SUARA CIREBON – Di tengah gencarnya Pemerintah Kabupaten Cirebon melakukan perbaikan infrastruktur jalan di sejumlah wilayah, warga Desa Pangkalan, Kecamatan Plered, Kabupaten Cirebon mengeluhkan kondisi jalan utama desa yang rusak parah dan belum tersentuh perbaikan.
Kerusakan terjadi pada ruas jalan penghubung Desa Pangkalan dengan Desa Buyut, Kecamatan Gunungjati.
Kondisi ini disampaikan salah seorang warga, Hafidz. Ia menjelaskan, jalan tersebut merupakan akses utama warga dan setiap hari dilintasi masyarakat.
Menurut Hafidz, jalan yang berada tidak jauh dari Kantor Desa dan Puskesmas Pangkalan itu dipenuhi lubang besar, permukaan jalan retak, serta dipenuhi bebatuan dan lumpur.
Saat hujan turun, lubang-lubang tersebut tergenang air sehingga membahayakan pengguna jalan.
“Kerusakan ini tidak hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga membahayakan keselamatan pengendara dan berdampak pada aktivitas ekonomi warga,” ujar Hafidz, Kamis, 8 Januari 2026.
Ia menjelaskan, jalan tersebut setiap hari dilalui pelaku UMKM, anak sekolah, serta para pekerja.
Akibat kondisi jalan yang rusak, pengendara harus memperlambat laju kendaraan dan lebih berhati-hati saat melintas.
Bahkan, kedalaman lubang di beberapa titik diperkirakan mencapai 40 hingga 50 sentimeter.
Warga menyebut kondisi jalan berlubang dan bergelombang itu telah lama dikeluhkan dan kerap menyebabkan kecelakaan lalu lintas.
Mereka berharap pemerintah segera melakukan perbaikan agar tidak menimbulkan korban lebih banyak.
“Saya berharap jalan ini segera diperbaiki, jangan sampai ada korban lagi,” pungkas Hafidz.
Sementara itu, Kuwu Pangkalan, Iman, saat dikonfirmasi terkait kondisi tersebut enggan memberikan komentar.***
Simak update berita dan artikel lainnya dari kami di Google News Suara Cirebon dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik link Suara Cirebon Update, kemudian join.















