SUARA CIREBON – Suasana rumah Suhendra, warga RT 001 RW 006, Desa Gebang Kulon, Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon, yang sehari-hari tenang, Selasa, 20 Januari 2026 pagi itu, mendadak berubah penuh kepanikan.
Kepanikan penghuni rumah dipicu kemunculan seekor ular piton berukuran besar di atas meja ruang makan. Hewan melata sepanjang kurang lebih 3 meter tersebut, berada tepat di atas mejanya sekitar pukul 06.45 WIB.
Diduga ular tersebut sebelumnya bersembunyi di atas plafon rumah. Namun, karena beban tubuh yang berat, plafon rumah tidak mampu menahan hingga akhirnya jebol dan ular terjatuh ke dalam rumah.
Mendapat laporan adanya ancaman dari hewan liar di salah satu rumah warga, jajaran Polsek Gebang Polresta Cirebon bergerak cepat melakukan koordinasi dengan tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Pos Jaga Losari.
Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Imara Utama, melalui Kapolsek Gebang, AKP Wawan Hermawan, mengatakan, anggotanya langsung meluncur ke lokasi sesaat setelah menerima laporan warga.
“Personel kami segera berkoordinasi dengan pihak Damkar Pos Jaga Losari dan mendatangi lokasi sesuai laporan warga guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” kata AKP Wawan Hermawan.
Petugas gabungan dari Polsek Gebang dan Damkar Losari yang tiba di lokasi sekitar pukul 07.00 WIB langsung melakukan proses evakuasi. Proses evakuasi ular piton itu berlangsung cukup dramatis.
“Setelah ular berhasil diamankan, tim melakukan penyisiran di sekitar area rumah dan plafon untuk memastikan tidak ada ular lain yang bersembunyi. Hasil penyisiran menunjukkan lokasi sudah bersih dan hanya ditemukan satu ekor ular tersebut,” ujarnya.
Meski keberadaan ular piton ini cukup mengkhawatirkan, AKP Wawan memastikan, sejauh ini belum ada laporan mengenai korban jiwa maupun hewan ternak warga yang dimangsa oleh predator tersebut.
Ular yang telah berhasil ditangkap itu kini kemudian dibawa oleh tim Damkar Losari untuk dipindahkan ke tempat yang lebih aman atau dilepasliarkan jauh dari permukiman warga.
Menyikapi kejadian ini, pihaknya mengimbau seluruh masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah berbatasan langsung dengan lahan kosong atau semak-semak, untuk lebih waspada dan rajin membersihkan lingkungan.
“Kami mengimbau warga agar menjaga keasrian dan kebersihan lingkungan rumah. Jika di belakang rumah banyak semak-semak, rumput liar, atau alang-alang, segera dibersihkan. Jangan biarkan menjadi sarang ular yang dapat mengancam keselamatan keluarga maupun hewan peliharaan,” pungkasnya.***
Simak update berita dan artikel lainnya dari kami di Google News Suara Cirebon dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik link Suara Cirebon Update, kemudian join.
















