD Negeri di Kabupaten Cirebon Dapat Revitalisasi dari Kemendikdasmen

Selasa, 29 September 2026
Currently Playing

USAHA JUALAN ANEKA BUBUR, OZET PER HARI TEMBUS RP.3 JUTA

USAHA JUALAN ANEKA BUBUR, OZET PER HARI TEMBUS RP.3 JUTA

00:03:19

MENGINTIP PRODUKSI BOTOK ROTI, LARIS MANIS SAAT RAMADAN, OMZET HITUNG SENDIRI...!!

00:09:53

TUKAR SAMPAH JADI EMAS DI BANK SAMPAH DEWI SRI CIREBON

00:12:45

PELUANG USAHA, BUKA TOKO BAKO TINGWEK, MODAL AWAL 700 RIBU, BISA BELI RUMAH 700 JUTA DAN UMROH

00:14:51

Tanam Mangrove untuk Cegah Abrasi, Penghasilan Meningkat hingga Rp.1 Milar dan Jadi Desa Wisata

00:08:44

HASILKAN PUNDI-PUNDI RUPIAH, NIAT AWAL LESTARIKAN BUDAYA CIREBON

00:07:00

AWALNYA COBA-COBA, KINI SUKSES TANAM SORGUM 2 HEKTAR DI LAHAN KURANG PRODUKTIF

00:08:51

Ikuti kami

Kategori

  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik

Jaringan

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Terms of Service
  • Privacy Policy
  • Info Iklan
  • Kontak

© 2024 Suara Cirebon - Berita Cirebon terkini hari ini.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik

© 2024 Suara Cirebon - Berita Cirebon terkini hari ini.